Social Items

Ciuman PNS Nias Selatan Adegan Sangat Tidak Patut

RiauJOS.com, Nias Selatan - Adegan ciuman Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS Kabupaten Nias Selatan pada saat Perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine's Day yang jadi viral di media sosial diprotes masyarakat. Pengamat dan Aktivis Sosial Turunan Gulo menyatakan protes itu hal yang wajar.

Dia mengaku mengikuti juga persoalan adegan ciuman ASN Nisel ini lewat media sosial lewat Facebook dan WhatsApp (WA). Selama dua hari terakhir, pembahasan masalah itu di kalangan masyarakat Nias sangat kencang.

"Wajar masyarakat memprotes hal ini. Saya memahami perasaan masyarakat yang kaget dengan peristiwa itu. Dalam budaya Nias, memang tidak pernah itu dilakukan. Dari aspek kepatutan budaya, sangat tidak patut," katanya, Sabtu, 18 Februari 2017 dikutip Riau JOS dari laman Sindonews.

Menurutnya, kalau Hari Valentine dirayakan di ruang publik dengan adegan ciuman dan kemudian mengambil waktu hari kerja dalam kegiatan resmi pemerintahan, sangat aneh sekali.

"Sekalipun suami istri, kalau disuruh berciuman di ruang publik, itu tidak etis dan tidak lazim. Kalau berapologi atmosfernya Hari Valentine, itu tidak dikenal dalam budaya Nias. Kalau dirayakan dengan wajar saja pun (tanpa adegan ciuman), saya pikir harus dilakukan di luar jam kerja, tidak seperti ini," jelasnya.

PNS Nias Selatan Ciuman Massal

Satu hal lain yang menarik dibahas, menurutnya, seberapa penting perayaan Hari Valentine itu dilakukan Pemkab Nisel "Saya bukan mengharamkan, tapi ada banyak hal yang harus dilakukan Pemkab Nisel. Saya meragukan, berapa lama perayaan itu dilakukan, yang sudah pasti mengambil waktu pelayanan publik. Pemerintah harusnya lebih concern pada persoalan publik," kata mantan komisioner KPU Sumut ini.

Kata Gulo, foto-foto yang sudah tersebar luas itu menjadi risiko bagi ASN dan pimpinan di Pemkab Nisel. "Ini jadi pembelajaran. Jangan lakukan yang aneh-aneh. Adegan ciuman itu sangat tidak pantas. Harusnya pemerintah itu memberikan contoh pada anak-anak muda kita, supaya jauh dari hal-hal yang menjurus dan mengarahkan pada penyimpangan perilaku," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, adegan ciuman massal yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di Nias Selatan saat Perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine's Day jadi viral di media sosial. Netizen menilai aksi ciuman di muka umum yang dilakoni sejumlah ASN tersebut telah mencoreng adat istiadat Nias.

PNS Nias Selatan Ciuman untuk Rayakan Valentine's Day

Ciuman PNS Nias Selatan Adegan Sangat Tidak Patut

RiauJOS.com, Nias Selatan - Adegan ciuman Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS Kabupaten Nias Selatan pada saat Perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine's Day yang jadi viral di media sosial diprotes masyarakat. Pengamat dan Aktivis Sosial Turunan Gulo menyatakan protes itu hal yang wajar.

Dia mengaku mengikuti juga persoalan adegan ciuman ASN Nisel ini lewat media sosial lewat Facebook dan WhatsApp (WA). Selama dua hari terakhir, pembahasan masalah itu di kalangan masyarakat Nias sangat kencang.

"Wajar masyarakat memprotes hal ini. Saya memahami perasaan masyarakat yang kaget dengan peristiwa itu. Dalam budaya Nias, memang tidak pernah itu dilakukan. Dari aspek kepatutan budaya, sangat tidak patut," katanya, Sabtu, 18 Februari 2017 dikutip Riau JOS dari laman Sindonews.

Menurutnya, kalau Hari Valentine dirayakan di ruang publik dengan adegan ciuman dan kemudian mengambil waktu hari kerja dalam kegiatan resmi pemerintahan, sangat aneh sekali.

"Sekalipun suami istri, kalau disuruh berciuman di ruang publik, itu tidak etis dan tidak lazim. Kalau berapologi atmosfernya Hari Valentine, itu tidak dikenal dalam budaya Nias. Kalau dirayakan dengan wajar saja pun (tanpa adegan ciuman), saya pikir harus dilakukan di luar jam kerja, tidak seperti ini," jelasnya.

PNS Nias Selatan Ciuman Massal

Satu hal lain yang menarik dibahas, menurutnya, seberapa penting perayaan Hari Valentine itu dilakukan Pemkab Nisel "Saya bukan mengharamkan, tapi ada banyak hal yang harus dilakukan Pemkab Nisel. Saya meragukan, berapa lama perayaan itu dilakukan, yang sudah pasti mengambil waktu pelayanan publik. Pemerintah harusnya lebih concern pada persoalan publik," kata mantan komisioner KPU Sumut ini.

Kata Gulo, foto-foto yang sudah tersebar luas itu menjadi risiko bagi ASN dan pimpinan di Pemkab Nisel. "Ini jadi pembelajaran. Jangan lakukan yang aneh-aneh. Adegan ciuman itu sangat tidak pantas. Harusnya pemerintah itu memberikan contoh pada anak-anak muda kita, supaya jauh dari hal-hal yang menjurus dan mengarahkan pada penyimpangan perilaku," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, adegan ciuman massal yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di Nias Selatan saat Perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine's Day jadi viral di media sosial. Netizen menilai aksi ciuman di muka umum yang dilakoni sejumlah ASN tersebut telah mencoreng adat istiadat Nias.