Poster Lochness Band saat manggung

RiauJOS.com, Padang – Lochness Band, grup musik asal Kota Bandung, tercatat sebagai grup musik rock legendaris di Indonesia, pada bulan Februari 2017 ini mereka segera merilis album ke empat, yang diproduksi di Ray Music Studio, Bandung.

“Album ini sudah kami proses sejak tahun 2011, ketika itu Lochness personilnya; Andre Gustian, Ray Hendraman, Keyko, Ilham, dan Numen. Formasi ini berhasil merampungkan lima buah lagu dan sempat tayang di TV lokal, seperti; Bandung TV, PJTV, IMTV, TVRI, juga diputar oleh beberapa stasiun radio di Jawa barat. Akan tetapi, pada tahun itu kami belum jadi merilis album ke empat, karena masih mencari lagu untuk dijagokan,” kata vokalis Lochness, Andre Gustian, saat diwawancarai melalui akun sosial media, Rabu kemarin, 1 Februari 2017.

“Di tahun 2017 ini, Lochness akan merilis album ke empatnya itu, dengan formasi personil; saya di vokal dan Ray Hendraman di gitar. Pada formasi lainnya, kita akan menggunakan additional player untuk mendukung proses recording dan juga live perform,” ujar Andre

Album ke empat Lochness ini menyuguhkan lagu yang bernuansa hardrock modern, dan juga slowrock. Beberapa judul di antaranya; Selingkuh di Depan Mata, Aku Mentari, Cleopatra, Lady, dan Superstar. Musik rock yang mereka sajikan, merupakan musik rock yang bisa diterima di blantika musik rock Indonesia.

Lagu "Selingkuh di Depan Mata" jadi Andalan


Salah satu lagu yang jadi andalan pada album yang beirisi sepuluh lagu ini, yaitu "Selingkuh di Depan Mata". Lagu itu ditulis Andre, bercerita tentang roman percintaan yang menguatkan makna cinta, tanpa ingin putus begitu saja. 

Lagu itu untuk mengobati kerinduan para penggemar setia mereka, dan juga menarik pangsa pasar baru pada karya-karya lagu terbaru mereka.

Sementara, Ray Hendraman, vokalis Lochness yang juga selaku arranger musik, mengatakan, “Additional player album ke empat ini adalah Ilham Agno pada drum, dan Buddy pada bass. Pada awalnya, kita ingin merekrut tiga personil baru, karena personil lama ada kesibukan masing-masing. Namun pada saat vakum dulu, timbul keinginan mewujudkan album ke empat ini berdua saja, saya dengan Andre Gustian. Untuk kebutuhan tour konser nanti, kita bisa saja bersinergi dengan musisi lain, ” ujarnya.

Kejutan pada album ke empat Lochness ini, mereka akan merilis ulang lagu "Roxita", lagu yang pernah disuguhkan pada album pertama mereka, Menapak Jalan.

“Lagu Roxita ini adalah karya almarhum Deni Sabri, manager yang telah membesarkan kami. Beliau bercerita, lagu ini adalah lagu yang pernah terjadi dalam kehidupannya. Sengaja kami rilis kembali, atas permintaan dari para fans, karena lagu ini sangat lekat di hati para penggemar Lochness, hingga hari ini,” kata Ray.

Untuk promosi album ke empat nanti, Lochness tidak terlalu berlebihan menetapkan targetnya. Kembalinya mereka di hati para penikmat musik di Tanah air yang sempat menggemari karya lagu mereka adalah hal yang sangat luar biasa. 

Kerja keras secara berkesinambungan sangat diperlukan, terutama dalam promosi dan peningkatan kualitas lagu, baik secara materi dan aransemen musik. Apalagi ketika perkembangan studio yang sudah menggunakan teknologi digital saat ini, skill bermain secara manual semakin dituntut kehandalannya, karena seni harus terlahir dari kejujuran. 

Album ke empat Lochness ini, menyuguhkan rock yang berharmoni, agar bisa didengar oleh telinga orang Indonesia dan lekat di hati.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh penggemar musik kami. Dukungannya sangat kami harapkan selalu, apalagi pada saat proses berdirinya lagi. Kami bisa berkarya karena dukungan dari para penggemar. Mohon doakan kelancaran dan kemudahan bagi kami, agar dikuatkan dalam menghadapi cobaan. Keinginan kami tidak berlebihan, hanya satu saja, ingin membuat karya lagi untuk meramaikan blantika musik di negara yang kita cintai ini,” pesan Ray pada para penggemar setia Lochness Band.

Mari nikmati lagu Selingkuh di Depan Mata dari Lochness Band.




Kontributor Riau JOS di Padang, Muhammad Fadhli

Februari 2017, 'Lochness' Band Rock Legendaris asal Indonesia Segera Rilis Album Ke Empat

Poster Lochness Band saat manggung

RiauJOS.com, Padang – Lochness Band, grup musik asal Kota Bandung, tercatat sebagai grup musik rock legendaris di Indonesia, pada bulan Februari 2017 ini mereka segera merilis album ke empat, yang diproduksi di Ray Music Studio, Bandung.

“Album ini sudah kami proses sejak tahun 2011, ketika itu Lochness personilnya; Andre Gustian, Ray Hendraman, Keyko, Ilham, dan Numen. Formasi ini berhasil merampungkan lima buah lagu dan sempat tayang di TV lokal, seperti; Bandung TV, PJTV, IMTV, TVRI, juga diputar oleh beberapa stasiun radio di Jawa barat. Akan tetapi, pada tahun itu kami belum jadi merilis album ke empat, karena masih mencari lagu untuk dijagokan,” kata vokalis Lochness, Andre Gustian, saat diwawancarai melalui akun sosial media, Rabu kemarin, 1 Februari 2017.

“Di tahun 2017 ini, Lochness akan merilis album ke empatnya itu, dengan formasi personil; saya di vokal dan Ray Hendraman di gitar. Pada formasi lainnya, kita akan menggunakan additional player untuk mendukung proses recording dan juga live perform,” ujar Andre

Album ke empat Lochness ini menyuguhkan lagu yang bernuansa hardrock modern, dan juga slowrock. Beberapa judul di antaranya; Selingkuh di Depan Mata, Aku Mentari, Cleopatra, Lady, dan Superstar. Musik rock yang mereka sajikan, merupakan musik rock yang bisa diterima di blantika musik rock Indonesia.

Lagu "Selingkuh di Depan Mata" jadi Andalan


Salah satu lagu yang jadi andalan pada album yang beirisi sepuluh lagu ini, yaitu "Selingkuh di Depan Mata". Lagu itu ditulis Andre, bercerita tentang roman percintaan yang menguatkan makna cinta, tanpa ingin putus begitu saja. 

Lagu itu untuk mengobati kerinduan para penggemar setia mereka, dan juga menarik pangsa pasar baru pada karya-karya lagu terbaru mereka.

Sementara, Ray Hendraman, vokalis Lochness yang juga selaku arranger musik, mengatakan, “Additional player album ke empat ini adalah Ilham Agno pada drum, dan Buddy pada bass. Pada awalnya, kita ingin merekrut tiga personil baru, karena personil lama ada kesibukan masing-masing. Namun pada saat vakum dulu, timbul keinginan mewujudkan album ke empat ini berdua saja, saya dengan Andre Gustian. Untuk kebutuhan tour konser nanti, kita bisa saja bersinergi dengan musisi lain, ” ujarnya.

Kejutan pada album ke empat Lochness ini, mereka akan merilis ulang lagu "Roxita", lagu yang pernah disuguhkan pada album pertama mereka, Menapak Jalan.

“Lagu Roxita ini adalah karya almarhum Deni Sabri, manager yang telah membesarkan kami. Beliau bercerita, lagu ini adalah lagu yang pernah terjadi dalam kehidupannya. Sengaja kami rilis kembali, atas permintaan dari para fans, karena lagu ini sangat lekat di hati para penggemar Lochness, hingga hari ini,” kata Ray.

Untuk promosi album ke empat nanti, Lochness tidak terlalu berlebihan menetapkan targetnya. Kembalinya mereka di hati para penikmat musik di Tanah air yang sempat menggemari karya lagu mereka adalah hal yang sangat luar biasa. 

Kerja keras secara berkesinambungan sangat diperlukan, terutama dalam promosi dan peningkatan kualitas lagu, baik secara materi dan aransemen musik. Apalagi ketika perkembangan studio yang sudah menggunakan teknologi digital saat ini, skill bermain secara manual semakin dituntut kehandalannya, karena seni harus terlahir dari kejujuran. 

Album ke empat Lochness ini, menyuguhkan rock yang berharmoni, agar bisa didengar oleh telinga orang Indonesia dan lekat di hati.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh penggemar musik kami. Dukungannya sangat kami harapkan selalu, apalagi pada saat proses berdirinya lagi. Kami bisa berkarya karena dukungan dari para penggemar. Mohon doakan kelancaran dan kemudahan bagi kami, agar dikuatkan dalam menghadapi cobaan. Keinginan kami tidak berlebihan, hanya satu saja, ingin membuat karya lagi untuk meramaikan blantika musik di negara yang kita cintai ini,” pesan Ray pada para penggemar setia Lochness Band.

Mari nikmati lagu Selingkuh di Depan Mata dari Lochness Band.




Kontributor Riau JOS di Padang, Muhammad Fadhli