Social Items

Presiden Joko Widodo Sedang memberikan penghormatan kepada
Presiden Joko Widodo memberikan penghormatan kepada ... (tidak dijelaskan pada sumber foto: antara, beritasatu)

RiauJOS.com, Jakarta - Diwartakan beritasatu.com, Selasa, 11 Oktober 2016, kemudian disaripatikan RiauJOS.com semua ujaran Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas Kabinet Kerja bidang Polhukam di Kantor Kepresidenan.

"Kepastian hukum adalah suatu keharusan bagi sebuah negara agar mampu bersaing di tingkat regional. Tidak ada pilihan lain, kita harus segera melakukan reformasi hukum besar-besaran dari hulu sampai hilir,"
"Saya menyadari bahwa cita-cita sebagai negara hukum belum sepenuhnya terwujud. Dalam praktik penyelenggaraan negara maupun dalam realita kehidupan rakyat sehari-hari, hukum masih dirasa cenderung tajam dan runcing ke bawah dan tumpul ke atas,"

"Negara harus hadir memberikan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak asasi manusia, termasuk rasa aman kepada seluruh warga negara," 
"Jika hal ini dibiarkan maka akan memunculkan ketidakpercayaan dan ketidakpatuhan pada hukum maupun pada institusi-institusi penegak hukum,".

 Berdasarkan empat ujaran diatas, perkataan Presiden Joko Widodo menyiratkan keinginan kuat untuk membenahi persoalan hukum di Indonesia.

Kita tunggu, apa yang akan terjadi nanti.

Presiden Joko Widodo: 'Tidak ada pilihan lain, kita harus segera melakukan reformasi hukum besar-besaran'

Presiden Joko Widodo Sedang memberikan penghormatan kepada
Presiden Joko Widodo memberikan penghormatan kepada ... (tidak dijelaskan pada sumber foto: antara, beritasatu)

RiauJOS.com, Jakarta - Diwartakan beritasatu.com, Selasa, 11 Oktober 2016, kemudian disaripatikan RiauJOS.com semua ujaran Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas Kabinet Kerja bidang Polhukam di Kantor Kepresidenan.

"Kepastian hukum adalah suatu keharusan bagi sebuah negara agar mampu bersaing di tingkat regional. Tidak ada pilihan lain, kita harus segera melakukan reformasi hukum besar-besaran dari hulu sampai hilir,"
"Saya menyadari bahwa cita-cita sebagai negara hukum belum sepenuhnya terwujud. Dalam praktik penyelenggaraan negara maupun dalam realita kehidupan rakyat sehari-hari, hukum masih dirasa cenderung tajam dan runcing ke bawah dan tumpul ke atas,"

"Negara harus hadir memberikan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak asasi manusia, termasuk rasa aman kepada seluruh warga negara," 
"Jika hal ini dibiarkan maka akan memunculkan ketidakpercayaan dan ketidakpatuhan pada hukum maupun pada institusi-institusi penegak hukum,".

 Berdasarkan empat ujaran diatas, perkataan Presiden Joko Widodo menyiratkan keinginan kuat untuk membenahi persoalan hukum di Indonesia.

Kita tunggu, apa yang akan terjadi nanti.