Bonek asal Sidoarjo sedang dirawat di RSUD Ciereng Kabupaten Subang

RiauJOS.com, Subang - Tiga orang bonek asal Sidoardjo tewas dan empat lainnya masih mendapat penanganan medis di RSUD Ciereng Kabupaten Subang, Sabtu malam, 7 Januari 2017. Mereka merupakan rombongan bonek yang hendak ke Bandung mengawal Kongres PSSI, terlebih dulu singgah di Subang.

Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan petugas Polres Subang, tetapi dugaan sementara akibat keracunan minuman alkohol oplosan. Namun dari kabar yang beredar, mereka sebelum berangkat, Sabtu malam sempat minum alkohol oplosan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh rombongan bonek berjumlah 21 orang berangkat dari Surabaya, Rabu 4 Januari 2017 melewati jalur Pantura dengan menebeng kendaraan yang melintas. Kedatangan mereka untuk mendukung agar sanksi untuk Persebaya Surabaya dicabut saat Kongres PSSI di Bandung. Mereka tiba di wilayah Kecamatan Pusakanegara, Kabupaten Subang, Jumat 6 Jnauari 2017 dan dijemput Singgih, suporter Viking yang tinggal di Kecamatan Compreng. Rombongan bonek sempat bermalam di kediaman Singgih. Sabtu 7 Januari 2017, mereka hendak melanjutkan perjalanan ke Bandung diantar Singgih menggunakan mobil bak terbuka.

Namun, di perjalanan, seorang di antaranya Briyan Adam Firdaus (17) diduga mengalami keracunan, dan rombongan berhenti di Puskesmas Pagaden. Di sana mereka memeriksakan Briyan, tetapi tak tertolong sudah meninggal dunia. Beberapa bonek lainnya juga mengalami gejala sama, dan pukul 16.45 WIB bonek bernama Rudi meninggal dunia. Tak lama setelah itu, Hasrul (22) juga meninggal.

Briyan Adam Firdaus (17) adalah warga Jalan Brigjen Katamso No. 3 Sidoarjo; Rudi (23) adalah warga Desa Pengkol Sidoarjo; dan Hasrul (22) warga Desa Sawutrataf, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Selain itu, ada empat orang lainnya masih mendapat penanganan medis, dan dirujuk ke RSUD Ciereng. Keempat bonek itu adalah Nasif (18) warga Kampung Wedoro pepe, Anton (18) warga Kampung Wedoro Sukun, Adot (18) warga Desa Bungur Asih, dan Wawan (22) warga Desa Bungur Asih Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.

Kapolres Subang, Yudhi Sulistianto Wahid melalui Kapolsek Pagaden, Sirat Harsono membenarkan kejadian itu. Mereka masuk puskesmas karena ada yang pingsan, ketika melintas di Pagaden.

Paur Kes Polres Subang, Irfan Taufik Firmansyah saat ditemui di IGD RSUD Subang mengatakan ada empat bonek yang masih mendapat penanganan medis di IGD, dan di antaranya ada yang masih kritis. "Penyebab pastinya masih perlu penyelidikan. Namun dugaan sementara kemungkinan besar karena keracuran," ujarnya.

Sumber: Pikiran Rakyat

Hendak Kawal Konggres PSSI, Tiga Bonek asal Sidoarjo Tewas di Subang

Bonek asal Sidoarjo sedang dirawat di RSUD Ciereng Kabupaten Subang

RiauJOS.com, Subang - Tiga orang bonek asal Sidoardjo tewas dan empat lainnya masih mendapat penanganan medis di RSUD Ciereng Kabupaten Subang, Sabtu malam, 7 Januari 2017. Mereka merupakan rombongan bonek yang hendak ke Bandung mengawal Kongres PSSI, terlebih dulu singgah di Subang.

Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan petugas Polres Subang, tetapi dugaan sementara akibat keracunan minuman alkohol oplosan. Namun dari kabar yang beredar, mereka sebelum berangkat, Sabtu malam sempat minum alkohol oplosan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh rombongan bonek berjumlah 21 orang berangkat dari Surabaya, Rabu 4 Januari 2017 melewati jalur Pantura dengan menebeng kendaraan yang melintas. Kedatangan mereka untuk mendukung agar sanksi untuk Persebaya Surabaya dicabut saat Kongres PSSI di Bandung. Mereka tiba di wilayah Kecamatan Pusakanegara, Kabupaten Subang, Jumat 6 Jnauari 2017 dan dijemput Singgih, suporter Viking yang tinggal di Kecamatan Compreng. Rombongan bonek sempat bermalam di kediaman Singgih. Sabtu 7 Januari 2017, mereka hendak melanjutkan perjalanan ke Bandung diantar Singgih menggunakan mobil bak terbuka.

Namun, di perjalanan, seorang di antaranya Briyan Adam Firdaus (17) diduga mengalami keracunan, dan rombongan berhenti di Puskesmas Pagaden. Di sana mereka memeriksakan Briyan, tetapi tak tertolong sudah meninggal dunia. Beberapa bonek lainnya juga mengalami gejala sama, dan pukul 16.45 WIB bonek bernama Rudi meninggal dunia. Tak lama setelah itu, Hasrul (22) juga meninggal.

Briyan Adam Firdaus (17) adalah warga Jalan Brigjen Katamso No. 3 Sidoarjo; Rudi (23) adalah warga Desa Pengkol Sidoarjo; dan Hasrul (22) warga Desa Sawutrataf, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Selain itu, ada empat orang lainnya masih mendapat penanganan medis, dan dirujuk ke RSUD Ciereng. Keempat bonek itu adalah Nasif (18) warga Kampung Wedoro pepe, Anton (18) warga Kampung Wedoro Sukun, Adot (18) warga Desa Bungur Asih, dan Wawan (22) warga Desa Bungur Asih Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.

Kapolres Subang, Yudhi Sulistianto Wahid melalui Kapolsek Pagaden, Sirat Harsono membenarkan kejadian itu. Mereka masuk puskesmas karena ada yang pingsan, ketika melintas di Pagaden.

Paur Kes Polres Subang, Irfan Taufik Firmansyah saat ditemui di IGD RSUD Subang mengatakan ada empat bonek yang masih mendapat penanganan medis di IGD, dan di antaranya ada yang masih kritis. "Penyebab pastinya masih perlu penyelidikan. Namun dugaan sementara kemungkinan besar karena keracuran," ujarnya.

Sumber: Pikiran Rakyat