Antasari tak punya Twitter, kepikiran membuat akun Twitter pun tidak ada
Antasari tak punya Twitter, kepikiran membuat akun Twitter pun tidak ada

RiauJOS.com, Jakarta - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar mendapat sorotan seiring pelaksanaan sidang perdana kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki T. Purnama di eks gedung PN Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Rabu kemarin, 14 Desember 2016.

Pasalnya, akun Twitter @AntasariAzharID seolah memberikan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut lewat cuitan, "Ramai #SidangAhok, jangan sampai Kriminalisasi terjadi lagi." diwartakan hukum.rmol.co

Namun ternyata, @AntasariAzharID bukan akun Twitter Antasari. Bahkan dia tak kepikiran untuk membuat akun Twitter.

Berikut klarifikasi Antasari


Jakarta : Rabu, 14 Desember 2016
Sehubungan dengan beredarnya cuitan status saya di akun media sosial yang menjadi pemberitaan di  media masa, maka bersama ini saya sampaikan pernyataan sebagai berikut:
  1. Hingga saat ini saya tidak pernah memiliki akun media sosial termasuk akun twitter.  Saya juga belum sempat berpikir untuk membuat akun twitter di masa yang akan datang.
  2. Dengan demikian, cuitan akun yang menggunakan foto saya  dengan alamat @AntasariAzharID, yang kemudian dikutip oleh berbagai media adalah bukan akun saya.
  3. Saat ini saya lebih fokus untuk urusan keluarga dan berkonsentrasi untuk merancang kehidupannya yang lebih baik di masa depan. Saya tidak sempat untuk berkomentar untuk hal-hal terkait hukum dan politik, masih sibuk untuk introspeksi diri dan mencari ide-ide yang positif untuk keluarga saja.
  4. Saya minta agar siapapun yang menggunakan foto dan nama saya  untuk akun media sosial yang seolah-olah milik saya untuk menutup akun tersebut.
  5. Saya tidak ingin dituding seolah-olah menambah kegaduhan melalui media sosial, padahal saya tidak tidak punya akun twitter. Saat ini, saya masih ingin fokus dan konsentrasi di keluarga dulu.
  6. Saya juga tidak ingin kejadian 8 tahun yang lalu terulang kembali, dimana dirinya dituduh membuat sms mengancam seseorang. Ternyata juga itu sms palsu yang menggunakan nama saya yang akhirnya menyebabkan saya mendekam di  dalam sel.
  7. Saya menyampaikan permohonan maaf, jika ada masyarakat yang merasa terganggu oleh status di akun media sosial tersebut. Sekali lagi, saya menegaskan bahwa saya bukan pemilik akun twitter tersebut.
Salam,
Antasari Azhar

Klarifikasi tersebut disebarluaskan oleh kuasa hukumnya Boyamin Saiman.


Penelusuran RiauJOS.com, sampai dengan warta ini diterbitkan, Kamis, 15 Desember 2016 banyak media online yang memberitakan ciutan akun twitter palsu yang mengatasnamakan Antasari.

Heboh Cuitan Dukung Ahok, Antasari Klarifikasi Tidak Pernah Miliki Akun MedSos, Apalagi Twitter

Antasari tak punya Twitter, kepikiran membuat akun Twitter pun tidak ada
Antasari tak punya Twitter, kepikiran membuat akun Twitter pun tidak ada

RiauJOS.com, Jakarta - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar mendapat sorotan seiring pelaksanaan sidang perdana kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki T. Purnama di eks gedung PN Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Rabu kemarin, 14 Desember 2016.

Pasalnya, akun Twitter @AntasariAzharID seolah memberikan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut lewat cuitan, "Ramai #SidangAhok, jangan sampai Kriminalisasi terjadi lagi." diwartakan hukum.rmol.co

Namun ternyata, @AntasariAzharID bukan akun Twitter Antasari. Bahkan dia tak kepikiran untuk membuat akun Twitter.

Berikut klarifikasi Antasari


Jakarta : Rabu, 14 Desember 2016
Sehubungan dengan beredarnya cuitan status saya di akun media sosial yang menjadi pemberitaan di  media masa, maka bersama ini saya sampaikan pernyataan sebagai berikut:
  1. Hingga saat ini saya tidak pernah memiliki akun media sosial termasuk akun twitter.  Saya juga belum sempat berpikir untuk membuat akun twitter di masa yang akan datang.
  2. Dengan demikian, cuitan akun yang menggunakan foto saya  dengan alamat @AntasariAzharID, yang kemudian dikutip oleh berbagai media adalah bukan akun saya.
  3. Saat ini saya lebih fokus untuk urusan keluarga dan berkonsentrasi untuk merancang kehidupannya yang lebih baik di masa depan. Saya tidak sempat untuk berkomentar untuk hal-hal terkait hukum dan politik, masih sibuk untuk introspeksi diri dan mencari ide-ide yang positif untuk keluarga saja.
  4. Saya minta agar siapapun yang menggunakan foto dan nama saya  untuk akun media sosial yang seolah-olah milik saya untuk menutup akun tersebut.
  5. Saya tidak ingin dituding seolah-olah menambah kegaduhan melalui media sosial, padahal saya tidak tidak punya akun twitter. Saat ini, saya masih ingin fokus dan konsentrasi di keluarga dulu.
  6. Saya juga tidak ingin kejadian 8 tahun yang lalu terulang kembali, dimana dirinya dituduh membuat sms mengancam seseorang. Ternyata juga itu sms palsu yang menggunakan nama saya yang akhirnya menyebabkan saya mendekam di  dalam sel.
  7. Saya menyampaikan permohonan maaf, jika ada masyarakat yang merasa terganggu oleh status di akun media sosial tersebut. Sekali lagi, saya menegaskan bahwa saya bukan pemilik akun twitter tersebut.
Salam,
Antasari Azhar

Klarifikasi tersebut disebarluaskan oleh kuasa hukumnya Boyamin Saiman.


Penelusuran RiauJOS.com, sampai dengan warta ini diterbitkan, Kamis, 15 Desember 2016 banyak media online yang memberitakan ciutan akun twitter palsu yang mengatasnamakan Antasari.