Yusuf Mansur Hapus Postingan Soal Nusron Wahid
Ustadz Yusuf Mansur

RiauJOS.com, Jakarta - Ustaz Yusuf Mansur, melalui akun instagram pribadinya, sempat mengomentari sikap Kepala BNP2TKI Nusron Wahid dalam acara di salah satu televisi swasta, Indonesia Lawyer Club (ILC) pala Selasa (11/10) lalu. Namun kemudian postingan tersebut dihapus pemilik Pondok Pesantres Daarul Quran ini.

"Kita2 di sini, 1 keluarga. Jgn biasain ngebully balik. Saya juga saat memposting yg kemudian saya apus, sbnrnya dlm kerangka narik pelajaran. Narik hikmah. Bukan ngebully. Nah krn kesalahan satu dua hal, yg saya sadari, maka saya tarik ulang. Tar saya ceburin lagi manakala udah saya perbaiki," kata Yusuf Mansur melalui akun instagram pribadinya, @yusufmansurnew, Kamis (13/10).

Pernyataan Yusuf Mansur ini mengomentari para pengikutnya (follower) yang ikut berkomentar di postingan terbaru Yusuf Mansur. Ia mengunggah foto sebuah kaus yang bertuliskan, "Aku Gak Pernah Istirahat Mencintaimu #GenerasiBaper #Promise". Ia juga membuat pernyataan dalam postingan kaus tersebut.

"Hehehe. Bener. Generasi baper. Saya juga sesekali baper. Sekali baper lsg the hebohers. Hehehe. Untuk kajian yang semalam, saya lagi minta izin guru saya, ustadz saya, kyai saya. Boleh ga saya ngajar ayat itu".

"Sbb dah keterlanjuran dianggap berpolitik. Saya sdh beritahu bhw ini kajian learning for learning. Ilmu untuk ilmu. Tadabbur untuk tadabbur. Meski berpolitik itu bukan hanya sah. Tp harus. Untuk urusan ini saya kepengen mencoba membahasnya dari sisi ilmu saja. Supaya agak komprehensif pemahamannya. Tp sampe semalam, saya belom dpt jawaban dari beliau2".

"Wajar juga. Biasanya, para guru2 saya, ga lsg jawab juga. Emang masalah koq lsg2 respon itu. Harusnya saya ya nanya Allah dulu. Boleh ga posting a? Ngomong b? Khususnya yang terkait dg orang lain, perkataan orang lain, perilaku orang lain. Nah kemaren, saya ga nanya Allah dulu. Saya periksa hati saya. MaasyaaAllah, masih ada nafsu di sana".

"Ok. Tunggu jawaban dari guru saya ya. Secara msh2an dpt koreksian juga. Mengingat ini adalah juga pembahasan ttg ayat-Nya. Ga boleh jg seenaknya sendiri. Kudu minta izin jg dengan Allah. Kecuali para ulama yang emang udah punya otoritas. Saya, ubaru. Lagi berjuang buat jadi ulama yang sesungguhnya. Semoga nyampe," tutupnya.

Selain itu, Ustaz Yusuf Mansur juga rencananya akan bersilaturahmi dengan keluarga mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Hal ini terkait dengan komentar salah satu pengikut Yusuf Mansur bernama @melsintanyaimelda yang mengatakan, "Ustadz politik, klarifikasi dulu ente udah jelek2in keluarga gusdur.. Pake nangis segala," katanya.

Dengan tenang Yusuf Mansur menyawab, "Wah keren nih. Disebut ustadz politik. Jarang2. Makasih ya @melsintanyaimmelda. Soal KH. Abdurrahman Wahid, insyaaAllah ga ada urusan dg keluarga Gusdur. Saya malah insyaaAllah mau silaturahim dg keluarga Gusdur."



Yusuf Mansur Hapus Postingan Soal Nusron Wahid

Yusuf Mansur Hapus Postingan Soal Nusron Wahid
Ustadz Yusuf Mansur

RiauJOS.com, Jakarta - Ustaz Yusuf Mansur, melalui akun instagram pribadinya, sempat mengomentari sikap Kepala BNP2TKI Nusron Wahid dalam acara di salah satu televisi swasta, Indonesia Lawyer Club (ILC) pala Selasa (11/10) lalu. Namun kemudian postingan tersebut dihapus pemilik Pondok Pesantres Daarul Quran ini.

"Kita2 di sini, 1 keluarga. Jgn biasain ngebully balik. Saya juga saat memposting yg kemudian saya apus, sbnrnya dlm kerangka narik pelajaran. Narik hikmah. Bukan ngebully. Nah krn kesalahan satu dua hal, yg saya sadari, maka saya tarik ulang. Tar saya ceburin lagi manakala udah saya perbaiki," kata Yusuf Mansur melalui akun instagram pribadinya, @yusufmansurnew, Kamis (13/10).

Pernyataan Yusuf Mansur ini mengomentari para pengikutnya (follower) yang ikut berkomentar di postingan terbaru Yusuf Mansur. Ia mengunggah foto sebuah kaus yang bertuliskan, "Aku Gak Pernah Istirahat Mencintaimu #GenerasiBaper #Promise". Ia juga membuat pernyataan dalam postingan kaus tersebut.

"Hehehe. Bener. Generasi baper. Saya juga sesekali baper. Sekali baper lsg the hebohers. Hehehe. Untuk kajian yang semalam, saya lagi minta izin guru saya, ustadz saya, kyai saya. Boleh ga saya ngajar ayat itu".

"Sbb dah keterlanjuran dianggap berpolitik. Saya sdh beritahu bhw ini kajian learning for learning. Ilmu untuk ilmu. Tadabbur untuk tadabbur. Meski berpolitik itu bukan hanya sah. Tp harus. Untuk urusan ini saya kepengen mencoba membahasnya dari sisi ilmu saja. Supaya agak komprehensif pemahamannya. Tp sampe semalam, saya belom dpt jawaban dari beliau2".

"Wajar juga. Biasanya, para guru2 saya, ga lsg jawab juga. Emang masalah koq lsg2 respon itu. Harusnya saya ya nanya Allah dulu. Boleh ga posting a? Ngomong b? Khususnya yang terkait dg orang lain, perkataan orang lain, perilaku orang lain. Nah kemaren, saya ga nanya Allah dulu. Saya periksa hati saya. MaasyaaAllah, masih ada nafsu di sana".

"Ok. Tunggu jawaban dari guru saya ya. Secara msh2an dpt koreksian juga. Mengingat ini adalah juga pembahasan ttg ayat-Nya. Ga boleh jg seenaknya sendiri. Kudu minta izin jg dengan Allah. Kecuali para ulama yang emang udah punya otoritas. Saya, ubaru. Lagi berjuang buat jadi ulama yang sesungguhnya. Semoga nyampe," tutupnya.

Selain itu, Ustaz Yusuf Mansur juga rencananya akan bersilaturahmi dengan keluarga mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Hal ini terkait dengan komentar salah satu pengikut Yusuf Mansur bernama @melsintanyaimelda yang mengatakan, "Ustadz politik, klarifikasi dulu ente udah jelek2in keluarga gusdur.. Pake nangis segala," katanya.

Dengan tenang Yusuf Mansur menyawab, "Wah keren nih. Disebut ustadz politik. Jarang2. Makasih ya @melsintanyaimmelda. Soal KH. Abdurrahman Wahid, insyaaAllah ga ada urusan dg keluarga Gusdur. Saya malah insyaaAllah mau silaturahim dg keluarga Gusdur."