Pembangunan Tugu Integritas Sedot Ratusan Juta, Ketua KPK: Tidak Masalah
Meski Tugu Integritas batal diresmikan di Hari Anti Korupsi Internasional, Gubernur Riau Arsyad Juliandi tetap mengajak tamu undangan untuk melihat taman hijau di Pekanbaru, Jumat, 9 Desember 2016 [foto: detik.com]

RiauJOS.com, Pekanbaru - Ketua KPK Agus Rahardjo mengapresiasi Pemprov Riau sebagai tuan rumah Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2016 atas pengerjaan pembangunan tugu Integritas yang menyedot dana APBD ratusan juta, menurut Agus hal itu tidak menjadi masalah.

"Ya kan tidak masalah dana APBD Riau untuk bangun tugu itu. Terkecuali, jika pembangunan proyek tugu Integritas itu pemenangnya sudah ditentukan. Atau nilai proyek harganya sengaja dinaikkan dari yang sebenarnya. Kalau itu, baru menjadi masalah," kata Agus seperti diwartakan news.detik.com, Jumat, 9 Desember 2016.

Pantuan di lokasi, taman ini memang belum terselesaikan dengan baik. Sehingga niatan Pemprov Riau untuk meresmikan taman ini ditunda. Padahal sebelumnya sudah terpasang baliho di sekitar taman bertuliskan peresmian taman tersebut. Mendadak, tadi pagi baliho tersebut dicoopot pihak panitia.

Di kawasan taman ini, terlihat sejumlah pohon yang ditanam sepertinya hidup segan mati tak mau. Pepohonan yang sudah tertanam terlihat seluruh daunnya mengering. Belum juga terpasang lampu taman, tidak ada aliran listrik di lokasi. Sehingga saat acara berlangsung, menggunakan genset. Beberapa bunga juga masih terlihat tergeletak belum ditanam. Dengan kondisi yang belum siap, sehingga niatan Pemprov Riau meresmikan taman tersebut bersamaan dengan HAKI tidak bisa terlaksana.

Sekelompok aktivis berdemo di Pekanbaru, Kamis, 8 Desember 2016. Mereka menolak peringatan HAKI 2016 secara nasional di Provinsi Riau yang sekedar seremoni tanpa aksi nyata menindak korupsi
Sekelompok aktivis berdemo di Pekanbaru, Kamis, 8 Desember 2016. Mereka menolak peringatan HAKI 2016 secara nasional di Provinsi Riau yang sekedar seremoni tanpa aksi nyata menindak korupsi [foto: riauterkini.com]


Tugu Integritas untuk Melawan Korupsi


Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengajak Ketua KPK dan perserta di Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) mengunjung Ruang Taman Hijau di Pekanbaru. Di dalam taman tersebut, juga dibangun tugu Integritas untuk melawan korupsi.

Kunjungan perserta HAKI ini dilaksanakan, Jumat, 8 Desember 2016 di Ruang Taman Hijau (RTH) 'Tunjung Ajar Integritas' di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru di sekitar Pasar Bawah.

Hadir dalam acara kunjungan ke RTH ini, Ketua KPK, Agus Rahardjo, Jaksa Agung, HM Prasetyo, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo serta sejumlah utusan dari Kementerian, utusan berbagai BUMN, BUMD dan sejumlah kepala daerah Bupati dan Wali Kota.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Riau, Andi Rachman, begitu sapaan akrabnya, menyebutkan, bahwa RTH yang lagi proses finishing ini berdiri seluas 1,7 hektare. Sebelumnya kawasan ini merupakan perkantoran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau.

Namun kini, bekas perkantoran itu telah disulap sebagai taman. Awalnya kawasan ini terbelah oleh badan jalan Riau. Namun kini jalan tersebut dibuat melingkar mengarah ke kawasan Pasar Bawah.

"Taman terbuka ini kita beri nama Tunjuk Ajar Integritas. Selain itu ada tugu Integritas sebagai filosofi dalam semangat berbangsa dan bernegara," kata Andi.

Usai menyampaikan pidatonya, Andi mengajak rombongan untuk melihat kondisi taman. Di taman ini ada batu prasasti sebagai sejarah berdirinya bendera Merah Putih untuk pertama kalinya di kawasan tersebut. Dalam prasasti itu bertuliskan Merah Putih berkibar pada 5 September 1945.

Andi juga mengajak rombongan untuk melihat tugu Integritas. Di atas tugu ada lambang keris tiga alur melingkar yang disebut Bono. Kata Bono diambil dari gelombang laut bermuara ke sungai Kampar yang dikenal ke manca negara itu.

Sumber: news.detik.com, dengan judul "Gubernur Riau Ajak Ketua KPK Kunjungi Taman Integritas di Pekanbaru"

Pembangunan Tugu Integritas Sedot Ratusan Juta, Ketua KPK: Tidak Masalah

Pembangunan Tugu Integritas Sedot Ratusan Juta, Ketua KPK: Tidak Masalah
Meski Tugu Integritas batal diresmikan di Hari Anti Korupsi Internasional, Gubernur Riau Arsyad Juliandi tetap mengajak tamu undangan untuk melihat taman hijau di Pekanbaru, Jumat, 9 Desember 2016 [foto: detik.com]

RiauJOS.com, Pekanbaru - Ketua KPK Agus Rahardjo mengapresiasi Pemprov Riau sebagai tuan rumah Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2016 atas pengerjaan pembangunan tugu Integritas yang menyedot dana APBD ratusan juta, menurut Agus hal itu tidak menjadi masalah.

"Ya kan tidak masalah dana APBD Riau untuk bangun tugu itu. Terkecuali, jika pembangunan proyek tugu Integritas itu pemenangnya sudah ditentukan. Atau nilai proyek harganya sengaja dinaikkan dari yang sebenarnya. Kalau itu, baru menjadi masalah," kata Agus seperti diwartakan news.detik.com, Jumat, 9 Desember 2016.

Pantuan di lokasi, taman ini memang belum terselesaikan dengan baik. Sehingga niatan Pemprov Riau untuk meresmikan taman ini ditunda. Padahal sebelumnya sudah terpasang baliho di sekitar taman bertuliskan peresmian taman tersebut. Mendadak, tadi pagi baliho tersebut dicoopot pihak panitia.

Di kawasan taman ini, terlihat sejumlah pohon yang ditanam sepertinya hidup segan mati tak mau. Pepohonan yang sudah tertanam terlihat seluruh daunnya mengering. Belum juga terpasang lampu taman, tidak ada aliran listrik di lokasi. Sehingga saat acara berlangsung, menggunakan genset. Beberapa bunga juga masih terlihat tergeletak belum ditanam. Dengan kondisi yang belum siap, sehingga niatan Pemprov Riau meresmikan taman tersebut bersamaan dengan HAKI tidak bisa terlaksana.

Sekelompok aktivis berdemo di Pekanbaru, Kamis, 8 Desember 2016. Mereka menolak peringatan HAKI 2016 secara nasional di Provinsi Riau yang sekedar seremoni tanpa aksi nyata menindak korupsi
Sekelompok aktivis berdemo di Pekanbaru, Kamis, 8 Desember 2016. Mereka menolak peringatan HAKI 2016 secara nasional di Provinsi Riau yang sekedar seremoni tanpa aksi nyata menindak korupsi [foto: riauterkini.com]


Tugu Integritas untuk Melawan Korupsi


Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengajak Ketua KPK dan perserta di Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) mengunjung Ruang Taman Hijau di Pekanbaru. Di dalam taman tersebut, juga dibangun tugu Integritas untuk melawan korupsi.

Kunjungan perserta HAKI ini dilaksanakan, Jumat, 8 Desember 2016 di Ruang Taman Hijau (RTH) 'Tunjung Ajar Integritas' di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru di sekitar Pasar Bawah.

Hadir dalam acara kunjungan ke RTH ini, Ketua KPK, Agus Rahardjo, Jaksa Agung, HM Prasetyo, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo serta sejumlah utusan dari Kementerian, utusan berbagai BUMN, BUMD dan sejumlah kepala daerah Bupati dan Wali Kota.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Riau, Andi Rachman, begitu sapaan akrabnya, menyebutkan, bahwa RTH yang lagi proses finishing ini berdiri seluas 1,7 hektare. Sebelumnya kawasan ini merupakan perkantoran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau.

Namun kini, bekas perkantoran itu telah disulap sebagai taman. Awalnya kawasan ini terbelah oleh badan jalan Riau. Namun kini jalan tersebut dibuat melingkar mengarah ke kawasan Pasar Bawah.

"Taman terbuka ini kita beri nama Tunjuk Ajar Integritas. Selain itu ada tugu Integritas sebagai filosofi dalam semangat berbangsa dan bernegara," kata Andi.

Usai menyampaikan pidatonya, Andi mengajak rombongan untuk melihat kondisi taman. Di taman ini ada batu prasasti sebagai sejarah berdirinya bendera Merah Putih untuk pertama kalinya di kawasan tersebut. Dalam prasasti itu bertuliskan Merah Putih berkibar pada 5 September 1945.

Andi juga mengajak rombongan untuk melihat tugu Integritas. Di atas tugu ada lambang keris tiga alur melingkar yang disebut Bono. Kata Bono diambil dari gelombang laut bermuara ke sungai Kampar yang dikenal ke manca negara itu.

Sumber: news.detik.com, dengan judul "Gubernur Riau Ajak Ketua KPK Kunjungi Taman Integritas di Pekanbaru"