Social Items

Musik tersebut dibuat tahun 1951 pada sebuah alat raksasa yang dibangun oleh sang jenius Inggris, Alan Turing
Alan Mathison Turing

RiauJOS.com, Selandia Baru - Penikmat musik di zaman digital saat ini, perlu berterimakasih kepada sang pelopor komputerisasi rekaman musik, Alan Turing. Dialah orang pertama yang mengupayakan terdengarnya suara musik melalui komputer.

Diwartakan nationalgeographic.co.id, 28 September 2016 yang ditulis oleh Lutfi Fauziah. Sumber: AFP, Seeker.com, mengabarkan. Tim ilmuwan asal Selandia Baru mengumumkan, mereka telah berhasil merestorasi rekaman pertama musik yang dihasilkan komputer. 

Musik tersebut dibuat tahun 1951 pada sebuah alat raksasa yang dibangun oleh sang jenius Inggris, Alan Turing. Sementara, rekaman tersebut dibuat 65 tahun lalu oleh BBC di Computing Machine Laboratory di Manchester, London utara.

Para peneliti di University of Canterbury (UC) di Christchurch mengatakan, alat tersebut menunjukkan bahwa jenius pemecah kode Enigma dalam Perang Dunia II ini juga merupakan inovator musik.

“Kepeloporan Alan Turing di akhir 1940-an dalam mengubah komputer menjadi instrumen musik telah terabaikan,” ujar mereka.

Mesin tersebut telah digunakan untuk menghasilkan tiga melodi: “God Save the King”, “Baa Baa Black Sheep”, dan alunan klasik Glenn Miller, “In the Mood”.

Akan tetapi, ketika profesor UC Jack Copeland dan komposer Jason Long meneliti disket asetat sepanjang 30,5 cm itu, mereka mendapati audio terdistorsi.

“Frekuensi dalam rekaman tidak akurat. Rekaman justru memberikan kesan buruk suara komputer,” kata mereka.

Keduanya tak menyerah, mereka mengatur kecepatan audio, meminimalisasi “goyangan” saat rekaman dan menyaring suara-suara asing.

“Ketika kami pertama kali mendengar suara sebenarnya dari komputer Turing, itu benar-benar momen yang indah,” ujar Copeland dan Long.

Artefak aural tersebut dibuka dengan lagu kebangsaan Inggris, “God Save the King”. Anda bisa mendengar rekaman sepanjang dua menit yang sudah direstorasi melalui saluran YouTube, berikut ini.



Biografi Alan Turing [sumber: id.wikipedia.org]

Alan Mathison Turing (lahir 23 Juni 1912 – meninggal 7 Juni 1954 pada umur 41 tahun) di Maide Vale, London, Inggris, ia adalah seorang peneliti matematika dan komputer, dan pahlawan perang Inggris.

Dia adalah seorang dari peneliti-peneliti komputer modern digital pertama. Selain itu dia adalah orang pertama yang berpikir menggunakan komputer untuk berbagai keperluan. Dia mengatakan bahwa komputer dapat menjalankan berbagai program.

Dia juga memberikan ide tentang mesin Turing, mesin yang dapat menjalankan sekumpulan perintah.

Turing juga yang mencetuskan tes Turing. Namanya diabadikan dalam nama Penghargaan Turing.

Pada tahun 1936, Alan pergi ke Princeton University di Amerika kemudian kembali ke Inggris pada tahun 1938. Disana ia mulai bekerja secara rahasia sebagai tenaga paruh waktu untuk departemen kriptoanalisis Inggris, Kode Pemerintah dan Sekolah Cypher. Pada saat pecah perang dunia II ia mengambil pekerjaan penuh waktu di kantor pusatnya, Bletchley Park.

Di sini ia memainkan peran penting dalam menguraikan pesan yang dienkripsi oleh mesin Enigma Jerman, yang menyediakan data intelijen penting bagi Sekutu. Dia memimpin sebuah tim yang merancang sebuah mesin yang dikenal sebagai Bombe yang berhasil menterjemahkan pesan Jerman. Dia menjadi tokoh terkenal dan agak eksentrik di Bletchley.

Setelah perang dunia 2 selesai, Alan Turing berubah pikirannya untuk pengembangan mesin yang secara logis akan memproses informasi. Dia bekerja pertama untuk National Physical Laboratory (1945-1948). Rencananya itu ditolak oleh rekan-rekannya dan laboratorium yang diusulkan untuk proyek tersebut kalah untuk menjadi yang pertama merancang sebuah komputer digital.

Pada tahun 1949, ia pergi ke Manchester University di mana dia memimpin laboratorium komputasi dan mengembangkan sebuah mesin yang membantu untuk membentuk dasar-dasar pada bidang kecerdasan buatan. Pada tahun 1951 dia dipilih sebagai salah satu anggota dari Royal Society.

Pada tahun 1952, Turing ditangkap dan diadili atas tindak pidana homoseksualitas. Untuk menghindari penjara, ia menerima suntikan estrogen selama setahun, yang dimaksudkan untuk menetralkan libidonya. Pada masa itu, homoseksual dianggap sebagai sebuah risiko keamanan karena mereka terbuka untuk memeras. Izin keamanan Turing ditarik, berarti dia tidak bisa lagi bekerja untuk GCHQ, penerus pasca-perang untuk Bletchley Park. Hal ini membuatnya bunuh diri pada 7 Juni 1954.

Alan Turing sang Pelopor Komputerisasi Rekaman Musik

Musik tersebut dibuat tahun 1951 pada sebuah alat raksasa yang dibangun oleh sang jenius Inggris, Alan Turing
Alan Mathison Turing

RiauJOS.com, Selandia Baru - Penikmat musik di zaman digital saat ini, perlu berterimakasih kepada sang pelopor komputerisasi rekaman musik, Alan Turing. Dialah orang pertama yang mengupayakan terdengarnya suara musik melalui komputer.

Diwartakan nationalgeographic.co.id, 28 September 2016 yang ditulis oleh Lutfi Fauziah. Sumber: AFP, Seeker.com, mengabarkan. Tim ilmuwan asal Selandia Baru mengumumkan, mereka telah berhasil merestorasi rekaman pertama musik yang dihasilkan komputer. 

Musik tersebut dibuat tahun 1951 pada sebuah alat raksasa yang dibangun oleh sang jenius Inggris, Alan Turing. Sementara, rekaman tersebut dibuat 65 tahun lalu oleh BBC di Computing Machine Laboratory di Manchester, London utara.

Para peneliti di University of Canterbury (UC) di Christchurch mengatakan, alat tersebut menunjukkan bahwa jenius pemecah kode Enigma dalam Perang Dunia II ini juga merupakan inovator musik.

“Kepeloporan Alan Turing di akhir 1940-an dalam mengubah komputer menjadi instrumen musik telah terabaikan,” ujar mereka.

Mesin tersebut telah digunakan untuk menghasilkan tiga melodi: “God Save the King”, “Baa Baa Black Sheep”, dan alunan klasik Glenn Miller, “In the Mood”.

Akan tetapi, ketika profesor UC Jack Copeland dan komposer Jason Long meneliti disket asetat sepanjang 30,5 cm itu, mereka mendapati audio terdistorsi.

“Frekuensi dalam rekaman tidak akurat. Rekaman justru memberikan kesan buruk suara komputer,” kata mereka.

Keduanya tak menyerah, mereka mengatur kecepatan audio, meminimalisasi “goyangan” saat rekaman dan menyaring suara-suara asing.

“Ketika kami pertama kali mendengar suara sebenarnya dari komputer Turing, itu benar-benar momen yang indah,” ujar Copeland dan Long.

Artefak aural tersebut dibuka dengan lagu kebangsaan Inggris, “God Save the King”. Anda bisa mendengar rekaman sepanjang dua menit yang sudah direstorasi melalui saluran YouTube, berikut ini.



Biografi Alan Turing [sumber: id.wikipedia.org]

Alan Mathison Turing (lahir 23 Juni 1912 – meninggal 7 Juni 1954 pada umur 41 tahun) di Maide Vale, London, Inggris, ia adalah seorang peneliti matematika dan komputer, dan pahlawan perang Inggris.

Dia adalah seorang dari peneliti-peneliti komputer modern digital pertama. Selain itu dia adalah orang pertama yang berpikir menggunakan komputer untuk berbagai keperluan. Dia mengatakan bahwa komputer dapat menjalankan berbagai program.

Dia juga memberikan ide tentang mesin Turing, mesin yang dapat menjalankan sekumpulan perintah.

Turing juga yang mencetuskan tes Turing. Namanya diabadikan dalam nama Penghargaan Turing.

Pada tahun 1936, Alan pergi ke Princeton University di Amerika kemudian kembali ke Inggris pada tahun 1938. Disana ia mulai bekerja secara rahasia sebagai tenaga paruh waktu untuk departemen kriptoanalisis Inggris, Kode Pemerintah dan Sekolah Cypher. Pada saat pecah perang dunia II ia mengambil pekerjaan penuh waktu di kantor pusatnya, Bletchley Park.

Di sini ia memainkan peran penting dalam menguraikan pesan yang dienkripsi oleh mesin Enigma Jerman, yang menyediakan data intelijen penting bagi Sekutu. Dia memimpin sebuah tim yang merancang sebuah mesin yang dikenal sebagai Bombe yang berhasil menterjemahkan pesan Jerman. Dia menjadi tokoh terkenal dan agak eksentrik di Bletchley.

Setelah perang dunia 2 selesai, Alan Turing berubah pikirannya untuk pengembangan mesin yang secara logis akan memproses informasi. Dia bekerja pertama untuk National Physical Laboratory (1945-1948). Rencananya itu ditolak oleh rekan-rekannya dan laboratorium yang diusulkan untuk proyek tersebut kalah untuk menjadi yang pertama merancang sebuah komputer digital.

Pada tahun 1949, ia pergi ke Manchester University di mana dia memimpin laboratorium komputasi dan mengembangkan sebuah mesin yang membantu untuk membentuk dasar-dasar pada bidang kecerdasan buatan. Pada tahun 1951 dia dipilih sebagai salah satu anggota dari Royal Society.

Pada tahun 1952, Turing ditangkap dan diadili atas tindak pidana homoseksualitas. Untuk menghindari penjara, ia menerima suntikan estrogen selama setahun, yang dimaksudkan untuk menetralkan libidonya. Pada masa itu, homoseksual dianggap sebagai sebuah risiko keamanan karena mereka terbuka untuk memeras. Izin keamanan Turing ditarik, berarti dia tidak bisa lagi bekerja untuk GCHQ, penerus pasca-perang untuk Bletchley Park. Hal ini membuatnya bunuh diri pada 7 Juni 1954.