Ketua Bawaslu Riau, Edy Syarifuddin

RiauJOS.com, Pekanbaru - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau Edy Syarifuddin mengatakan, di masa depan, pengawasan Pemilu perlu memanfaatkan teknologi informasi yang ada, bertujuan untuk memaksimalkan pengembangan pengawasan Pemilu. Hal ini dikatakannya saat memberikan sambutan pembukaan pada kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Berbasis IT, Selasa, 7 Februari 2017 di Hotel Grand Elite, Jalan Riau, Pekanbaru.

"Pemanfaatan teknologi informasi dapat digunakan untuk pengembangan pengawasan Pemilu di masa depan," ujarnya kepada peserta sosialisasi yang terdiri dari Jajaran Pengawas Pemilu mulai dari tingkat Kota, Panwas Kabupaten Kota Pekanbaru hingga jajaran Panwas Kecamatan se-Kota Pekanbaru.

Menurut Edy, Aplikasi GoWaslu besutan Bawaslu RI ini, merupakan permulaan pengembangan pengawasan pemilu berbasis teknologi.

Kegiatan sosialisasi yang digelar Bawaslu Riau ini, juga sebagai upaya untuk menyiapkan jajaran Pengawas dalam rangka pengawasan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada di dua daerah, yaitu Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar pada 15 Februari 2017 mendatang.

Sosialiasi diisi dengan pemaparan materi oleh tiga pimpinan Bawaslu Riau, dan juga paparan pengenalan aplikasi GoWaslu oleh Kasubbag. Teknis Penyelenggaraan Pengawasan Pemilu (TP3), Nur Asni dan dijelaskan juga secara teknis penggunaan aplikasi ini oleh admin GoWaslu, dari staf sekretariat Bawaslu Riau, Azhar Hasibuan.

Aplikasi GoWaslu saat ini sudah bisa diunduh di playstore ini, akan digunakan jajaran Panwas untuk menghimpun data-data pada saat mengawasi pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

Rencananya, Rabu besok, 8 Februari 2017 akan digelar kegiatan yang sama dengan peserta Jajaran Panwas Kabupaten Kampar, dan Panwascam se-Kabupaten Kampar.

Aplikasi GoWaslu sebagai Permulaan Pengembangan Pengawasan Pemilu di Masa Depan

Ketua Bawaslu Riau, Edy Syarifuddin

RiauJOS.com, Pekanbaru - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau Edy Syarifuddin mengatakan, di masa depan, pengawasan Pemilu perlu memanfaatkan teknologi informasi yang ada, bertujuan untuk memaksimalkan pengembangan pengawasan Pemilu. Hal ini dikatakannya saat memberikan sambutan pembukaan pada kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Berbasis IT, Selasa, 7 Februari 2017 di Hotel Grand Elite, Jalan Riau, Pekanbaru.

"Pemanfaatan teknologi informasi dapat digunakan untuk pengembangan pengawasan Pemilu di masa depan," ujarnya kepada peserta sosialisasi yang terdiri dari Jajaran Pengawas Pemilu mulai dari tingkat Kota, Panwas Kabupaten Kota Pekanbaru hingga jajaran Panwas Kecamatan se-Kota Pekanbaru.

Menurut Edy, Aplikasi GoWaslu besutan Bawaslu RI ini, merupakan permulaan pengembangan pengawasan pemilu berbasis teknologi.

Kegiatan sosialisasi yang digelar Bawaslu Riau ini, juga sebagai upaya untuk menyiapkan jajaran Pengawas dalam rangka pengawasan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada di dua daerah, yaitu Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar pada 15 Februari 2017 mendatang.

Sosialiasi diisi dengan pemaparan materi oleh tiga pimpinan Bawaslu Riau, dan juga paparan pengenalan aplikasi GoWaslu oleh Kasubbag. Teknis Penyelenggaraan Pengawasan Pemilu (TP3), Nur Asni dan dijelaskan juga secara teknis penggunaan aplikasi ini oleh admin GoWaslu, dari staf sekretariat Bawaslu Riau, Azhar Hasibuan.

Aplikasi GoWaslu saat ini sudah bisa diunduh di playstore ini, akan digunakan jajaran Panwas untuk menghimpun data-data pada saat mengawasi pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

Rencananya, Rabu besok, 8 Februari 2017 akan digelar kegiatan yang sama dengan peserta Jajaran Panwas Kabupaten Kampar, dan Panwascam se-Kabupaten Kampar.