Go GAGEGO GO no.. no.. Pokemon GO
Komunitas KAAP dengan yel-yel "GAGEGO" bersilaturahim di suatu tempat

RiauJos.Com, Semarang - Dewasa ini masyarakat tak bisa lagi hidup mengurung diri, meskipun teknologi semakin tinggi, dan siapapun orang dapat dengan mudah menjalin komunikasi dengan kecanggihan teknologi, namun lagi-lagi tidak bisa hidup sendiri, butuh orang lain untuk mengatasi kebutuhannya.

Dalam mencukupi kebutuhan di kehidupan global dibutuhkan semangat kolaborasi, menggabungkan berbagai minat, untuk menghasilkan produk yang dapat dipasarkan ke seluruh penjuru dunia. Manusia zaman sekarang, semakin terspesialisasi, karena semakin banyak bidang ilmu yang disebarluaskan dengan mudah dengan teknologi informasi, membuat manusia zaman sekarang tak bisa lagi menguasai beragam pengetahuan. Intinya, setiap orang wajib punya satu keahlian di satu bidang.

Reporter RiauJOS.com, Lek Chem menelusuri sepak terjang Komunitas GageGo. Komunitas ini, menurut penelusuran Lek Chem semakin berjaya hingga mancanegara. Dengan semangat berkolaborasi untuk menghasilkan sesuatu yang bermutu tinggi, membuat GageGo menjadi perkumpulan yang diminati berbagai kalangan, bahkan ada juga orang warga Indonesia yang bekerja di mancanegara, seperti Taiwan, Korea dll. tergabung di komunitas ini.

GageGo merupakan bagian dari komunitas anak asli Pati, yang bertujuan untuk menjalin silaturahim, berawal dari ide beberapa anak perantau asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, komunitas ini menjadi suatu wadah untuk mempererat tali persaudaraan sesama perantau asal Kabupaten Pati yang tinggal di Kota Semarang.

Ketua Komunitas Anak Asli Pati Semarang (KAAP), Ichwan Alkarim, mengatakan GAGEGO dibentuk untuk saling tolong menolong, dan wajib hukumnya menjadi prinsip seluruh anggotanya. Di komunitas ini, tidak mensyarakatkan anggotanya dengan berbagai kerumitan, tidak ada batasan usia. "Yang penting mau kumpul dan berbagi informasi," ujar Ichwan, Rabu, 10 Agustus 2015, saat diwawancara reporter RiauJOS.com. 

Komunikasi antar anggota GAGEGO berawal dari grup Facebook, meraka saling tolong menolong dalam berbagai hal, berbagi informasi dan pengetahuan untuk kemajuan masing-masing. Dari waktu ke waktu, membuat komunitas ini tak hanya berkomunikasi di dunia maya, namun semakin berkembang membuat berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar Kabupaten Pati. Bahkan sampai dengan hari ini, semakin banyak sesama warga Pati yang berada di luar negeri saling menjalin silaturahmi lewat komunitas ini.

Semoga, kabar ini dapat menjadi sampel perkumpulan untuk dijadikan teladan dalam membangun perkumpulan. Dan yang penting, komunitas ini mampu berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat luas, juga masing-masing anggota. Bagi Pembaca RiauJos.Com, yang belum punya perkumpulan, bisa bergabung di GAGEGO, jangan dilewatkan hari-hari hanya untuk bergerombol tidak punya visi misi, membuat disibukan dengan gosip sana-sini. Lebih baik gabung disini, di GAGEGO kita bisa bersilaturahim, berbagi informasi, dan yang penting saling tolong-menolong dalam kebaikan.


Kontributor RiauJOS.Com di Semarang, Lek Cheem melaporkan


Komunitas GAGEGO Semakin Berjaya hingga Mancanegara

Go GAGEGO GO no.. no.. Pokemon GO
Komunitas KAAP dengan yel-yel "GAGEGO" bersilaturahim di suatu tempat

RiauJos.Com, Semarang - Dewasa ini masyarakat tak bisa lagi hidup mengurung diri, meskipun teknologi semakin tinggi, dan siapapun orang dapat dengan mudah menjalin komunikasi dengan kecanggihan teknologi, namun lagi-lagi tidak bisa hidup sendiri, butuh orang lain untuk mengatasi kebutuhannya.

Dalam mencukupi kebutuhan di kehidupan global dibutuhkan semangat kolaborasi, menggabungkan berbagai minat, untuk menghasilkan produk yang dapat dipasarkan ke seluruh penjuru dunia. Manusia zaman sekarang, semakin terspesialisasi, karena semakin banyak bidang ilmu yang disebarluaskan dengan mudah dengan teknologi informasi, membuat manusia zaman sekarang tak bisa lagi menguasai beragam pengetahuan. Intinya, setiap orang wajib punya satu keahlian di satu bidang.

Reporter RiauJOS.com, Lek Chem menelusuri sepak terjang Komunitas GageGo. Komunitas ini, menurut penelusuran Lek Chem semakin berjaya hingga mancanegara. Dengan semangat berkolaborasi untuk menghasilkan sesuatu yang bermutu tinggi, membuat GageGo menjadi perkumpulan yang diminati berbagai kalangan, bahkan ada juga orang warga Indonesia yang bekerja di mancanegara, seperti Taiwan, Korea dll. tergabung di komunitas ini.

GageGo merupakan bagian dari komunitas anak asli Pati, yang bertujuan untuk menjalin silaturahim, berawal dari ide beberapa anak perantau asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, komunitas ini menjadi suatu wadah untuk mempererat tali persaudaraan sesama perantau asal Kabupaten Pati yang tinggal di Kota Semarang.

Ketua Komunitas Anak Asli Pati Semarang (KAAP), Ichwan Alkarim, mengatakan GAGEGO dibentuk untuk saling tolong menolong, dan wajib hukumnya menjadi prinsip seluruh anggotanya. Di komunitas ini, tidak mensyarakatkan anggotanya dengan berbagai kerumitan, tidak ada batasan usia. "Yang penting mau kumpul dan berbagi informasi," ujar Ichwan, Rabu, 10 Agustus 2015, saat diwawancara reporter RiauJOS.com. 

Komunikasi antar anggota GAGEGO berawal dari grup Facebook, meraka saling tolong menolong dalam berbagai hal, berbagi informasi dan pengetahuan untuk kemajuan masing-masing. Dari waktu ke waktu, membuat komunitas ini tak hanya berkomunikasi di dunia maya, namun semakin berkembang membuat berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar Kabupaten Pati. Bahkan sampai dengan hari ini, semakin banyak sesama warga Pati yang berada di luar negeri saling menjalin silaturahmi lewat komunitas ini.

Semoga, kabar ini dapat menjadi sampel perkumpulan untuk dijadikan teladan dalam membangun perkumpulan. Dan yang penting, komunitas ini mampu berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat luas, juga masing-masing anggota. Bagi Pembaca RiauJos.Com, yang belum punya perkumpulan, bisa bergabung di GAGEGO, jangan dilewatkan hari-hari hanya untuk bergerombol tidak punya visi misi, membuat disibukan dengan gosip sana-sini. Lebih baik gabung disini, di GAGEGO kita bisa bersilaturahim, berbagi informasi, dan yang penting saling tolong-menolong dalam kebaikan.


Kontributor RiauJOS.Com di Semarang, Lek Cheem melaporkan