Massa Aksi Peduli Pilwako Jujur Demo Panwas Kota dan Bawaslu Riau

RiauJOS.com, Pekanbaru - Puluhan orang yang menamakan diri Gerakan Masyakarat Peduli Pilwako Jujur (Gemppur) berkumpul di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru untuk berunjuk rasa terkait dugaan kecurangan saat Pilkada Pekanbaru lalu, Senin, 20 Februari 2017

Dilaporkan Tribun Pekanbaru, rencananya, peserta aksi akan berdemo di Kantor Walikota Pekanbaru, Panwas Pekanbaru dan Bawaslu Riau.

Dalam aksinya peserta aksi membawa poster percakapan aparatur sipil negara yang diduga terlibat politik praktis.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih menunggu di jalan Cut Nya Dien.

Pantauan Riau JOS, Senin siang ini, 20 Februari 2017 sekitar pukul 11.30 WIB, pihak kepolisian telah bersiaga di kantor sekretariat Bawaslu Provinsi Riau untuk mengamankan pelaksanaan demo oleh massa yang diperkirakan berjumlah puluhan orang yang akan mendatangi pihak Bawaslu Riau.

Kecurangan-Kecurangan Pilwako


Puluhan orang dari Gerakan Masyarakat Peduli Pilwako Jujur (Gemppur) menuju kantor Walikota Pekanbaru, Senin ini.

Massa aksi memprotes soal dugaan kecurangan pelaksanaan Pilkada Pekanbaru tahun 2017.

Gerakan Masyarakat Peduli Pilwako Jujur (Gemppur)


Ketua Gemppur Fitra Antoni mengatakan pihaknya mempertanyakan keterlibatan beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilwako Pekanbaru.

"Kami miliki beberapa bukti yang jelas adanya keterlibatan ASN. Ada rekaman dari oknum lurah dan juga rekapitulasi suara dari camat," terangnya dikutip Riau JOS dari laman Tribun Pekanbaru.

Antoni mengatakan, dengan kenyataan temuan bukti-bukti tersebut pihaknya berharap pihak Banwaslu Riau, Panwas Pekanbaru untuk mengeluarkan rekomendasi diskualifikasi salah satu pasangan yang mengerahkan ASN.

"Jelas ada aturan dari PKPU terkait dengan keterlibatan ASN. Salah atu rekomendasinya adalah mendiskualifikasi pasangan calon tersebut," terangnya.

Selain ke Kantor Walikota, massa aksi rencanya juga akan berorasi ke Panwas dan Banwaslu Riau.

'Gemppur' Demo Kecurangan Pilkada ke Panwas Kota Pekanbaru dan Bawaslu Riau

Massa Aksi Peduli Pilwako Jujur Demo Panwas Kota dan Bawaslu Riau

RiauJOS.com, Pekanbaru - Puluhan orang yang menamakan diri Gerakan Masyakarat Peduli Pilwako Jujur (Gemppur) berkumpul di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru untuk berunjuk rasa terkait dugaan kecurangan saat Pilkada Pekanbaru lalu, Senin, 20 Februari 2017

Dilaporkan Tribun Pekanbaru, rencananya, peserta aksi akan berdemo di Kantor Walikota Pekanbaru, Panwas Pekanbaru dan Bawaslu Riau.

Dalam aksinya peserta aksi membawa poster percakapan aparatur sipil negara yang diduga terlibat politik praktis.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih menunggu di jalan Cut Nya Dien.

Pantauan Riau JOS, Senin siang ini, 20 Februari 2017 sekitar pukul 11.30 WIB, pihak kepolisian telah bersiaga di kantor sekretariat Bawaslu Provinsi Riau untuk mengamankan pelaksanaan demo oleh massa yang diperkirakan berjumlah puluhan orang yang akan mendatangi pihak Bawaslu Riau.

Kecurangan-Kecurangan Pilwako


Puluhan orang dari Gerakan Masyarakat Peduli Pilwako Jujur (Gemppur) menuju kantor Walikota Pekanbaru, Senin ini.

Massa aksi memprotes soal dugaan kecurangan pelaksanaan Pilkada Pekanbaru tahun 2017.

Gerakan Masyarakat Peduli Pilwako Jujur (Gemppur)


Ketua Gemppur Fitra Antoni mengatakan pihaknya mempertanyakan keterlibatan beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilwako Pekanbaru.

"Kami miliki beberapa bukti yang jelas adanya keterlibatan ASN. Ada rekaman dari oknum lurah dan juga rekapitulasi suara dari camat," terangnya dikutip Riau JOS dari laman Tribun Pekanbaru.

Antoni mengatakan, dengan kenyataan temuan bukti-bukti tersebut pihaknya berharap pihak Banwaslu Riau, Panwas Pekanbaru untuk mengeluarkan rekomendasi diskualifikasi salah satu pasangan yang mengerahkan ASN.

"Jelas ada aturan dari PKPU terkait dengan keterlibatan ASN. Salah atu rekomendasinya adalah mendiskualifikasi pasangan calon tersebut," terangnya.

Selain ke Kantor Walikota, massa aksi rencanya juga akan berorasi ke Panwas dan Banwaslu Riau.