Sidang Ahok Hari Ini, Lima Pelapor jadi Saksi
Sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali digelar hari ini, Selasa, 10 Januari 2017

RiauJOS.com, Jakarta - Sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali digelar hari ini, Selasa, 10 Januari 2017 diwartakan Kompas. Sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara itu akan menghadirkan lima orang saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dilaporkan Kompas, dari tim kuasa hukum Ahok, lima orang saksi di sidang kelima Ahok itu yakni Pedri Kasman, Ibnu Baskoro, Irena Handono, Muh Burhanuddin dan Willyuddin Abdul Rasyid Dhani. Kelima orang tersebut merupakan saksi pelapor.

Salah satu saksi, Pedri Kasman merupakan Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah. Pedri sendiri cukup aktif mengawal kasus Ahok. Dia sempat mendatangi Kejaksaan Agung pada Rabu, 7 Desember 2016 untuk memastikan perkara tersebut berjalan sesuai prosedur.

Sebelumnya, pada sidang Selasa lalu, 3 Januari 2017, JPU menghadirkan empat saksi pelapor, yakni Novel Bakmumim, Gus Joy Setiawan, Muchsin Alatas, Syamsu Hilal.

Adapun, Ahok didakwa dengan dakwaan alternatif antara Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP. Jaksa menilai Ahok telah melakukaan penodaan terhadap agama serta menghina para ulama dan umat Islam.

Sebanyak 2.000 personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan sidang [Sindonews]

Polisi Kerahkan 2000 Personel, Amankan Sidang Ahok


Sidang kelima kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali digelar di Gedung Kementan, Jakarta Selatan. Sebanyak 2.000 personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan sidang tersebut.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan mengatakan, ribuan personelnya itu akan ditempatkan di empat ring, yakni di ruang sidang, pelataran Gedung Kementan, luar gedung dan sekitar gedung tersebut.

"Jumlah personel yang kami kerahkan di sidang kelima ini, masih sama jumlahnya seperti sidang sebelumnya yakni 2.000 perseonel di lapangan," ujar Iwan pada wartawan di Gedung Kementan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Januari 2017 diwartakan Sindonews.

Menurut Iwan, pengerahan ribuan personel itu dilakukan untuk mengantisipasi ancaman yang mungkin terjadi saat sidang sedang berlangsung, baik skala kecil seperti tidak kriminalitas maupun berat, seperti kemungkinan adanya teror.

"Pengerahan aggota pun untuk mengantisipasi terjadinya hal tak diinginkan, seperti bentrok (antarmassa pendemo) di sidang nanti," tuturnya.

Warta ini, masih proses melengkapi materi...

Sidang Ahok Hari Ini, Lima Pelapor jadi Saksi

Sidang Ahok Hari Ini, Lima Pelapor jadi Saksi
Sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali digelar hari ini, Selasa, 10 Januari 2017

RiauJOS.com, Jakarta - Sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali digelar hari ini, Selasa, 10 Januari 2017 diwartakan Kompas. Sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara itu akan menghadirkan lima orang saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dilaporkan Kompas, dari tim kuasa hukum Ahok, lima orang saksi di sidang kelima Ahok itu yakni Pedri Kasman, Ibnu Baskoro, Irena Handono, Muh Burhanuddin dan Willyuddin Abdul Rasyid Dhani. Kelima orang tersebut merupakan saksi pelapor.

Salah satu saksi, Pedri Kasman merupakan Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah. Pedri sendiri cukup aktif mengawal kasus Ahok. Dia sempat mendatangi Kejaksaan Agung pada Rabu, 7 Desember 2016 untuk memastikan perkara tersebut berjalan sesuai prosedur.

Sebelumnya, pada sidang Selasa lalu, 3 Januari 2017, JPU menghadirkan empat saksi pelapor, yakni Novel Bakmumim, Gus Joy Setiawan, Muchsin Alatas, Syamsu Hilal.

Adapun, Ahok didakwa dengan dakwaan alternatif antara Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP. Jaksa menilai Ahok telah melakukaan penodaan terhadap agama serta menghina para ulama dan umat Islam.

Sebanyak 2.000 personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan sidang [Sindonews]

Polisi Kerahkan 2000 Personel, Amankan Sidang Ahok


Sidang kelima kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali digelar di Gedung Kementan, Jakarta Selatan. Sebanyak 2.000 personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan sidang tersebut.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan mengatakan, ribuan personelnya itu akan ditempatkan di empat ring, yakni di ruang sidang, pelataran Gedung Kementan, luar gedung dan sekitar gedung tersebut.

"Jumlah personel yang kami kerahkan di sidang kelima ini, masih sama jumlahnya seperti sidang sebelumnya yakni 2.000 perseonel di lapangan," ujar Iwan pada wartawan di Gedung Kementan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Januari 2017 diwartakan Sindonews.

Menurut Iwan, pengerahan ribuan personel itu dilakukan untuk mengantisipasi ancaman yang mungkin terjadi saat sidang sedang berlangsung, baik skala kecil seperti tidak kriminalitas maupun berat, seperti kemungkinan adanya teror.

"Pengerahan aggota pun untuk mengantisipasi terjadinya hal tak diinginkan, seperti bentrok (antarmassa pendemo) di sidang nanti," tuturnya.

Warta ini, masih proses melengkapi materi...