Alamat kantor Panwas Kota Pekanbaru Jalan Elang

RiauJOS.com, Pekanbaru - Pilkada di Provinsi Riau digelar di dua daerah, yaitu Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Pelaksanaan pilkada di dua daerah tersebut, saat ini menjadi perhatian publik, pasalnya terjadi kecurangan pada saat pemungutan suara.

Saat ini, Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) sedang memproses kecurangan itu. Gakkumdu yang terdiri dari tiga lembaga, yaitu Pengawas, Kepolisian dan Kejaksaan bahu membahu memproses kecurangan itu.

Kecurangan di Kabupaten Kampar, terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 Desa Kumantang, Kecamatan Bangkinang Kota, Kampar sedangkan kecurangan di Kota Pekanbaru, salah seorang mencoblos sekaligus di dua TPS yang ada di Kecamatan Rumbai Pesisir.

Pantauan Riau JOS dilapangan, khususnya kecurangan yang terjadi di Pilkada Kota Pekanbaru, saat warta ini diterbitkan, Rabu, 15 Februari 2017 Panwas Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu Kota Pekanbaru masih memproses kecurangan.

Ketua Panwas Kota Pekanbaru, Indra Khalid mengatakan, kasus pencoblosan dua kali yang dilakukan di TPS 3, saat ini Sentra Gakkumdu sedang memprosesnya, dan mungkin bisa berlangsung lama, karena harus menghadirkan beberapa keterangan dari berbagai pihak, mulai dari keterangan pelaku, saksi-saksi di lokasi TPS, hingga orang tua pelaku.

Indra mengatakan, "Kami harus cepat memproses kasus ini, karena kami dibatasi waktu untuk memprosesnya, mungkin bisa sampai tengah malam," ujarnya kepada Riau JOS.

Sementara, Pantauan Riau JOS soal kecurangan pada Pilkada Kabupaten Kampar, pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 di Kumantan, Kabupaten Kampar, dihentikan dan dilakukan pemungutan suara ulang (TPS) pada Kamis besok, 16 Februari 2017. 

Ketua KPPS di TPS 3 itu diduga mencoblos surat suara yang sudah disediakan sebelum warga datang ke lokasi tersebut. Ada 4 surat suara yang dicoblosnya dan diduga dimasukannya ke kotak suara.

"Berdasarkan informasi ini, saya kemudian ke lokasi untuk mengecek kebenarannya. Ternyata setelah dicek, ada 4 surat suara yang dicoblos duluan," kata anggota Panwas Kampar, Aprijon dikutip Riau JOS dari laman Fakta Riau.

Aprijon tidak menyebut pasangan calon nomor berapa yang dicoblos oleh ketua KPPS ini. Dia hanya menyatakan adanya pelanggaran atas perbuatan yang dilakukan ketua KPPS.

"Ada pencoblosan duluan, ini jelas dilarang. Kalau nomor berapa nanti didalami lagi dan apa kaitannya dengan yang dicoblos," terang Aprijon.

Akhirnya, berdasarkan beberapa keterangan yang berhasil dihimpun, Panwas Kabupaten Kabupaten Kampar memberikan beberapa rekomendasi. Pertama, Ketua KPPS tersebut direkomendasikan untuk dipecat.

"Rekomendasi selanjutnya, melakukan pemungutan suara ulang. Dari sini, TPS tersebut menyanggupi melakukan pemungutan ulang pada Kamis besok," ujar Aprijon.

Kecurangan-kecurangan Pilkada di Riau Mulai Mencuat

Alamat kantor Panwas Kota Pekanbaru Jalan Elang

RiauJOS.com, Pekanbaru - Pilkada di Provinsi Riau digelar di dua daerah, yaitu Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Pelaksanaan pilkada di dua daerah tersebut, saat ini menjadi perhatian publik, pasalnya terjadi kecurangan pada saat pemungutan suara.

Saat ini, Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) sedang memproses kecurangan itu. Gakkumdu yang terdiri dari tiga lembaga, yaitu Pengawas, Kepolisian dan Kejaksaan bahu membahu memproses kecurangan itu.

Kecurangan di Kabupaten Kampar, terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 Desa Kumantang, Kecamatan Bangkinang Kota, Kampar sedangkan kecurangan di Kota Pekanbaru, salah seorang mencoblos sekaligus di dua TPS yang ada di Kecamatan Rumbai Pesisir.

Pantauan Riau JOS dilapangan, khususnya kecurangan yang terjadi di Pilkada Kota Pekanbaru, saat warta ini diterbitkan, Rabu, 15 Februari 2017 Panwas Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu Kota Pekanbaru masih memproses kecurangan.

Ketua Panwas Kota Pekanbaru, Indra Khalid mengatakan, kasus pencoblosan dua kali yang dilakukan di TPS 3, saat ini Sentra Gakkumdu sedang memprosesnya, dan mungkin bisa berlangsung lama, karena harus menghadirkan beberapa keterangan dari berbagai pihak, mulai dari keterangan pelaku, saksi-saksi di lokasi TPS, hingga orang tua pelaku.

Indra mengatakan, "Kami harus cepat memproses kasus ini, karena kami dibatasi waktu untuk memprosesnya, mungkin bisa sampai tengah malam," ujarnya kepada Riau JOS.

Sementara, Pantauan Riau JOS soal kecurangan pada Pilkada Kabupaten Kampar, pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 di Kumantan, Kabupaten Kampar, dihentikan dan dilakukan pemungutan suara ulang (TPS) pada Kamis besok, 16 Februari 2017. 

Ketua KPPS di TPS 3 itu diduga mencoblos surat suara yang sudah disediakan sebelum warga datang ke lokasi tersebut. Ada 4 surat suara yang dicoblosnya dan diduga dimasukannya ke kotak suara.

"Berdasarkan informasi ini, saya kemudian ke lokasi untuk mengecek kebenarannya. Ternyata setelah dicek, ada 4 surat suara yang dicoblos duluan," kata anggota Panwas Kampar, Aprijon dikutip Riau JOS dari laman Fakta Riau.

Aprijon tidak menyebut pasangan calon nomor berapa yang dicoblos oleh ketua KPPS ini. Dia hanya menyatakan adanya pelanggaran atas perbuatan yang dilakukan ketua KPPS.

"Ada pencoblosan duluan, ini jelas dilarang. Kalau nomor berapa nanti didalami lagi dan apa kaitannya dengan yang dicoblos," terang Aprijon.

Akhirnya, berdasarkan beberapa keterangan yang berhasil dihimpun, Panwas Kabupaten Kabupaten Kampar memberikan beberapa rekomendasi. Pertama, Ketua KPPS tersebut direkomendasikan untuk dipecat.

"Rekomendasi selanjutnya, melakukan pemungutan suara ulang. Dari sini, TPS tersebut menyanggupi melakukan pemungutan ulang pada Kamis besok," ujar Aprijon.