Social Items

Kantor Lurah Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru sunyi, sepi.. tinggal petugas PPS yang menunggui warga untuk diverifikasi, namun tidak seorangpun datang, Selasa sore, 6 Sepetember 2016, halaman kantor lurah Kampung tengah.

RiauJOS.com, Pekanbaru - Kesibukan Panitia Pemilihan Suara (PPS) kota pekanbaru, mulai tadi pagi hingga sore ini, pukul 16.00 WIB, menunggu warga untuk mengkonfirmasi dukungannya. Prosedurnya, PPS melaporkan sejumlah warga yang tidak bisa diverifikasi kepada tim paslon, kemudian meminta tim paslon untuk mendatangkan warga untuk diverifikasi hari ini, di kantor kelurahan masing-masing.

Berdasarkan penelusuran RiauJOS.com, di kelurahan kampung tengah sore ini, sekitar pukul 16.00, tidak ada satupun warga yang datang untuk mengkonfirmasi dukungannya. Anggota PPS kelurahan Kampung Tengah, Indra Efendi mengatakan, PPS sudah menunggu dari pagi hingga sore hari, namun tidak ada satupun yang datang ke kantor kelurahan Kampung Tengah.

"Kami sudah menunggu, hingga sore ini pukul 16.00, tidak ada satupun warga yang datang," terang Indra.

RiauJOS.com juga menelusuri kabar yang beredar di media online, diwartakan riaupos.co, Selasa, 6 September 2016, verifikasi faktual dukungan yang dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) KPU Pekanbaru di tingkat kelurahan untuk bakal calon kepala daerah dari jalur perseorangan sudah mencapai 95 persen. Selasa ini hari terakhir verifikasi yang dilakukanPPS untuk kemudian dilaporkan ke PPK.

Komisioner KPU Kota Pekanbaru Divisi Teknis, Mai Andri mengatakan, menjelang hari terakhir verifikasi pada Selasa ini diharapkan verifikasi sudah dapat selesai, karena saat ini kebanyakan PPS sedang menunggu di kantor untuk orang yang tidak ditemui di rumah ketika dilakukan verifikasi dukungan.

‘’Sampai sekarang verifikasi sudah 95 persen, dan kebanyakan petugas saat ini hanya tinggal menunggu di kantor saja untuk orang yang tidak ditemui di rumah dengan difasilitasi oleh tim bakal calon. Petugas akan menunggu hingga Selasa pukul 16.00 WIB. Karena hari itu merupakan batas akhir verifikasi faktual dilakukan,’’ katanya.

Jika hingga Selasa sore yang bersangkutan tidak kunjung datang juga ke kantor, maka dukungan yang sebelumnya diberikan akan dicoret dan mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat, karena tidak bisa dikonfirmasi PPS ketika di lapangan.

‘’Sesuai dengan aturan, PPS akan melaporkan orang yang tidak ditemui di rumah kepada tim bakal calon. Untuk nantinya tim tersebutlah yang akan membawa orang itu ke kantor PPS. Hal itu dilakukan agar petugas PPS tidak berulang-ulang datang ke rumah,’’ jelasnya.

Setelah tahapan verifikasi faktual selesai dilakukan, nantinya PPS akan membuatkan berita acara model BA5 KWK perseorangan dan selanjutnya melakukan rekapitulasi di tingkat PPK atau kecamatan.

Kabar Vertual dari Kampar 

Selasa ini, PPS tingkat desa akan menyelesaikan tugasnya dalam verifikasi dukungan calon independen, sehingga data tersebut sudah akan berpindah prosesnya ke tingkat PPK di tingkat kecamatan.

‘’Memang dalam jadwal kita verifikasi faktual di desa hanya sampai besok,’’ ujar Ketua KPUD Kampar Yatarullah kepada Riau Pos di Bangkinang, Senin lalu.

Sesuai jadwal, verifikasi dilaksanakan tiga tahapan, pertama tingkat desa dilaksanakan hingga 6 September, setelah itu dilanjutkan rekapitulasinya ke tingkat kecamatan pada 7 hingga tanggal 9 September. Setelah itu dilanjutkan rekapitulasi datanya di kabupaten pada 10 hingga 12 September mendatang.

‘’Makanya kami belum bisa memberikan informasi apakah ada dukungan ganda atau tidak,’’ ujarnya. Verifikasi faktual ini dilaksanakan atas dukungan terhadap tiga balon, pertama Rahmat Jevari Juniardo dan Khairudin Siregar, kedua pasangan Alfi Syahri-Asbin Wibowo. Ketiga pasangan Jawaher dan Bardansyah Harahap.

Para PPS di semua desa ini menurut Yatarullah sudah bekerja secara maksimal, apalagi mereka juga bekerja diawasi oleh Panwascam. ‘’Kita tunggu saja dan kita harapkan semua ini berjalan dengan lancar,’’ ujarnya.

Hari Terakhir Verfikasi Bakal Calon Perseorangan di Pekanbaru dan Kampar

Kantor Lurah Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru sunyi, sepi.. tinggal petugas PPS yang menunggui warga untuk diverifikasi, namun tidak seorangpun datang, Selasa sore, 6 Sepetember 2016, halaman kantor lurah Kampung tengah.

RiauJOS.com, Pekanbaru - Kesibukan Panitia Pemilihan Suara (PPS) kota pekanbaru, mulai tadi pagi hingga sore ini, pukul 16.00 WIB, menunggu warga untuk mengkonfirmasi dukungannya. Prosedurnya, PPS melaporkan sejumlah warga yang tidak bisa diverifikasi kepada tim paslon, kemudian meminta tim paslon untuk mendatangkan warga untuk diverifikasi hari ini, di kantor kelurahan masing-masing.

Berdasarkan penelusuran RiauJOS.com, di kelurahan kampung tengah sore ini, sekitar pukul 16.00, tidak ada satupun warga yang datang untuk mengkonfirmasi dukungannya. Anggota PPS kelurahan Kampung Tengah, Indra Efendi mengatakan, PPS sudah menunggu dari pagi hingga sore hari, namun tidak ada satupun yang datang ke kantor kelurahan Kampung Tengah.

"Kami sudah menunggu, hingga sore ini pukul 16.00, tidak ada satupun warga yang datang," terang Indra.

RiauJOS.com juga menelusuri kabar yang beredar di media online, diwartakan riaupos.co, Selasa, 6 September 2016, verifikasi faktual dukungan yang dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) KPU Pekanbaru di tingkat kelurahan untuk bakal calon kepala daerah dari jalur perseorangan sudah mencapai 95 persen. Selasa ini hari terakhir verifikasi yang dilakukanPPS untuk kemudian dilaporkan ke PPK.

Komisioner KPU Kota Pekanbaru Divisi Teknis, Mai Andri mengatakan, menjelang hari terakhir verifikasi pada Selasa ini diharapkan verifikasi sudah dapat selesai, karena saat ini kebanyakan PPS sedang menunggu di kantor untuk orang yang tidak ditemui di rumah ketika dilakukan verifikasi dukungan.

‘’Sampai sekarang verifikasi sudah 95 persen, dan kebanyakan petugas saat ini hanya tinggal menunggu di kantor saja untuk orang yang tidak ditemui di rumah dengan difasilitasi oleh tim bakal calon. Petugas akan menunggu hingga Selasa pukul 16.00 WIB. Karena hari itu merupakan batas akhir verifikasi faktual dilakukan,’’ katanya.

Jika hingga Selasa sore yang bersangkutan tidak kunjung datang juga ke kantor, maka dukungan yang sebelumnya diberikan akan dicoret dan mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat, karena tidak bisa dikonfirmasi PPS ketika di lapangan.

‘’Sesuai dengan aturan, PPS akan melaporkan orang yang tidak ditemui di rumah kepada tim bakal calon. Untuk nantinya tim tersebutlah yang akan membawa orang itu ke kantor PPS. Hal itu dilakukan agar petugas PPS tidak berulang-ulang datang ke rumah,’’ jelasnya.

Setelah tahapan verifikasi faktual selesai dilakukan, nantinya PPS akan membuatkan berita acara model BA5 KWK perseorangan dan selanjutnya melakukan rekapitulasi di tingkat PPK atau kecamatan.

Kabar Vertual dari Kampar 

Selasa ini, PPS tingkat desa akan menyelesaikan tugasnya dalam verifikasi dukungan calon independen, sehingga data tersebut sudah akan berpindah prosesnya ke tingkat PPK di tingkat kecamatan.

‘’Memang dalam jadwal kita verifikasi faktual di desa hanya sampai besok,’’ ujar Ketua KPUD Kampar Yatarullah kepada Riau Pos di Bangkinang, Senin lalu.

Sesuai jadwal, verifikasi dilaksanakan tiga tahapan, pertama tingkat desa dilaksanakan hingga 6 September, setelah itu dilanjutkan rekapitulasinya ke tingkat kecamatan pada 7 hingga tanggal 9 September. Setelah itu dilanjutkan rekapitulasi datanya di kabupaten pada 10 hingga 12 September mendatang.

‘’Makanya kami belum bisa memberikan informasi apakah ada dukungan ganda atau tidak,’’ ujarnya. Verifikasi faktual ini dilaksanakan atas dukungan terhadap tiga balon, pertama Rahmat Jevari Juniardo dan Khairudin Siregar, kedua pasangan Alfi Syahri-Asbin Wibowo. Ketiga pasangan Jawaher dan Bardansyah Harahap.

Para PPS di semua desa ini menurut Yatarullah sudah bekerja secara maksimal, apalagi mereka juga bekerja diawasi oleh Panwascam. ‘’Kita tunggu saja dan kita harapkan semua ini berjalan dengan lancar,’’ ujarnya.