Agus Harimurti Yodhoyono dicalonkan poros cikeas maju jadi sang penantang Ahok pada Pilgub DKI

RiauJOS.com, Jakarta - Mengejutkan!!.. politik memang susah di tebak, dan inilah indahnya misteri berpolitik, hari ini memutuskan ini, besok itu, besoknya lagi ini itu, tau-tau.. mengejutkan!!. seperti yang terjadi hari ini, poros cikeas membuat gebrakan dengan memunculkan figur dari TNI, Agus Hari Murti Yudhoyono.

Drama Pilkada Jilid II semakin terasa, lebih spesial Pilgub DKI, karena para petinggi partai sudah mulai membuat gerakan masing-masing, dan ada seloroh dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) petinggi Partai Demokrat. Dia mengatakan, kalau Pilgub berasa seperti Pilpres, ujarnya beberapa hari yang lalu pada saat di temui awak media di kediamannya, cikeas, Jakarta.

Baru-baru ini, anak sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dicalonkan Demokrat untuk maju di Pilgub DKI. Ini mengejutkan semuanya, bahkan istri SBY, Kristina Herawati atau bisa dikenal dengan Ani Yudhoyono pun ikut terkejut, dan sempat tidak membolehkan kalau putra sulungnya ikut berkompetisi di Pilgub DKI.

Atas kelihaian SBY membujuk istrinya, akhirnya Agus pun mendapat restu untuk maju menjadi penantang Ahok di Pilgub DKI.

Segala administrasi pun sudah di urus, dan beberapa komentar dari TNI juga menguatkan, bahwa memang benar Agus sedang mengurus proses pengunduran diri secara hormat, karena memang Agus tidak mempunyai catatan negatif, malahan santer beredar bahwa Agus mempunyai segudang prestasi. Bisa anda lacak sendiri di wikipedia.org.

Lantas, petahana Basuki Tjahaya Purnama yang lebih enak dipanggil Ahok juga mengomentari penunjukan Agus menjadi penantangnya. Menurut Ahok, Agus bukan lawan, dan gak seimbang. Dengan bahasa yang dia punya, dia bilang, "Ya enggak bisa compare (seimbang) lah, bagaimana mau compare saingan sama orang yang belum pernah ini (menjabat). Semua orang kalau sudah ditetapkan jadi calon ya seimbang. Posisi seimbang. Kan bapaknya bekas presiden 10 tahun," terangnya seperti diwartakan media mana saja, Jumat, 23 September 2016. RiauJOS.com belum menelusuri asal muasal pernyataan Ahok tersebut, namun lagi-lagi semua media sudah menduplikasi pernyataan Ahok tersebut.


Diolah dari berbagai sumber: 
viva.co 
jawapos.co
merdeka.com
kompas.com
dan beberapa komentar yang beredar

Mengejutkan!! Agus Yudhoyono jadi Sang Penantang Ahok

Agus Harimurti Yodhoyono dicalonkan poros cikeas maju jadi sang penantang Ahok pada Pilgub DKI

RiauJOS.com, Jakarta - Mengejutkan!!.. politik memang susah di tebak, dan inilah indahnya misteri berpolitik, hari ini memutuskan ini, besok itu, besoknya lagi ini itu, tau-tau.. mengejutkan!!. seperti yang terjadi hari ini, poros cikeas membuat gebrakan dengan memunculkan figur dari TNI, Agus Hari Murti Yudhoyono.

Drama Pilkada Jilid II semakin terasa, lebih spesial Pilgub DKI, karena para petinggi partai sudah mulai membuat gerakan masing-masing, dan ada seloroh dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) petinggi Partai Demokrat. Dia mengatakan, kalau Pilgub berasa seperti Pilpres, ujarnya beberapa hari yang lalu pada saat di temui awak media di kediamannya, cikeas, Jakarta.

Baru-baru ini, anak sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dicalonkan Demokrat untuk maju di Pilgub DKI. Ini mengejutkan semuanya, bahkan istri SBY, Kristina Herawati atau bisa dikenal dengan Ani Yudhoyono pun ikut terkejut, dan sempat tidak membolehkan kalau putra sulungnya ikut berkompetisi di Pilgub DKI.

Atas kelihaian SBY membujuk istrinya, akhirnya Agus pun mendapat restu untuk maju menjadi penantang Ahok di Pilgub DKI.

Segala administrasi pun sudah di urus, dan beberapa komentar dari TNI juga menguatkan, bahwa memang benar Agus sedang mengurus proses pengunduran diri secara hormat, karena memang Agus tidak mempunyai catatan negatif, malahan santer beredar bahwa Agus mempunyai segudang prestasi. Bisa anda lacak sendiri di wikipedia.org.

Lantas, petahana Basuki Tjahaya Purnama yang lebih enak dipanggil Ahok juga mengomentari penunjukan Agus menjadi penantangnya. Menurut Ahok, Agus bukan lawan, dan gak seimbang. Dengan bahasa yang dia punya, dia bilang, "Ya enggak bisa compare (seimbang) lah, bagaimana mau compare saingan sama orang yang belum pernah ini (menjabat). Semua orang kalau sudah ditetapkan jadi calon ya seimbang. Posisi seimbang. Kan bapaknya bekas presiden 10 tahun," terangnya seperti diwartakan media mana saja, Jumat, 23 September 2016. RiauJOS.com belum menelusuri asal muasal pernyataan Ahok tersebut, namun lagi-lagi semua media sudah menduplikasi pernyataan Ahok tersebut.


Diolah dari berbagai sumber: 
viva.co 
jawapos.co
merdeka.com
kompas.com
dan beberapa komentar yang beredar