Headphone seperti dinosaurus yang sudah punah
Inovasi Jack Headphone, tidak lagi berlubang mengisi ruang

RiauJOS.com - Jack Headphone merupakan barang yang sudah renta, keputusan Apple untuk meniadakan Jack Headphone 3,5 mm dinilai cukup kontroversial. Kabarnya, usia Jack Headphone sudah ratusan tahun, dan sudah sewajarnya untuk "dibunuh".

Onderdil Jack Headphone masih banyak dijual di toko elektronik, kemungkinan penjualan Jack Headphone akan semakin menurun, apalagi ditambah pernyataan kontroversial dari Apple yang ingin "membunuh" Jack Headphone untuk selama-lamanya. Bisa dibilang, ini sebuah langkah sukses Apple untuk bersegera berinovasi, agar tak dibilang ketinggalan zaman.

Diwartakan makemac.com, Kamis, 8 September 2016, Vice President of iPod, iPhone and iOS Product Marketing, Greg Joswiak, mengumpamakan jack headphone sebagai “dinosaurus” yang sudah punah. Inilah saatnya bagi Apple untuk bergerak maju ke depan, tuturnya.

“The audio connector is more than 100 years old,” Joswiak says. “It had its last big innovation about 50 years ago. You know what that was? They made it smaller. It hasn’t been touched since then. It’s a dinosaur. It’s time to move on.”

Selanjutnya, Senior Vice President of Hardware Engineering, Dan Riccio membela dengan mengatakan jack headphone terlalu menyita banyak ruang karena tidak lebih dari sekadar sebuah lubang berisi udara.


Malah kehadiran jack headphone ini disebutkan menjadi kendala utama yang menghambat Apple untuk menyematkan inovasi baru ke dalam iPhone. Port audio ini juga mengambil ruang yang dibutuhkan kamera, prosesor, dan juga baterai.


Lebih dari itu, absennya jack headphone ini membantu Apple untuk akhirnya bisa memenuhi persyaratan spesifikasi fitur tahan air dengan sertifikat IP7 untuk disematkan di iPhone 7.


We’ve got this 50-year-old connector — just a hole filled with air — and it’s just sitting there taking up space, really valuable space,” Riccio explained. “It was holding us back from a number of things we wanted to put into the iPhone,” Riccio says. “It was fighting for space with camera technologies and processors and battery life. And frankly, when there’s a better, modern solution available, it’s crazy to keep it around.”

Even better, removing the audio jack also eliminated a key point of ingress that Riccio says helped the new iPhone finally meet the IP7 water resistance spec Apple has been after for years (resistant when immersed under 1 meter of water for 30 minutes).

Menurut Senior Vice President of Worldwide Marketing, Phil Schiller, dihapuskannya jack headphone tidak ada kaitanya dengan kemungkinan adanya manajemen konten atau DRM baru. Dia mengatakan Apple sudah mengembangkan solusi lebih baik untuk mendengarkan musik.

“The idea that there’s some ulterior motive behind this move, or that it will usher in some new form of content management, it simply isn’t true,” he says. “We are removing the audio jack because we have developed a better way to deliver audio. It has nothing to do with content management or DRM — that’s pure, paranoid conspiracy theory.

Tidak ketinggalan, bos Apple Tim Cook menangkis tudingan yang menyebutkan Apple tidak lagi berinovasi seperti dulu. Dia menegaskan Apple masih seperti dulu yang terus berinovasi dengan mengembangkan teknologi yang ada, seperti kamera dan merilis beragam update iOS.

Jack Headphone di iphone 7 'Telah Tiada'

Headphone seperti dinosaurus yang sudah punah
Inovasi Jack Headphone, tidak lagi berlubang mengisi ruang

RiauJOS.com - Jack Headphone merupakan barang yang sudah renta, keputusan Apple untuk meniadakan Jack Headphone 3,5 mm dinilai cukup kontroversial. Kabarnya, usia Jack Headphone sudah ratusan tahun, dan sudah sewajarnya untuk "dibunuh".

Onderdil Jack Headphone masih banyak dijual di toko elektronik, kemungkinan penjualan Jack Headphone akan semakin menurun, apalagi ditambah pernyataan kontroversial dari Apple yang ingin "membunuh" Jack Headphone untuk selama-lamanya. Bisa dibilang, ini sebuah langkah sukses Apple untuk bersegera berinovasi, agar tak dibilang ketinggalan zaman.

Diwartakan makemac.com, Kamis, 8 September 2016, Vice President of iPod, iPhone and iOS Product Marketing, Greg Joswiak, mengumpamakan jack headphone sebagai “dinosaurus” yang sudah punah. Inilah saatnya bagi Apple untuk bergerak maju ke depan, tuturnya.

“The audio connector is more than 100 years old,” Joswiak says. “It had its last big innovation about 50 years ago. You know what that was? They made it smaller. It hasn’t been touched since then. It’s a dinosaur. It’s time to move on.”

Selanjutnya, Senior Vice President of Hardware Engineering, Dan Riccio membela dengan mengatakan jack headphone terlalu menyita banyak ruang karena tidak lebih dari sekadar sebuah lubang berisi udara.


Malah kehadiran jack headphone ini disebutkan menjadi kendala utama yang menghambat Apple untuk menyematkan inovasi baru ke dalam iPhone. Port audio ini juga mengambil ruang yang dibutuhkan kamera, prosesor, dan juga baterai.


Lebih dari itu, absennya jack headphone ini membantu Apple untuk akhirnya bisa memenuhi persyaratan spesifikasi fitur tahan air dengan sertifikat IP7 untuk disematkan di iPhone 7.


We’ve got this 50-year-old connector — just a hole filled with air — and it’s just sitting there taking up space, really valuable space,” Riccio explained. “It was holding us back from a number of things we wanted to put into the iPhone,” Riccio says. “It was fighting for space with camera technologies and processors and battery life. And frankly, when there’s a better, modern solution available, it’s crazy to keep it around.”

Even better, removing the audio jack also eliminated a key point of ingress that Riccio says helped the new iPhone finally meet the IP7 water resistance spec Apple has been after for years (resistant when immersed under 1 meter of water for 30 minutes).

Menurut Senior Vice President of Worldwide Marketing, Phil Schiller, dihapuskannya jack headphone tidak ada kaitanya dengan kemungkinan adanya manajemen konten atau DRM baru. Dia mengatakan Apple sudah mengembangkan solusi lebih baik untuk mendengarkan musik.

“The idea that there’s some ulterior motive behind this move, or that it will usher in some new form of content management, it simply isn’t true,” he says. “We are removing the audio jack because we have developed a better way to deliver audio. It has nothing to do with content management or DRM — that’s pure, paranoid conspiracy theory.

Tidak ketinggalan, bos Apple Tim Cook menangkis tudingan yang menyebutkan Apple tidak lagi berinovasi seperti dulu. Dia menegaskan Apple masih seperti dulu yang terus berinovasi dengan mengembangkan teknologi yang ada, seperti kamera dan merilis beragam update iOS.