Makam sepanjang 5 meter
Makam sepanjang 5 meter [stomp.com.sg]

Lantas, berapa tinggi orang yang ada di dalam makam ini? dan siapa pemilik makam misterius ini?


RiauJOS.com, Perjalanan - Sejarawan Mohd Fuad Khusari M Said, yang ditunjuk oleh pemerintah Malaka untuk mencari situs sejarah baru, mengklaim telah menemukan sisa-sisa kerangka yang diyakini menjadi orang yang lebih besar dari biasanya di sebuah gua di Pulau Upeh, sebuah pulau di lepas Malaka.

Ia telah menemukan tulang sebagian orang-orang ini sudah berada di atas tanah. Dan sekitar 1.2 kilometer dari luar gua, ia menemukan dua kuburan yang luar biasa besar dan panjang yang terpisahkan dengan jarak sekitar 15 meter.

"Saya telah melaporkan temuan kepada pihak berwenang, karena kita tidak punya hak untuk menggali situs tanpa izin," kata sejarawan yang memiliki 10 tahun pengalaman dalam penelitian arkeologi ini.

Berdasarkan ukuran tengkorak dan panjang tulang yang ditemukan di gua, Fuad percaya manusia ini memiliki tinggi antara 3 meter hingga 5 meter.

Temuan lain dari "kuburan raksasa" di Pulau Besar termasuk orang-orang diyakini milik pemimpin agama dari Yaman, Arab Saudi, India dan Jawa, yang telah pergi ke Malaka untuk menyebarkan Islam pada awal Kesultanan Malaka.



"Tidak ada pekerjaan penggalian di salah satu situs-situs makam, sehingga cerita dari orang raksasa ini tetap menjadi mitos," katanya.

"Tapi penelitian tentang penemuan terbaru ini, bisa membuktikan atau menyangkal klaim bahwa pria berukuran raksasa pernah singgah di Malaka dalam waktu yang cukup lama," tambahnya.

Fuad mengatakan, ada catatan dari ras raksasa yang datang dari era Maya. Ada juga laporan surat kabar pada tahun 1871, di mana ditemukan sekitar 200 kerangka raksasa di Ontario, Kanada.

"Jadi, tidak ada yang aneh jika ada manusia raksasa di bagian dunia," katanya.

Manusia rata-rata memiliki tinggi 180 sentimeter, dan jarang sekali yang memiliki tinggi hingga di atas 2 meter. Meskipun ada beberapa orang yang dinobatkan sebagai orang tertinggi di dunia.

Namun kini ditemukan sebuah penemuan baru yang cukup mengejutkan, yang berhubungan dengan makam manusia. Di mana makam ini memiliki panjang sekitar 5 meter, dengan lebar hanya setengah meter saja.

Selain penemuan kuburan yang cukup panjang ini, ada juga sisa-sisa kerangka di sepanjang makam tersebut.

Penemuan terbaru ini mungkin memberikan bukti, bahwa orang-orang yang pertama kali menduduki Malaka, termasuk era Kesultanan Melayu


Riau JOS menelusuri, masih ada makam yang panjangnya lebih dari 5 meter. Seperti di Banyuwangi, ada makam dengan panjang 7 meter. Terletak di tengah belantara hutan jati kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo.

Makam Mbah Dowo [banyuwangi.merdeka.com]


Makam itu dikenal dengan nama Kuburan Mbah Dowo (Kuburan Mbah Panjang). Penjaga makam, Asmat menjelaskan, tidak ada bukti tertulis atau sumber sejarah pasti tentang apa yang ada di dalam kuburan tersebut. Namun Asmat meyakini, di dalamnya merupakan benda pusaka peninggalan leluhur, dikutip dari banyuwangi.merdeka.com

"Jadi ini belum ada yang tahu sejarah mulanya kapan. Ada yang menyebut ini petilasan (peninggalan pusaka), jadi bukan kuburan seperti umumnya. Petilasan leluhur zaman dahulu," ujar Asmat, Rabu, 31 Agustus 2016 yang lalu.


Sumber:

Ditemukan Makam Sepanjang 5 meter, Sejarawan: 'tidak ada yang aneh jika ada manusia raksasa di bagian dunia'

Makam sepanjang 5 meter
Makam sepanjang 5 meter [stomp.com.sg]

Lantas, berapa tinggi orang yang ada di dalam makam ini? dan siapa pemilik makam misterius ini?


RiauJOS.com, Perjalanan - Sejarawan Mohd Fuad Khusari M Said, yang ditunjuk oleh pemerintah Malaka untuk mencari situs sejarah baru, mengklaim telah menemukan sisa-sisa kerangka yang diyakini menjadi orang yang lebih besar dari biasanya di sebuah gua di Pulau Upeh, sebuah pulau di lepas Malaka.

Ia telah menemukan tulang sebagian orang-orang ini sudah berada di atas tanah. Dan sekitar 1.2 kilometer dari luar gua, ia menemukan dua kuburan yang luar biasa besar dan panjang yang terpisahkan dengan jarak sekitar 15 meter.

"Saya telah melaporkan temuan kepada pihak berwenang, karena kita tidak punya hak untuk menggali situs tanpa izin," kata sejarawan yang memiliki 10 tahun pengalaman dalam penelitian arkeologi ini.

Berdasarkan ukuran tengkorak dan panjang tulang yang ditemukan di gua, Fuad percaya manusia ini memiliki tinggi antara 3 meter hingga 5 meter.

Temuan lain dari "kuburan raksasa" di Pulau Besar termasuk orang-orang diyakini milik pemimpin agama dari Yaman, Arab Saudi, India dan Jawa, yang telah pergi ke Malaka untuk menyebarkan Islam pada awal Kesultanan Malaka.



"Tidak ada pekerjaan penggalian di salah satu situs-situs makam, sehingga cerita dari orang raksasa ini tetap menjadi mitos," katanya.

"Tapi penelitian tentang penemuan terbaru ini, bisa membuktikan atau menyangkal klaim bahwa pria berukuran raksasa pernah singgah di Malaka dalam waktu yang cukup lama," tambahnya.

Fuad mengatakan, ada catatan dari ras raksasa yang datang dari era Maya. Ada juga laporan surat kabar pada tahun 1871, di mana ditemukan sekitar 200 kerangka raksasa di Ontario, Kanada.

"Jadi, tidak ada yang aneh jika ada manusia raksasa di bagian dunia," katanya.

Manusia rata-rata memiliki tinggi 180 sentimeter, dan jarang sekali yang memiliki tinggi hingga di atas 2 meter. Meskipun ada beberapa orang yang dinobatkan sebagai orang tertinggi di dunia.

Namun kini ditemukan sebuah penemuan baru yang cukup mengejutkan, yang berhubungan dengan makam manusia. Di mana makam ini memiliki panjang sekitar 5 meter, dengan lebar hanya setengah meter saja.

Selain penemuan kuburan yang cukup panjang ini, ada juga sisa-sisa kerangka di sepanjang makam tersebut.

Penemuan terbaru ini mungkin memberikan bukti, bahwa orang-orang yang pertama kali menduduki Malaka, termasuk era Kesultanan Melayu


Riau JOS menelusuri, masih ada makam yang panjangnya lebih dari 5 meter. Seperti di Banyuwangi, ada makam dengan panjang 7 meter. Terletak di tengah belantara hutan jati kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo.

Makam Mbah Dowo [banyuwangi.merdeka.com]


Makam itu dikenal dengan nama Kuburan Mbah Dowo (Kuburan Mbah Panjang). Penjaga makam, Asmat menjelaskan, tidak ada bukti tertulis atau sumber sejarah pasti tentang apa yang ada di dalam kuburan tersebut. Namun Asmat meyakini, di dalamnya merupakan benda pusaka peninggalan leluhur, dikutip dari banyuwangi.merdeka.com

"Jadi ini belum ada yang tahu sejarah mulanya kapan. Ada yang menyebut ini petilasan (peninggalan pusaka), jadi bukan kuburan seperti umumnya. Petilasan leluhur zaman dahulu," ujar Asmat, Rabu, 31 Agustus 2016 yang lalu.


Sumber: