Pesawat Sky Truck N28 [credit: tempo.co]

RiauJOS.com, Kepulauan Riau - Hingga saat ini upaya untuk memukan korban hilang mau pun pesawat milik Polri di di perairan antara Pulau Mensanak dengan Pulau Sebangka, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) belum membuahkan hasil. Salah satu yang menjadi hambatan adalah faktor cuaca.

Kapolres Lingga AKBP Muji Supriadi menjelaskan bahwa lokasi jatuhnya pesawat Sky Truck N28 cukup sulit karena berada di laut lepas.
"Gelombang di sini sangat tinggi sehingga menyulitkan tim melakukan pencarian. Lokasinya berada di laut lepas," jelas AKBP Muji Supriadi Sabtu, 3 Desember 2016 diwartakan daerah.sindonews.com

Selain gelombang tinggi, faktor angin kencang juga membuat pencaharian terganggu. Namun tim dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri terus melakukan pencarian.

Menurutnya pencaharian terus diperluas, karena diperkirakan pesawat sudah jauh terbawa arus laut. "Tim disebar diberbagai lokasi dari di Lingga, Natuna, Karimun," imbuhnya.

Pesawat milik Polri jatuh di Lingga saat perjalanan dari Pangkalpinang Provinsi Babel menuju Batam Provinsi Kepri. Sebelum jatuh, pesawat yang mengangkut 5 kru dan 8 penumpang kehilangan kontak.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Lantamal IV Tanjung Pinang, Kepri, Mayor Laut Josdy Damopolii menyatakan pihak mengerahkan dua KRI untuk membantu pencahrian "Selain KRI ada juga dua kapal TNI jenis lain yang membantu pencaharian pesawat Polri," pungkas Mayor Laut Josdy Damopolii.


Kabar ini, sedang diproses untuk melengkapi informasi terbaru...

Sementara, CNN Indonesia, baru saja mengabarkan:

Serpihan Tubuh Diduga Korban Pesawat Polri Ditemukan



Tim evakuasi gabungan pesawat Polri tipe M28 Skytruck P-4201 yang hilang kontak di Kepulauan Riau mulai menemukan serpihan tubuh. Menurut keterangan Iptu Idris, petugas di Posko Pertama yang ada di Pulau Senayang, Polres Lingga, ditemukan serpihan tubuh bagian dalam.

"Lokasi jatuhnya sudah ditandai dengan pelampung," kata Idris kepada CNNIndonesia.com, Sabtu malam.

Sementara itu proses pencarian, kata Idris, masih diteruskan setidaknya sampai pukul 21.00 WIB tadi. "Mungkin agak terkendala kondisi yang sudah malam," tuturnya. Sedang cuaca sendiri dalam kondisi bagus dan laut pun tenang.

Pesawat milik Polri itu berangkat dari Pangkal Pinang pukul 09.24 WIB dengan tujuan Batam. Estimasi tiba di tujuan pada 10.58 WIB. Namun, sebelum tiba di tujuan, pesawat itu hilang kontak di wilayah udara Kabupaten Lingga.

Pesawat baling-baling berwarna biru putih tersebut dalam perjalanan untuk mengantar petugas BKO Ditpoludara Baharkam Polri ke Polda Kepri.

Polda Kepri menyatakan upaya pencarian sudah dilakukan sejak Sabtu siang namun baru barang-barang milik penumpang termasuk kursi pesawat yang ditemukan.
  
 

Pesawat Polri Jatuh, 13 Penumpang Belum Ditemukan

Pesawat Sky Truck N28 [credit: tempo.co]

RiauJOS.com, Kepulauan Riau - Hingga saat ini upaya untuk memukan korban hilang mau pun pesawat milik Polri di di perairan antara Pulau Mensanak dengan Pulau Sebangka, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) belum membuahkan hasil. Salah satu yang menjadi hambatan adalah faktor cuaca.

Kapolres Lingga AKBP Muji Supriadi menjelaskan bahwa lokasi jatuhnya pesawat Sky Truck N28 cukup sulit karena berada di laut lepas.
"Gelombang di sini sangat tinggi sehingga menyulitkan tim melakukan pencarian. Lokasinya berada di laut lepas," jelas AKBP Muji Supriadi Sabtu, 3 Desember 2016 diwartakan daerah.sindonews.com

Selain gelombang tinggi, faktor angin kencang juga membuat pencaharian terganggu. Namun tim dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri terus melakukan pencarian.

Menurutnya pencaharian terus diperluas, karena diperkirakan pesawat sudah jauh terbawa arus laut. "Tim disebar diberbagai lokasi dari di Lingga, Natuna, Karimun," imbuhnya.

Pesawat milik Polri jatuh di Lingga saat perjalanan dari Pangkalpinang Provinsi Babel menuju Batam Provinsi Kepri. Sebelum jatuh, pesawat yang mengangkut 5 kru dan 8 penumpang kehilangan kontak.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Lantamal IV Tanjung Pinang, Kepri, Mayor Laut Josdy Damopolii menyatakan pihak mengerahkan dua KRI untuk membantu pencahrian "Selain KRI ada juga dua kapal TNI jenis lain yang membantu pencaharian pesawat Polri," pungkas Mayor Laut Josdy Damopolii.


Kabar ini, sedang diproses untuk melengkapi informasi terbaru...

Sementara, CNN Indonesia, baru saja mengabarkan:

Serpihan Tubuh Diduga Korban Pesawat Polri Ditemukan



Tim evakuasi gabungan pesawat Polri tipe M28 Skytruck P-4201 yang hilang kontak di Kepulauan Riau mulai menemukan serpihan tubuh. Menurut keterangan Iptu Idris, petugas di Posko Pertama yang ada di Pulau Senayang, Polres Lingga, ditemukan serpihan tubuh bagian dalam.

"Lokasi jatuhnya sudah ditandai dengan pelampung," kata Idris kepada CNNIndonesia.com, Sabtu malam.

Sementara itu proses pencarian, kata Idris, masih diteruskan setidaknya sampai pukul 21.00 WIB tadi. "Mungkin agak terkendala kondisi yang sudah malam," tuturnya. Sedang cuaca sendiri dalam kondisi bagus dan laut pun tenang.

Pesawat milik Polri itu berangkat dari Pangkal Pinang pukul 09.24 WIB dengan tujuan Batam. Estimasi tiba di tujuan pada 10.58 WIB. Namun, sebelum tiba di tujuan, pesawat itu hilang kontak di wilayah udara Kabupaten Lingga.

Pesawat baling-baling berwarna biru putih tersebut dalam perjalanan untuk mengantar petugas BKO Ditpoludara Baharkam Polri ke Polda Kepri.

Polda Kepri menyatakan upaya pencarian sudah dilakukan sejak Sabtu siang namun baru barang-barang milik penumpang termasuk kursi pesawat yang ditemukan.