Napak tilas 10 tahun gempa jogja [protobayan.blogspot.com] 

RiauJOS.com, Bantul - Baru saja, gempa bumi berkekuatan 3,6 Skala Richter mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, Jumat, 13 Januari 2017 sekitar pukul 21:24:59 WIB.

Riau JOS mengutip warta Kompas, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto saat dikonfirmasi mengatakan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, lokasi gempa berada di 7.99 lintang selatan (LS), 110.41 Bujur Timur.

"Pusat gempa berada di 14 kilometer sebelah tenggara Kabupaten Bantul dengan kedalaman sepuluh kilometer," ujarnya.
Goncangan gempa, dirasakan secara singkat, namun demikian membuat warga Yogyakarta dan sekitarnya kaget.

"Iya lumayan terasa goncangannya, tadi sempat kaget. Mudah-mudahan tidak ada gempa susulan," ujar Sani, warga Desa Tamanan, Banguntapan, Bantul.

Napak tilas gempa bumi di Yogyakarta


Riau JOS mengumpulkan beberapa informasi riwayat gempa di Yogyakarta. Didapatkan sebuah foto di penelusuran gambar, sebuah peringatan napak tilas 10 tahun gempa Jogja, yang diupload protobayan.blogspot.com, berikut kutipan postingan yang diterbitkan 9 April 2016.

Di dusun Potrobayan, yang menjadi lokasi pertemuan dari dua sungai, yaitu Sungai Opak dan Sungai Oya, merupakan pusat gempa yang mengguncang Yogyakarta pada 27 Mei 2006 silam dengan kekuatan gempa 5,9 Skala Richter.
Di tempat tersebut, masih tersisa bekas-bekas kedahsyatan gempa yang terjadi sekitar pukul 05.55 WIB tersebut.
 
"Saya teringat waktu itu, bagaimana cara membangkitkan masyarakat dari keterpurukan akibat gempa yaitu dengan semboyan ‘Kelangan bondo ora kelangan apa-apa, kelangan nyawa kelangan separo, ning nek kelangan harga diri kelangan kabeh’ (kalau kehilangan harta benda itu tidak kehilangan apa-apa, kehilangaan nyawa baru kehilangan separuh, kalau kehilangan harga diri itu kehilangan semua," kata Ngarso Dalem.

Breaking News: Yogyakarta Diguncang Gempa 3,6 SR

Napak tilas 10 tahun gempa jogja [protobayan.blogspot.com] 

RiauJOS.com, Bantul - Baru saja, gempa bumi berkekuatan 3,6 Skala Richter mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, Jumat, 13 Januari 2017 sekitar pukul 21:24:59 WIB.

Riau JOS mengutip warta Kompas, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto saat dikonfirmasi mengatakan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, lokasi gempa berada di 7.99 lintang selatan (LS), 110.41 Bujur Timur.

"Pusat gempa berada di 14 kilometer sebelah tenggara Kabupaten Bantul dengan kedalaman sepuluh kilometer," ujarnya.
Goncangan gempa, dirasakan secara singkat, namun demikian membuat warga Yogyakarta dan sekitarnya kaget.

"Iya lumayan terasa goncangannya, tadi sempat kaget. Mudah-mudahan tidak ada gempa susulan," ujar Sani, warga Desa Tamanan, Banguntapan, Bantul.

Napak tilas gempa bumi di Yogyakarta


Riau JOS mengumpulkan beberapa informasi riwayat gempa di Yogyakarta. Didapatkan sebuah foto di penelusuran gambar, sebuah peringatan napak tilas 10 tahun gempa Jogja, yang diupload protobayan.blogspot.com, berikut kutipan postingan yang diterbitkan 9 April 2016.

Di dusun Potrobayan, yang menjadi lokasi pertemuan dari dua sungai, yaitu Sungai Opak dan Sungai Oya, merupakan pusat gempa yang mengguncang Yogyakarta pada 27 Mei 2006 silam dengan kekuatan gempa 5,9 Skala Richter.
Di tempat tersebut, masih tersisa bekas-bekas kedahsyatan gempa yang terjadi sekitar pukul 05.55 WIB tersebut.
 
"Saya teringat waktu itu, bagaimana cara membangkitkan masyarakat dari keterpurukan akibat gempa yaitu dengan semboyan ‘Kelangan bondo ora kelangan apa-apa, kelangan nyawa kelangan separo, ning nek kelangan harga diri kelangan kabeh’ (kalau kehilangan harta benda itu tidak kehilangan apa-apa, kehilangaan nyawa baru kehilangan separuh, kalau kehilangan harga diri itu kehilangan semua," kata Ngarso Dalem.