Pesawat Wings Air IW 1896 tergilicir di Bandara Ahmad Yani Semarang, Minggu malam, 25 Desember 2016 [tribunnews.com]
Pesawat Wings Air IW 1896 tergilicir di Bandara Ahmad Yani Semarang, Minggu malam, 25 Desember 2016 [tribunnews.com]

RiauJOS.com, Semarang - Pesawat Wings Air IW 1896 tergelincir saat mendarat di Bandara Ahmad Yani, Semarang. Akibat kejadian tersebut, aktivitas di runway ditutup sementara.

"Masih ditutup, rencana close sampai jam 21.45 WIB," kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Israwadi diwartakan detikcom, Minggu, 25 Desember 2016 sekitar pukul 20.00 WIB.

Pesawat berjenis ATR yang tergelincir tersebut merupakan pesawat dengan rute Bandung-Semarang. 64 penumpang dan 4 kru yang ada di dalam pesawat berhasil dievakuasi dan tak ada korban jiwa maupun luka.

"(Penumpang) sudah dievakuasi," ujar Israwadi.

Pesawat tergelincir diduga karena landasan yang basah diguyur hujan. Petugas telah berada di lokasi untuk mengevakuasi pesawat yang saat ini berada di pinggir runway.

Evakuasi Masih Berlangsung...


Evakuasi badan pesawat Wings Air IW 1896 yang tergelincir di Bandara Ahmad Yani, Semarang, masih berlangsung. Pesawat berjenis ATR itu saat ini masih berada di pinggir landasan.

"Pesawat masih di pinggir landasan (runway), sedang diupayakan untuk dipindahkan. Saat ini peralatan salvage milik SAR sudah ada di lokasi," kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura (AP) I Israwadi saat dikonfirmasi, Minggu ini, sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan foto yang diperoleh dari PT AP I, tak tampak ada kerusakan di badan pesawat. Ekor pesawat, sayap, hingga baling-baling tak tampak ada kerusakan.

Pesawat tampak miring ke sisi kanan dikarenakan ban sebelah kanan terperosok ke luar landasan sehingga ban kiri terangkat dari landasan. Penumpang seluruhnya telah berhasil dievakuasi.

"Para penumpang dicek dulu di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memastikan penumpang dalam keadaan sehat," tutur Israwadi.

Wings Air yang tergelincir merupakan pesawat rute Bandung-Semarang. Akibat kejadian itu, untuk sementara Bandara Ahmad Yani ditutup. Dijadwalkan penutupan berlangsung hingga pukul 21.45 WIB.

Apa kata Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait?


Sebanyak 68 penumpang dan empat kru pesawat dinyatakan dalam kondisi baik dan selamat. Seluruh penumpang pesawat Wings Air ATR 72 - 600 dengan nomor penerbangan IW 1896 dengan registrasi PK WGW rute Bandung-Semarang telah dievakuasi ke dalam terminal penumpang.

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengatakan, pesawat dengan pilot Command Capt George Tarun Rajan mengalami overshoot atau keluar landasan pada saat melakukan proses pendaratan di Semarang.

"Pada pukul 18.24 pesawat Wings Air IW 1896 dengan rute Bandung menuju Semarang mengalami overshoot di Semarang pada saat melakukan pendaratan. Cuaca pada saat melakukan pendaratan memang hujan tapi kami akan menunggu hasil lebih lanjut dari lembaga yang berwenang," ujar Edward diwartakan CNNIndonesia.com

Edward menambahkan bahwa dalam penerbangan dengan Pilot in Command Capt George Tarun Rajan dan terdapat 68 penumpang dan empat flight crew dan semuanya dalam keadaan selamat dan saat ini penumpang telah dievakuasi ke terminal.


DPR Minta Bandara Dilengkapi Water Deep System


Komisi V DPR bidang perhubungan, mempertanyakan hasil rekomendasi Panitia Kerja (Panja) yang sudah dikeluarkan 2015 lalu. Hal ini terkait sistem keamanan yang harus dipersiapkan dalam mengatasi kasus seringnya pesawat tergelincir ketika hujan.

Ketua Komisi V DPR, Fary Djemi Francis, Senin, 26 Desember 2016 meminta agar semua bandara dilengkapi dengan instrumen water deep system. Diwartakan berita.suaramerdeka.com

Politikus Partai Gerindra ini mengaku, keluarnya rekomendasi Panja 2015 itu, karena memang masukan dari para pilot. Sebab, sejauh ini, para pilot tidak pernah mendapatkan informasi ketinggian air di bandara.

Ketinggian air itu juga bisa memengaruhi proses landing. Namun, apakah karena persoalan itu yang membuat Wings Air ini tergelincir, Fary belum mengetahuinya.

“Kita masih menunggu juga hasil dari KNKT (Komisi Nasional Keselamatan Transportasi) berkaitan Wings Air itu. Apakah itu salah satu persoalannya. Karena pilot kita dalam banyak kesempatan mereka mengeluhkan berkaitan informasi ketinggian air di landasan, mereka tidak dapatkan karena tidak ada sistem yang menginformasikan,” jelasnya.

Seperti diketahui, Bandara Ahmad Yani Semarang ditutup sementara pada Minggu, 25 Desember 2016 sejak pukul 18.24 WIB. Penutupan dilakukan untuk memberi kesempatan pada petugas dan tim dari KNKT untuk mengevakuasi pesawat ATR 72-600 Wings Air yang mengalami overshoot (tergelincir) di runway 13.

Saat ini pesawat tersebut telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke apron F Bandara Ahmad Yani. Selanjutnya, pesawat tersebut diserahkan dan menjadi kewenangan KNKT untuk menyelidiki kejadian tersebut.

Sementara itu, untuk membantu proses investigasi oleh Tim KNKT, Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) menyatakan melakukan grounded sementara kepada pilot in command pesawat ATR 72-600 Wings Air yaitu Capt George Tarun Rajan.

Sumber:
  • news.detik.com, dengan dua judul "Wings Air Tergelincir di Runway, Bandara Semarang Ditutup Sementara" dan "Ini Penampakan Pesawat Wings Air yang Tergelincir di Bandara Semarang"
  • CNNIndonesia.com, dengan judul "Seluruh Penumpang Pesawat Wings Air Berhasil Dievakuasi"
  • berita.suaramerdeka.com, dengan judul "DPR Minta Bandara Dilengkapi Water Deep System"

Baru Saja, Pesawat Wings Air Tergelincir di Bandara Ahmad Yani Semarang

Pesawat Wings Air IW 1896 tergilicir di Bandara Ahmad Yani Semarang, Minggu malam, 25 Desember 2016 [tribunnews.com]
Pesawat Wings Air IW 1896 tergilicir di Bandara Ahmad Yani Semarang, Minggu malam, 25 Desember 2016 [tribunnews.com]

RiauJOS.com, Semarang - Pesawat Wings Air IW 1896 tergelincir saat mendarat di Bandara Ahmad Yani, Semarang. Akibat kejadian tersebut, aktivitas di runway ditutup sementara.

"Masih ditutup, rencana close sampai jam 21.45 WIB," kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Israwadi diwartakan detikcom, Minggu, 25 Desember 2016 sekitar pukul 20.00 WIB.

Pesawat berjenis ATR yang tergelincir tersebut merupakan pesawat dengan rute Bandung-Semarang. 64 penumpang dan 4 kru yang ada di dalam pesawat berhasil dievakuasi dan tak ada korban jiwa maupun luka.

"(Penumpang) sudah dievakuasi," ujar Israwadi.

Pesawat tergelincir diduga karena landasan yang basah diguyur hujan. Petugas telah berada di lokasi untuk mengevakuasi pesawat yang saat ini berada di pinggir runway.

Evakuasi Masih Berlangsung...


Evakuasi badan pesawat Wings Air IW 1896 yang tergelincir di Bandara Ahmad Yani, Semarang, masih berlangsung. Pesawat berjenis ATR itu saat ini masih berada di pinggir landasan.

"Pesawat masih di pinggir landasan (runway), sedang diupayakan untuk dipindahkan. Saat ini peralatan salvage milik SAR sudah ada di lokasi," kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura (AP) I Israwadi saat dikonfirmasi, Minggu ini, sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan foto yang diperoleh dari PT AP I, tak tampak ada kerusakan di badan pesawat. Ekor pesawat, sayap, hingga baling-baling tak tampak ada kerusakan.

Pesawat tampak miring ke sisi kanan dikarenakan ban sebelah kanan terperosok ke luar landasan sehingga ban kiri terangkat dari landasan. Penumpang seluruhnya telah berhasil dievakuasi.

"Para penumpang dicek dulu di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memastikan penumpang dalam keadaan sehat," tutur Israwadi.

Wings Air yang tergelincir merupakan pesawat rute Bandung-Semarang. Akibat kejadian itu, untuk sementara Bandara Ahmad Yani ditutup. Dijadwalkan penutupan berlangsung hingga pukul 21.45 WIB.

Apa kata Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait?


Sebanyak 68 penumpang dan empat kru pesawat dinyatakan dalam kondisi baik dan selamat. Seluruh penumpang pesawat Wings Air ATR 72 - 600 dengan nomor penerbangan IW 1896 dengan registrasi PK WGW rute Bandung-Semarang telah dievakuasi ke dalam terminal penumpang.

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengatakan, pesawat dengan pilot Command Capt George Tarun Rajan mengalami overshoot atau keluar landasan pada saat melakukan proses pendaratan di Semarang.

"Pada pukul 18.24 pesawat Wings Air IW 1896 dengan rute Bandung menuju Semarang mengalami overshoot di Semarang pada saat melakukan pendaratan. Cuaca pada saat melakukan pendaratan memang hujan tapi kami akan menunggu hasil lebih lanjut dari lembaga yang berwenang," ujar Edward diwartakan CNNIndonesia.com

Edward menambahkan bahwa dalam penerbangan dengan Pilot in Command Capt George Tarun Rajan dan terdapat 68 penumpang dan empat flight crew dan semuanya dalam keadaan selamat dan saat ini penumpang telah dievakuasi ke terminal.


DPR Minta Bandara Dilengkapi Water Deep System


Komisi V DPR bidang perhubungan, mempertanyakan hasil rekomendasi Panitia Kerja (Panja) yang sudah dikeluarkan 2015 lalu. Hal ini terkait sistem keamanan yang harus dipersiapkan dalam mengatasi kasus seringnya pesawat tergelincir ketika hujan.

Ketua Komisi V DPR, Fary Djemi Francis, Senin, 26 Desember 2016 meminta agar semua bandara dilengkapi dengan instrumen water deep system. Diwartakan berita.suaramerdeka.com

Politikus Partai Gerindra ini mengaku, keluarnya rekomendasi Panja 2015 itu, karena memang masukan dari para pilot. Sebab, sejauh ini, para pilot tidak pernah mendapatkan informasi ketinggian air di bandara.

Ketinggian air itu juga bisa memengaruhi proses landing. Namun, apakah karena persoalan itu yang membuat Wings Air ini tergelincir, Fary belum mengetahuinya.

“Kita masih menunggu juga hasil dari KNKT (Komisi Nasional Keselamatan Transportasi) berkaitan Wings Air itu. Apakah itu salah satu persoalannya. Karena pilot kita dalam banyak kesempatan mereka mengeluhkan berkaitan informasi ketinggian air di landasan, mereka tidak dapatkan karena tidak ada sistem yang menginformasikan,” jelasnya.

Seperti diketahui, Bandara Ahmad Yani Semarang ditutup sementara pada Minggu, 25 Desember 2016 sejak pukul 18.24 WIB. Penutupan dilakukan untuk memberi kesempatan pada petugas dan tim dari KNKT untuk mengevakuasi pesawat ATR 72-600 Wings Air yang mengalami overshoot (tergelincir) di runway 13.

Saat ini pesawat tersebut telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke apron F Bandara Ahmad Yani. Selanjutnya, pesawat tersebut diserahkan dan menjadi kewenangan KNKT untuk menyelidiki kejadian tersebut.

Sementara itu, untuk membantu proses investigasi oleh Tim KNKT, Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) menyatakan melakukan grounded sementara kepada pilot in command pesawat ATR 72-600 Wings Air yaitu Capt George Tarun Rajan.

Sumber:
  • news.detik.com, dengan dua judul "Wings Air Tergelincir di Runway, Bandara Semarang Ditutup Sementara" dan "Ini Penampakan Pesawat Wings Air yang Tergelincir di Bandara Semarang"
  • CNNIndonesia.com, dengan judul "Seluruh Penumpang Pesawat Wings Air Berhasil Dievakuasi"
  • berita.suaramerdeka.com, dengan judul "DPR Minta Bandara Dilengkapi Water Deep System"