Debat Publik Pilwako Pekanbaru 2017

RiauJOS.com, Pekanbaru - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan, pilkada kali ini merupakan pilkada yang diikuti banyak peserta.

"Saya mengimbau agar seluruh masyarakat berbondong bondong ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk memilih pemimpinnya yang akan membawa Pekanbaru bebas sampah, bebas bajir, bebas maksiat, bebas pungutan, sepakbola bagus," katanya dikutip Riau JOS dari warta RiauBook.com Minggu, 5 Februari 2017.

Noviwaldi mengatakan, kesempatan ini hanya satu kali dalam 5 tahun dan jangan lagi ada setelah terpilih wali kota yang baru, kemudian malah tidak mendukung.

"Pilihlah calon yang ucapan janji sumpahnya sejalan dengan fakta yang dilakukan," katanya.

Noviwaldy merupakan salah satu pimpinan DPRD Riau yang membawahi masalah Pilkada di Riau ini yang juga Dapil Pekanbaru.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru, Riau, telah melaksanakan debat kandidat calon wali kota dan wakil wali kota periode 2017 - 2022 yang merupakan rangkaian kegiatan Pilkada Serentak.

Debat kandidat dilaksanakan Sabtu kemarin, 4 Februari 2017 di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru.

Pada saat itu, hadir 5 pasang calon kepala daerah setempat, yaitu Syahril-Said Zohrin (nomor 1), Herman Nazar-Deviwarman (nomor 2), Firdaus Ayat (nomor 3), dan Ramli-Irvan (nomor 4), kemudian terakhir adalah Bibra-Said (nomor 5).

Sumber: RiauBOOK.com

Noviwaldy Imbau agar Masyarakat Pilih Pemimpin yang Mampu Membawa Pekanbaru Bebas Sampah, Bebas Banjir, Bebas Maksiat, Bebas Pungutan, dan Sepakbola Bagus

Debat Publik Pilwako Pekanbaru 2017

RiauJOS.com, Pekanbaru - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan, pilkada kali ini merupakan pilkada yang diikuti banyak peserta.

"Saya mengimbau agar seluruh masyarakat berbondong bondong ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk memilih pemimpinnya yang akan membawa Pekanbaru bebas sampah, bebas bajir, bebas maksiat, bebas pungutan, sepakbola bagus," katanya dikutip Riau JOS dari warta RiauBook.com Minggu, 5 Februari 2017.

Noviwaldi mengatakan, kesempatan ini hanya satu kali dalam 5 tahun dan jangan lagi ada setelah terpilih wali kota yang baru, kemudian malah tidak mendukung.

"Pilihlah calon yang ucapan janji sumpahnya sejalan dengan fakta yang dilakukan," katanya.

Noviwaldy merupakan salah satu pimpinan DPRD Riau yang membawahi masalah Pilkada di Riau ini yang juga Dapil Pekanbaru.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru, Riau, telah melaksanakan debat kandidat calon wali kota dan wakil wali kota periode 2017 - 2022 yang merupakan rangkaian kegiatan Pilkada Serentak.

Debat kandidat dilaksanakan Sabtu kemarin, 4 Februari 2017 di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru.

Pada saat itu, hadir 5 pasang calon kepala daerah setempat, yaitu Syahril-Said Zohrin (nomor 1), Herman Nazar-Deviwarman (nomor 2), Firdaus Ayat (nomor 3), dan Ramli-Irvan (nomor 4), kemudian terakhir adalah Bibra-Said (nomor 5).

Sumber: RiauBOOK.com