Jelang Aksi #212, Apel Nusantara Digelar Serempak 34 Provinsi
Apel Nusantara Bersatu digelar serentak di 34 provinsi pada 30 November. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

RiauJOS.com, Jakarta - Upacara kebangsaan bertajuk Apel Nusantara Bersatu digelar serentak di seluruh provinsi yang tersebar di Indonesia hari ini, Rabu, 30 November 2016. Upacara akbar itu digelar dengan tujuan memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Apel Nusantara Bersatu melibatkan peserta dari berbagai kalangan dan lintas instansi. Peserta yang terlibat dalam upacara adalah pelajar sekolah dan universitas, tokoh lintas agama, budayawan, pejabat publik, musisi, artis, serta aparat penegak hukum.

Apel akbar ini merupakan gerakan persatuan yang digagas oleh orang nomor satu di dunia militer, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan mendapat dukungan dari pucuk pimpinan Korps Bhayangkara, Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Seremoni besar-besaran ini digelar untuk menunjukkan persatuan dan kekuatan negara dari ancaman yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa. Apel pun digelar berselang dua hari sebelum rencana aksi demonstrasi 2 Desember.

Apel Nusantara Bersatu ini mengusung tema "Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhineka Tuinggal Ika".

Gatot dan Tito turut hadir di Apel Nusantara Bersatu yang dilaksanakan di Kawasan Monas, Jakarta Pusat. Mereka hadir bersama deretan pejabat dan tokoh publik.

Ratusan peserta upacara memadati lapangan Silang Monas, yang kelak akan menjadi hamparan tempat salat Jumat para peserta aksi 2 Desember. Pada apel kali ini, silang monas menjadi lautan warna merah-putih dari ikat yang terpasang di setiap kepala para peserta.

Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono dalam orasi kebangsaannya meminta kepada masyarakat Jakarta untuk menjaga situasi politik agar tidak memanas menjelang Pilkada 2017.

"Hari ini panas, tapi suasana politik tidak boleh memanas, karena kita semua adalah saudara," kata Soni.

Di Jawa Tengah, sementara itu, Apel Nusantara Bersatu diisi oleh orasi kebangsaan sejumlah tokoh, termasuk di antaranya Gubnernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Apel yang digelar di Lapangan Pancasila, Semarang, itu juga turut mewajibkan peserta mengikatkan tali merah putih di kepala.

"Kita ini satu, dilahirkan, besar, hidup dan mati di tanah air Indonesia. Kulit hitam, putih, mata sipit, melotot, rambut lurus, keriting, tetap satu Indonesia. Kekayaan Indonesia adalah perbedaan kita", teriak Ganjar Pranowo saat berorasi di depan ribuan peserta.

Di Bandung, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memimpin apel akbar dengan 15 ribu peserta memadati Lapangan Gasibu.

Dalam sambutannya, Aher menyoroti kebhinekaan sebagai berkah yang dimiliki bangsa. "Betul kita beragam, beragam adalah fitrah dari Tuhan," kata Aher.

Gatot sebelumnya mengajak seluruh gubernur untuk menggelar kumpul bersama masyarakat di provinsi maupun kota/kabupaten seluruh Indonesia pada 30 November.

Ajakan itu ditujukan sebagai ajang menunjukkan persatuan dan kekuatan bangsa di tengah menghangatnya situasi politik yang diwarnai ragam aksi, termasuk di antaranya rencana demonstrasi lanjutan besar-besaran pada 2 Desember mendatang.

"Tunjukan bahwa indonesia kumpulan patriot sejati. Tanggal 30 November, pagi, berkumpul di provinsi, kabupaten bersama untuk menunjukkan ikat kepala merah putih dengan judul Nusantara Satu," kata Gatot setelah memberikan arahan kepada gubernur seluruh Indonesia di kantor Kementerian Dalam Negeri, Kamis, 24 November.


Sumber: CNN Indonesia

Jelang Aksi #212, Apel Nusantara Digelar Serempak 34 Provinsi

Jelang Aksi #212, Apel Nusantara Digelar Serempak 34 Provinsi
Apel Nusantara Bersatu digelar serentak di 34 provinsi pada 30 November. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

RiauJOS.com, Jakarta - Upacara kebangsaan bertajuk Apel Nusantara Bersatu digelar serentak di seluruh provinsi yang tersebar di Indonesia hari ini, Rabu, 30 November 2016. Upacara akbar itu digelar dengan tujuan memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Apel Nusantara Bersatu melibatkan peserta dari berbagai kalangan dan lintas instansi. Peserta yang terlibat dalam upacara adalah pelajar sekolah dan universitas, tokoh lintas agama, budayawan, pejabat publik, musisi, artis, serta aparat penegak hukum.

Apel akbar ini merupakan gerakan persatuan yang digagas oleh orang nomor satu di dunia militer, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan mendapat dukungan dari pucuk pimpinan Korps Bhayangkara, Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Seremoni besar-besaran ini digelar untuk menunjukkan persatuan dan kekuatan negara dari ancaman yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa. Apel pun digelar berselang dua hari sebelum rencana aksi demonstrasi 2 Desember.

Apel Nusantara Bersatu ini mengusung tema "Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhineka Tuinggal Ika".

Gatot dan Tito turut hadir di Apel Nusantara Bersatu yang dilaksanakan di Kawasan Monas, Jakarta Pusat. Mereka hadir bersama deretan pejabat dan tokoh publik.

Ratusan peserta upacara memadati lapangan Silang Monas, yang kelak akan menjadi hamparan tempat salat Jumat para peserta aksi 2 Desember. Pada apel kali ini, silang monas menjadi lautan warna merah-putih dari ikat yang terpasang di setiap kepala para peserta.

Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono dalam orasi kebangsaannya meminta kepada masyarakat Jakarta untuk menjaga situasi politik agar tidak memanas menjelang Pilkada 2017.

"Hari ini panas, tapi suasana politik tidak boleh memanas, karena kita semua adalah saudara," kata Soni.

Di Jawa Tengah, sementara itu, Apel Nusantara Bersatu diisi oleh orasi kebangsaan sejumlah tokoh, termasuk di antaranya Gubnernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Apel yang digelar di Lapangan Pancasila, Semarang, itu juga turut mewajibkan peserta mengikatkan tali merah putih di kepala.

"Kita ini satu, dilahirkan, besar, hidup dan mati di tanah air Indonesia. Kulit hitam, putih, mata sipit, melotot, rambut lurus, keriting, tetap satu Indonesia. Kekayaan Indonesia adalah perbedaan kita", teriak Ganjar Pranowo saat berorasi di depan ribuan peserta.

Di Bandung, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memimpin apel akbar dengan 15 ribu peserta memadati Lapangan Gasibu.

Dalam sambutannya, Aher menyoroti kebhinekaan sebagai berkah yang dimiliki bangsa. "Betul kita beragam, beragam adalah fitrah dari Tuhan," kata Aher.

Gatot sebelumnya mengajak seluruh gubernur untuk menggelar kumpul bersama masyarakat di provinsi maupun kota/kabupaten seluruh Indonesia pada 30 November.

Ajakan itu ditujukan sebagai ajang menunjukkan persatuan dan kekuatan bangsa di tengah menghangatnya situasi politik yang diwarnai ragam aksi, termasuk di antaranya rencana demonstrasi lanjutan besar-besaran pada 2 Desember mendatang.

"Tunjukan bahwa indonesia kumpulan patriot sejati. Tanggal 30 November, pagi, berkumpul di provinsi, kabupaten bersama untuk menunjukkan ikat kepala merah putih dengan judul Nusantara Satu," kata Gatot setelah memberikan arahan kepada gubernur seluruh Indonesia di kantor Kementerian Dalam Negeri, Kamis, 24 November.


Sumber: CNN Indonesia