Mochamad Fachroni "Oon Project Pop" dan Anak laki-lakinya
Mochamad Fachroni "Oon Project Pop" dan Anak laki-lakinya


RiauJOS.com,  Bandung - Sekitar pukul 02.00 WIB, Istri Muhamad Fachroni "Oon Project Pop" dibangunkan, Oon bilang dadanya terasa sakit.

"Terus gimana, mau kerumah sakit?," tanya Istri Oon,

"Saya pengin tidur..," jawab Oon.

Anaknya, menurut penuturan istri Oon, Dessy Rosalianita, bangun pukul 4:30 WIB untuk bersiap-siap berangkat ke sekolah, sekitar pukul 06:30 Istri Oon dibangunkan anaknya untuk memberi tahu kalau Ayahnya sudah meninggal.

"Mah.. Papah gak nafas.." ujar Dessy menirukan perkataan anaknya.

Wajah Oon terlihat pucat, dan kemudian tersiar kabar dari akun Instagram Project Pop, yang mengabarkan bahwa anggota grum musik Project Pop, Mochamad Fachroni "Oon" tutup usia pada Jumat, 13 Januari 2017.

Sebelumnya, dalam konferensi pers yang diselenggarakan dua hari yang lalu di kawasan Panglima Polim, Dessy mengatakan suaminya menderita uklus diabetikum, sejenis infeksi luka yang membuat Oon sulit berjalan. Menurutnya, penyakit ini juga yang sempat membuat Oon depresi.

Oon, ayah dua anak ini juga diketahui mengidap komplikasi, yakni jantung, hati, serta ginjal. 

Selanjutnya, jenazah disemayamkan di Jalan Bintang Nomor 15, Kopo Elok, Bandung, Jawa Barat. Rencananya, jenazah dimakamkan Jumat, 13 Januari 2017.

Mimpi Oon sebelum meninggal


Sementara, manager Project Pop, Jeffry mengungkapkan salah satu keinginan Oon hingga menghembuskan nafas terakhir yang belum terwujud adalah konser bersama Project Pop.  “Cita cita Oon yang belum tercapai dan terlaksana konser bersama Project Pop,” ujarnya kepada awak media seusai pemakaman di TPU Mekarwangi, Bandung. 

Kurang lebih selama tiga bulan terakhir, Oon beristirahat untuk memulihkan kondisinya dan sejenak rehat dari kegiatan-kegiatan Project Pop. Selain itu, sakit yang dideritanya yaitu diabetes diketahui sejak 2009, namun saat itu tidak sering dicek sehingga satu setengah tahun kemarin semakin terasa.

Rekan-rekan Project Pop tidak bisa menghadiri pemakaman almarhum dikarenakan terdapat kegiatan di Sumatra Selatan. Sekitar 3 Januari lalu, dia mengatakan rekan Project Pop yang lain menjenguk Oon di rumah. 

“Saat itu biasa saja, bercanda. Tapi memang dia (Oon) di tempat tidur tidak bisa gimana-gimana. Yang dibahas juga bukan pekerjaan. Sakit-sakit juga tetap ketawa,” ungkapnya.     

Kamis kemarin, Oon sempat melakukan cuci darah. Namun, kondisinya sesudah itu menurun dengan tensi dan gula darah yang menurun. Saat itu, Oon masih di rumah sakit sehingga masih tertangani.

Istri almarhum, Dessy Rosalianita mengungkapkan sebelum pulang ke rumah kondisi tensi Oon sekitar 69,43 dengan gula darah 70. Dia  sempat berkomunikasi dengan manajamen hingga larut malam terkait dengan kondisi suaminya.

Disarikan dari berbagai sumber

Anak Mochamad Fachroni 'Oon Project Pop': 'Mah Papah Gak Nafas'

Mochamad Fachroni "Oon Project Pop" dan Anak laki-lakinya
Mochamad Fachroni "Oon Project Pop" dan Anak laki-lakinya


RiauJOS.com,  Bandung - Sekitar pukul 02.00 WIB, Istri Muhamad Fachroni "Oon Project Pop" dibangunkan, Oon bilang dadanya terasa sakit.

"Terus gimana, mau kerumah sakit?," tanya Istri Oon,

"Saya pengin tidur..," jawab Oon.

Anaknya, menurut penuturan istri Oon, Dessy Rosalianita, bangun pukul 4:30 WIB untuk bersiap-siap berangkat ke sekolah, sekitar pukul 06:30 Istri Oon dibangunkan anaknya untuk memberi tahu kalau Ayahnya sudah meninggal.

"Mah.. Papah gak nafas.." ujar Dessy menirukan perkataan anaknya.

Wajah Oon terlihat pucat, dan kemudian tersiar kabar dari akun Instagram Project Pop, yang mengabarkan bahwa anggota grum musik Project Pop, Mochamad Fachroni "Oon" tutup usia pada Jumat, 13 Januari 2017.

Sebelumnya, dalam konferensi pers yang diselenggarakan dua hari yang lalu di kawasan Panglima Polim, Dessy mengatakan suaminya menderita uklus diabetikum, sejenis infeksi luka yang membuat Oon sulit berjalan. Menurutnya, penyakit ini juga yang sempat membuat Oon depresi.

Oon, ayah dua anak ini juga diketahui mengidap komplikasi, yakni jantung, hati, serta ginjal. 

Selanjutnya, jenazah disemayamkan di Jalan Bintang Nomor 15, Kopo Elok, Bandung, Jawa Barat. Rencananya, jenazah dimakamkan Jumat, 13 Januari 2017.

Mimpi Oon sebelum meninggal


Sementara, manager Project Pop, Jeffry mengungkapkan salah satu keinginan Oon hingga menghembuskan nafas terakhir yang belum terwujud adalah konser bersama Project Pop.  “Cita cita Oon yang belum tercapai dan terlaksana konser bersama Project Pop,” ujarnya kepada awak media seusai pemakaman di TPU Mekarwangi, Bandung. 

Kurang lebih selama tiga bulan terakhir, Oon beristirahat untuk memulihkan kondisinya dan sejenak rehat dari kegiatan-kegiatan Project Pop. Selain itu, sakit yang dideritanya yaitu diabetes diketahui sejak 2009, namun saat itu tidak sering dicek sehingga satu setengah tahun kemarin semakin terasa.

Rekan-rekan Project Pop tidak bisa menghadiri pemakaman almarhum dikarenakan terdapat kegiatan di Sumatra Selatan. Sekitar 3 Januari lalu, dia mengatakan rekan Project Pop yang lain menjenguk Oon di rumah. 

“Saat itu biasa saja, bercanda. Tapi memang dia (Oon) di tempat tidur tidak bisa gimana-gimana. Yang dibahas juga bukan pekerjaan. Sakit-sakit juga tetap ketawa,” ungkapnya.     

Kamis kemarin, Oon sempat melakukan cuci darah. Namun, kondisinya sesudah itu menurun dengan tensi dan gula darah yang menurun. Saat itu, Oon masih di rumah sakit sehingga masih tertangani.

Istri almarhum, Dessy Rosalianita mengungkapkan sebelum pulang ke rumah kondisi tensi Oon sekitar 69,43 dengan gula darah 70. Dia  sempat berkomunikasi dengan manajamen hingga larut malam terkait dengan kondisi suaminya.

Disarikan dari berbagai sumber