Banjir Janda Melanda Grobo
Ilustrasi: Banjir Janda Melanda Grobogan

RiauJOS.com, Eksentrik - Netizen seolah sudah bosan tiap hari dihadirkan pemberitaan demonstrasi melawan Ahok. Beberapa hari yang lalu, jagat maya dihebohkan dengan pemberitaan yang melenceng jauh dari tema demo 4 November. Pemberitaan makin maraknya janda ini mendapatkan perhatian netizen di media sosial.

Berikut kabarnya, diwartakan liputannusantara.com, sekitar empat hari yang lalu.

Grobogan Banjir Janda, Sebanyak 2.434 Janda Menanti Anda


GROBOGAN - Keutuhan rumah tangga memang menjadi dambaan setiap pasangan, namun, terkadang suatu prahara menyebabkan pernikahan tak bisa dipertahankan, hingga janda menjadi pilihan tak terelakan. Dari data kasus perceraian di Pengadilan Agama Purwodadi sejak Januari hingga September tercatat sebanyak 2.434 kasus, 836 cerai talak dan 1.598 cerai gugat. 
Tingginya angka cerai gugat dari pihak isteri rata-rata disebabkan faktor ekonomi, dengan asumsi pihak suami kurang mampu mencukupi kebutuhan isteri. Kepala Pengadilan Agama Purwodadi Toha Mansyur melalui humas PN Zuhdi Muhdlor menghimbau agar para suami untuk lebih bertanggungjawab terhadap isteri dan keluarga. 
Pengakuan salah satu janda warga Pulokulon berinisial SR terpaksa menggugat cerai suaminya, lantaran malas bekerja, namun menuntut berkecukupan. “Saya agak trauma dengan perlakuan mantan suami saya, mudah-mudahan bisa mendapat jodoh yang lebih baik lagi,” harapnya.

Kabar ini cukup memberikan hiburan bagi netizen, untuk mengobati haus informasi penuh gizi nan menghibur. Sampai berita ini diterbitkan, netizen terus memberikan komentar yang beragam, ada yang senyam-senyum sendiri, dan adapula yang gak bisa komentar, hanya mengirim emotikon tanda menyentuh perasaan mereka.

Hal ini perlu menjadi perhatian siapa saja, semakin banyak para laki-laki jomblo dan maraknya janda akan membuat persoalan sosial baru. Bisa jadi persoalan ini lebih pelik dari kasus Ahok yang diduga menistakan agama.

Ganti Fokus: Banjir Janda Melanda Grobogan, Sebanyak 2.434 Janda Menanti Anda

Banjir Janda Melanda Grobo
Ilustrasi: Banjir Janda Melanda Grobogan

RiauJOS.com, Eksentrik - Netizen seolah sudah bosan tiap hari dihadirkan pemberitaan demonstrasi melawan Ahok. Beberapa hari yang lalu, jagat maya dihebohkan dengan pemberitaan yang melenceng jauh dari tema demo 4 November. Pemberitaan makin maraknya janda ini mendapatkan perhatian netizen di media sosial.

Berikut kabarnya, diwartakan liputannusantara.com, sekitar empat hari yang lalu.

Grobogan Banjir Janda, Sebanyak 2.434 Janda Menanti Anda


GROBOGAN - Keutuhan rumah tangga memang menjadi dambaan setiap pasangan, namun, terkadang suatu prahara menyebabkan pernikahan tak bisa dipertahankan, hingga janda menjadi pilihan tak terelakan. Dari data kasus perceraian di Pengadilan Agama Purwodadi sejak Januari hingga September tercatat sebanyak 2.434 kasus, 836 cerai talak dan 1.598 cerai gugat. 
Tingginya angka cerai gugat dari pihak isteri rata-rata disebabkan faktor ekonomi, dengan asumsi pihak suami kurang mampu mencukupi kebutuhan isteri. Kepala Pengadilan Agama Purwodadi Toha Mansyur melalui humas PN Zuhdi Muhdlor menghimbau agar para suami untuk lebih bertanggungjawab terhadap isteri dan keluarga. 
Pengakuan salah satu janda warga Pulokulon berinisial SR terpaksa menggugat cerai suaminya, lantaran malas bekerja, namun menuntut berkecukupan. “Saya agak trauma dengan perlakuan mantan suami saya, mudah-mudahan bisa mendapat jodoh yang lebih baik lagi,” harapnya.

Kabar ini cukup memberikan hiburan bagi netizen, untuk mengobati haus informasi penuh gizi nan menghibur. Sampai berita ini diterbitkan, netizen terus memberikan komentar yang beragam, ada yang senyam-senyum sendiri, dan adapula yang gak bisa komentar, hanya mengirim emotikon tanda menyentuh perasaan mereka.

Hal ini perlu menjadi perhatian siapa saja, semakin banyak para laki-laki jomblo dan maraknya janda akan membuat persoalan sosial baru. Bisa jadi persoalan ini lebih pelik dari kasus Ahok yang diduga menistakan agama.