Social Items

Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Edy Syarifuddin (tengah) memberikan pendampingan pada saat simulasi penanganan pelanggaran tindak pidanan pemilihan, Selasa, 20 November 2016 di Hotel Pesonna Pekanbaru
Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Edy Syarifuddin (tengah) memberikan pendampingan pada saat simulasi penanganan pelanggaran tindak pidanan pemilihan, Selasa, 20 November 2016 di Hotel Pesonna Pekanbaru

RiauJOS.com, Pekanbaru - Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) yang mengawasi pelaksanaan penyelenggaraan tahapan Pilkada 2017 di Provinsi Riau, pada dua daerah, yaitu Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar mengadakan simulasi penanganan tindak pidana pemilihan. Selasa, 20 Desember 2016 di Hotel Pesonna Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, nomor 455 Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kegiatan simulasi ini, bagian dari rangkaian agenda Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau mulai Senin kemarin, 19 Desember dan direncanakan akan berakhir Rabu depan, 21 Desember 2016.

Sampai kabar ini diterbitkan, para Pengawas di tingkat Kecamatan sedang sibuk memerankan sebagai pelapor, terlapor dan sebagai pihak penerima laporan. Ada juga dari pihak Kejaksaan dan Kejaksaan, masing-masing dua orang mewakili Polresta Pekanbaru dan Kejari Pakanbaru yang ikut simulasi pada kegiatan ini.

Fasilitator pada kegiatan simulasi ini, yaitu Ketua Panwas Kota Pekanbaru Indra Khalid Nasution, dan Anggota Panwas Kabupaten Kampar, Zainul Azis mereka juga selaku koordinator divisi penidakan pelanggaran yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu.

Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Edy Syarifuddin pada kesempatan ini menyatakan, bahwa kegiatan Rakernis ini, sebelumnya juga sudah dilaksanakan di Bogor Jawa Barat, beberapa hari yang lalu, dan Rekernis saat ini, merupakan materi dan ketrampilan yang didapatkan pada Rakernis yang digelar Bawaslu RI.

"Ya, simulasi penanganan tindak pidana pelanggaran yang berlangsung, metoda dan praktek sama dengan simulasi yang digelar pada Rakernis di Bogor, Jawa Barat," terang Edy.

Simulasi ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Panwascam sehingga memiliki keterampilan dalam menangani laporan tindak pidana pemilihan di daerahnya masing-masing.

Panwascam di Riau, Simulasikan Penanganan Tindak Pidana Pemilihan

Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Edy Syarifuddin (tengah) memberikan pendampingan pada saat simulasi penanganan pelanggaran tindak pidanan pemilihan, Selasa, 20 November 2016 di Hotel Pesonna Pekanbaru
Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Edy Syarifuddin (tengah) memberikan pendampingan pada saat simulasi penanganan pelanggaran tindak pidanan pemilihan, Selasa, 20 November 2016 di Hotel Pesonna Pekanbaru

RiauJOS.com, Pekanbaru - Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) yang mengawasi pelaksanaan penyelenggaraan tahapan Pilkada 2017 di Provinsi Riau, pada dua daerah, yaitu Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar mengadakan simulasi penanganan tindak pidana pemilihan. Selasa, 20 Desember 2016 di Hotel Pesonna Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, nomor 455 Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kegiatan simulasi ini, bagian dari rangkaian agenda Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau mulai Senin kemarin, 19 Desember dan direncanakan akan berakhir Rabu depan, 21 Desember 2016.

Sampai kabar ini diterbitkan, para Pengawas di tingkat Kecamatan sedang sibuk memerankan sebagai pelapor, terlapor dan sebagai pihak penerima laporan. Ada juga dari pihak Kejaksaan dan Kejaksaan, masing-masing dua orang mewakili Polresta Pekanbaru dan Kejari Pakanbaru yang ikut simulasi pada kegiatan ini.

Fasilitator pada kegiatan simulasi ini, yaitu Ketua Panwas Kota Pekanbaru Indra Khalid Nasution, dan Anggota Panwas Kabupaten Kampar, Zainul Azis mereka juga selaku koordinator divisi penidakan pelanggaran yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu.

Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Edy Syarifuddin pada kesempatan ini menyatakan, bahwa kegiatan Rakernis ini, sebelumnya juga sudah dilaksanakan di Bogor Jawa Barat, beberapa hari yang lalu, dan Rekernis saat ini, merupakan materi dan ketrampilan yang didapatkan pada Rakernis yang digelar Bawaslu RI.

"Ya, simulasi penanganan tindak pidana pelanggaran yang berlangsung, metoda dan praktek sama dengan simulasi yang digelar pada Rakernis di Bogor, Jawa Barat," terang Edy.

Simulasi ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Panwascam sehingga memiliki keterampilan dalam menangani laporan tindak pidana pemilihan di daerahnya masing-masing.