Seorang Ibu Sindir Pemerintahan SBY dan membela Ahok, viral di YouTube
Seorang Ibu Sindir Pemerintahan SBY dan membela Ahok, viral di YouTube

RiauJOS.com, TrenSosial - Jagat YouTube kembali dihebohkan dengan viral sebuah video yang berisikan kritik pedas seorang Ibu kepada pemerintahan SBY selama 10 tahun, dan dua orang Ustadz, yaitu Ustadz Yusuf Mansyur, dan Uztadz Aa Gym.

Seolah tanpa tedeng aling-aling, Ibu ini melontarkan apapun yang dirasa, intinya ingin mengungkapkan bahwa selama pemerintahan SBY masih banyak hal yang tidak tersentuh untuk diperbaiki, selama 10 tahun, hanya jembatan Suramadu saja yang sudah dibangun.

Video ini, viral sejak 15 Oktober 2016 yang lalu, dan sampai saat ini, Kamis, 18 Oktober 2016 video ini masih bertengger dalam tren YouTube, peringkat ke #7 Lagi tren menurut hasil indeks video penelusuran YouTube.

RiauJos.com menelusuri beberapa video yang serupa, dan mendapatkan deskripsi video sebagai berikut:

Sindiran PEDAS Ibu Daimah Pada SBY dan Ustd Yusuf Mansyur

source : http://www.sobopos.com/2016/10/sindir...

Social media heboh gara-gara ibu DAIMAH BINTI TAMAMI membuat video live streaming yang isinya kritikan pedas kepada SBY, Agus, Ustad Yusuf Mansur. 

Indonesia tersentak kaget dibuatnya, Wanita asal Wonosobo ini marah benar benar marah sejadi jadinya. Siapa sangka Daimah perempuan paruh baya yang menangis sesunggukan saat malam takbiran lalu melampiaskan kemarahannya pada Ustad Yusuf Mansur dan SBY.

Daimah memposting video langsung via akun Facebooknya. Ia tampak geram, dongkol, benci, dan jengkel. Ia tanpa tedeng aling aling memaki SBY dan Yusuf Mansur yang ditudingnya ingin mengalahkan Ahok dengan cara licik. Daimah marah pada Ustad Yusuf Mansur yang ditudingnya ikut berpolitik membela Agus Harimurti.

Daimah menjadi Singa, Daimah menjadi Harimau, Daimah mengaum kencang. Tidak ada rasa takut saat ia menungkapkan uneg-uneg kemarahannya yang terpendam 12 tahun.

Daimah bicara hampir 15 menit. Semua tentang kemarahannya. Kemarahannya saat di pungli oleh aparat saat pergi ke Hongkong dan pulang dari Hongkong. Ia korban pungli tak berperikemanusiaan saat SBY menjadi Presiden.

Berikut isi kata katanya. 

SBY, Saya ingat betul sifatmu & kelakuanmu.
Sewaktu masih jadi Presiden, kau suka curhat, prihatin2 tanpa action.
Twiteran tiap saat dan malas kerja.
Mahal tenaganya.
Istana sudah close on 5 pm,
Liburnya dari Jumat jam 5 sore hingga Senen pagi jam 8.
Suka cuti, cuti haji, cuti liburan, cuti mantu 2 kali bahkan memakai fasilitas Istana buat mantu 2 kali,
Jenguk cucu yg baru lahirpun di jam kerja.
Century lenyap.
Petral di biarkan menggerogoti duit negara.
Proyek2 mangkrak semuanya.
SKK Migas dicaplok bersama besannya.
Impor impor hingga baju bekas,garam, cabe dsbnya. Mungkin biar banyak masuk kantong kali ya.
Hambalang mangkrak.
TKI pun jd korban.
Banyak yg di hukum pancung.
TKI diperas dengan dalil KTKLN 500 ribu keatas. 
Blm termasuk ongkos PP ke imigrasi dan biaya photo copy ini itu.
TKI di peras bila cuti pulang suruh bayar airport hingga 150-200 ribu, padahal ticket TKI pp kita sudah bayar airport tax lho.

Daimah benar benar lupa siapa dirinya malam itu. Ia menjadi Srikandi dengan busur panah penuh di punggungnya. Ia lesakkan semuanya menghunjam jantung Indonesia. Aku ingin bicara. Aku ingin dunia tahu. Aku ingin anakku tahu emaknya sedang bicara jujur tentang Ahok yang sedang di hajar ramai ramai. Dikepung segala penjuru.

Daimah mengungkapkan betapa Ahok orang baik. Ahok membangun mesjid Balai Kota nan megah. Ahok memberangkatkan marbot naik haji. Ahok menolong orang miskin agar anak anak bisa sekolah gratis.

Naik busway gratis. Dibangun rumah susun yang nyaman. Membuat sungai kinclong. Memanusiakan petugas kebersihan. Pasukan oranye, biru, ungu, kuning benar benar di manusiakan Ahok. Dapat gaji UMK. Dapat fasilitas gratis. Semua menjadi baik di tangan Ahok.

Daimah benar benar bukan Daimah yang lemah menangis sesunggukan saat malam takbiran itu. Ia lupa suaminya sedang sakit parah. Ia lupa si mbok yang renta tertatih tatih menahan rindu.

Daimah lupa keluarganya. Yang diingatnya hanya Ahok. Yang dibenaknya hanya Ahok. Yang dirasakannya hanya Ahok. Ahok sedang dizolimi. Ahok sedang disakiti.

Daimah marah pada Ustad Yusuf Mansur. Ia benar benar marah. Marah kepada ulama yang mendiskreditkan orang yang baik. Penolong orang miskin dan susah, si China Kafir Ahok. Daimah meminta agar Yusuf Mansur berhenti main politik.

Simak selengkapnya, apa yang diungkapkan Ibu Daimah pada video berikut.

Blak-blakan Bela Ahok!! Seorang Ibu Sindir SBY, Yusuf Mansyur dan Aa Gym

Seorang Ibu Sindir Pemerintahan SBY dan membela Ahok, viral di YouTube
Seorang Ibu Sindir Pemerintahan SBY dan membela Ahok, viral di YouTube

RiauJOS.com, TrenSosial - Jagat YouTube kembali dihebohkan dengan viral sebuah video yang berisikan kritik pedas seorang Ibu kepada pemerintahan SBY selama 10 tahun, dan dua orang Ustadz, yaitu Ustadz Yusuf Mansyur, dan Uztadz Aa Gym.

Seolah tanpa tedeng aling-aling, Ibu ini melontarkan apapun yang dirasa, intinya ingin mengungkapkan bahwa selama pemerintahan SBY masih banyak hal yang tidak tersentuh untuk diperbaiki, selama 10 tahun, hanya jembatan Suramadu saja yang sudah dibangun.

Video ini, viral sejak 15 Oktober 2016 yang lalu, dan sampai saat ini, Kamis, 18 Oktober 2016 video ini masih bertengger dalam tren YouTube, peringkat ke #7 Lagi tren menurut hasil indeks video penelusuran YouTube.

RiauJos.com menelusuri beberapa video yang serupa, dan mendapatkan deskripsi video sebagai berikut:

Sindiran PEDAS Ibu Daimah Pada SBY dan Ustd Yusuf Mansyur

source : http://www.sobopos.com/2016/10/sindir...

Social media heboh gara-gara ibu DAIMAH BINTI TAMAMI membuat video live streaming yang isinya kritikan pedas kepada SBY, Agus, Ustad Yusuf Mansur. 

Indonesia tersentak kaget dibuatnya, Wanita asal Wonosobo ini marah benar benar marah sejadi jadinya. Siapa sangka Daimah perempuan paruh baya yang menangis sesunggukan saat malam takbiran lalu melampiaskan kemarahannya pada Ustad Yusuf Mansur dan SBY.

Daimah memposting video langsung via akun Facebooknya. Ia tampak geram, dongkol, benci, dan jengkel. Ia tanpa tedeng aling aling memaki SBY dan Yusuf Mansur yang ditudingnya ingin mengalahkan Ahok dengan cara licik. Daimah marah pada Ustad Yusuf Mansur yang ditudingnya ikut berpolitik membela Agus Harimurti.

Daimah menjadi Singa, Daimah menjadi Harimau, Daimah mengaum kencang. Tidak ada rasa takut saat ia menungkapkan uneg-uneg kemarahannya yang terpendam 12 tahun.

Daimah bicara hampir 15 menit. Semua tentang kemarahannya. Kemarahannya saat di pungli oleh aparat saat pergi ke Hongkong dan pulang dari Hongkong. Ia korban pungli tak berperikemanusiaan saat SBY menjadi Presiden.

Berikut isi kata katanya. 

SBY, Saya ingat betul sifatmu & kelakuanmu.
Sewaktu masih jadi Presiden, kau suka curhat, prihatin2 tanpa action.
Twiteran tiap saat dan malas kerja.
Mahal tenaganya.
Istana sudah close on 5 pm,
Liburnya dari Jumat jam 5 sore hingga Senen pagi jam 8.
Suka cuti, cuti haji, cuti liburan, cuti mantu 2 kali bahkan memakai fasilitas Istana buat mantu 2 kali,
Jenguk cucu yg baru lahirpun di jam kerja.
Century lenyap.
Petral di biarkan menggerogoti duit negara.
Proyek2 mangkrak semuanya.
SKK Migas dicaplok bersama besannya.
Impor impor hingga baju bekas,garam, cabe dsbnya. Mungkin biar banyak masuk kantong kali ya.
Hambalang mangkrak.
TKI pun jd korban.
Banyak yg di hukum pancung.
TKI diperas dengan dalil KTKLN 500 ribu keatas. 
Blm termasuk ongkos PP ke imigrasi dan biaya photo copy ini itu.
TKI di peras bila cuti pulang suruh bayar airport hingga 150-200 ribu, padahal ticket TKI pp kita sudah bayar airport tax lho.

Daimah benar benar lupa siapa dirinya malam itu. Ia menjadi Srikandi dengan busur panah penuh di punggungnya. Ia lesakkan semuanya menghunjam jantung Indonesia. Aku ingin bicara. Aku ingin dunia tahu. Aku ingin anakku tahu emaknya sedang bicara jujur tentang Ahok yang sedang di hajar ramai ramai. Dikepung segala penjuru.

Daimah mengungkapkan betapa Ahok orang baik. Ahok membangun mesjid Balai Kota nan megah. Ahok memberangkatkan marbot naik haji. Ahok menolong orang miskin agar anak anak bisa sekolah gratis.

Naik busway gratis. Dibangun rumah susun yang nyaman. Membuat sungai kinclong. Memanusiakan petugas kebersihan. Pasukan oranye, biru, ungu, kuning benar benar di manusiakan Ahok. Dapat gaji UMK. Dapat fasilitas gratis. Semua menjadi baik di tangan Ahok.

Daimah benar benar bukan Daimah yang lemah menangis sesunggukan saat malam takbiran itu. Ia lupa suaminya sedang sakit parah. Ia lupa si mbok yang renta tertatih tatih menahan rindu.

Daimah lupa keluarganya. Yang diingatnya hanya Ahok. Yang dibenaknya hanya Ahok. Yang dirasakannya hanya Ahok. Ahok sedang dizolimi. Ahok sedang disakiti.

Daimah marah pada Ustad Yusuf Mansur. Ia benar benar marah. Marah kepada ulama yang mendiskreditkan orang yang baik. Penolong orang miskin dan susah, si China Kafir Ahok. Daimah meminta agar Yusuf Mansur berhenti main politik.

Simak selengkapnya, apa yang diungkapkan Ibu Daimah pada video berikut.