Calon anggota Panwascam Kota Pekanbaru
Perwakilan calon Panwascam Kota Pekanbaru sedang berbicara di depan puluhan wartawan, Senin siang, 15 Agustus 2016 di depan kantor sekretariat Bawaslu Provinsi Riau usai menemui staf sekretariat Bawaslu Provinsi Riau untuk melaporkan keanehan pada pelaksanaan tes tertulis calon anggota Panwascam yang digelar Pawnas Kota Pekanbaru  beberapa waktu yang lalu.

RiauJOS.com - Pekanbaru, Pelaksanaan tes tertulis calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar berlangsung tertib dan lancar, pada Jumal lalu, 12 Agustus 2016. Namun, Senin siang tadi, ada puluhan calon anggota Panwascam dari Kota Pekanbaru mendatangi kantor sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau, Jalan Sultan Syarif Kasim, nomor 119, Kota Pekanbaru.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh staf sekretariat Bawaslu Provinsi Riau, ada tenaga Keamanan yang bersiaga menyambut keriuhan puluhan calon anggota Panwascam, yang ingin melaporkan beberapa "keanehan" selama pelaksanaan tes tertulis calon anggota Panwascam di Kota Pekanbaru.

Siang hari panas, sekitar pukul 11.30 WIB, mereka sudah ada didepan kantor sekretariat Bawaslu Provinsi Riau, dan staf subbag. Hukum dan Penindakan Pelanggaran, Darussalim menerima dua orang perwakilan Panwascam untuk didengarkan apa yang menjadi persoalan dan keinginannya sehingga datang siang-siang ke kantor sekretariat Bawaslu Provinsi Riau.

Calon Anggota Panwascam lapor Bawaslu Riau
Staf Subbag. Hukum dan Penindakan Pelanggaran, Darussalim menerima dua orang yang mewakili calon anggota Panwascam, untuk melaporkan kejadian yang dianggap tidak menyenangkan kepada Bawaslu Provinsi Riau, kabarnya mereka juga akan melaporkan ke Polda Riau dan DKPP.

Menurut keterangan Darussalim, kedatangan mereka ingin menanyakan langsung ke pihak Bawaslu Provinsi Riau terkait hasil tes tertulis rekrutmen calon anggota Panwascam Kota Pekanbaru yang digelar Jumat lalu, di kantor BKD Kota Pekanbaru.

Reporter RiauJOS.com, Dodi Efeendi melaporkan, bahwa Darus sudah mengkorfirmasi ke pihak Panwas Kota Pekanbaru atas persoalan ini, "Saya sudah konfirmasi ke Panwas Kota Pekanbaru dan Pihak Panwas Kota Pekanbaru mengatakan, 'kita tunggu saja perkembangannya'," ujar Darus.

Darus menerima dua perwakilan calon anggota Panwascam, yaitu hendriyanto dan malik, kabarnya mereka datang untuk meminta kejelasan, dan ataupun ingin melaporkan pihak Panwas Kota Pekanbaru yang telah mengirimkan pesan singkat (SMS) kepada calon Panwascam, dan isi SMS menyatakan bahwa mereka lulus tes tertulis, dan akan dilanjutkan dengan tes wawancara. 

Selang waktu sebentar, pihak Panwas Kota Pekanbaru kembali mengirimkan SMS permohonan maaf atas kesalahan operator. Darus mengabarkan, bahwa mereka akan melaporkan pihak Panwas Kota Pekanbaru ke Polda riau dan DKPP. 

Dia bilang, "kami akan melaporkan kejadian ini ke Polda Riau dan DKPP atas tindakan tidak menyenangkan ini" ujar Darus menirukan apa yang dikatakan perwakilan calon Panwas yang melapor ke Bawaslu Provinsi Riau.


Editor: Hendro JOS

Calon Panwascam Lapor Keanehan Tes Tertulis ke Bawaslu Riau

Calon anggota Panwascam Kota Pekanbaru
Perwakilan calon Panwascam Kota Pekanbaru sedang berbicara di depan puluhan wartawan, Senin siang, 15 Agustus 2016 di depan kantor sekretariat Bawaslu Provinsi Riau usai menemui staf sekretariat Bawaslu Provinsi Riau untuk melaporkan keanehan pada pelaksanaan tes tertulis calon anggota Panwascam yang digelar Pawnas Kota Pekanbaru  beberapa waktu yang lalu.

RiauJOS.com - Pekanbaru, Pelaksanaan tes tertulis calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar berlangsung tertib dan lancar, pada Jumal lalu, 12 Agustus 2016. Namun, Senin siang tadi, ada puluhan calon anggota Panwascam dari Kota Pekanbaru mendatangi kantor sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau, Jalan Sultan Syarif Kasim, nomor 119, Kota Pekanbaru.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh staf sekretariat Bawaslu Provinsi Riau, ada tenaga Keamanan yang bersiaga menyambut keriuhan puluhan calon anggota Panwascam, yang ingin melaporkan beberapa "keanehan" selama pelaksanaan tes tertulis calon anggota Panwascam di Kota Pekanbaru.

Siang hari panas, sekitar pukul 11.30 WIB, mereka sudah ada didepan kantor sekretariat Bawaslu Provinsi Riau, dan staf subbag. Hukum dan Penindakan Pelanggaran, Darussalim menerima dua orang perwakilan Panwascam untuk didengarkan apa yang menjadi persoalan dan keinginannya sehingga datang siang-siang ke kantor sekretariat Bawaslu Provinsi Riau.

Calon Anggota Panwascam lapor Bawaslu Riau
Staf Subbag. Hukum dan Penindakan Pelanggaran, Darussalim menerima dua orang yang mewakili calon anggota Panwascam, untuk melaporkan kejadian yang dianggap tidak menyenangkan kepada Bawaslu Provinsi Riau, kabarnya mereka juga akan melaporkan ke Polda Riau dan DKPP.

Menurut keterangan Darussalim, kedatangan mereka ingin menanyakan langsung ke pihak Bawaslu Provinsi Riau terkait hasil tes tertulis rekrutmen calon anggota Panwascam Kota Pekanbaru yang digelar Jumat lalu, di kantor BKD Kota Pekanbaru.

Reporter RiauJOS.com, Dodi Efeendi melaporkan, bahwa Darus sudah mengkorfirmasi ke pihak Panwas Kota Pekanbaru atas persoalan ini, "Saya sudah konfirmasi ke Panwas Kota Pekanbaru dan Pihak Panwas Kota Pekanbaru mengatakan, 'kita tunggu saja perkembangannya'," ujar Darus.

Darus menerima dua perwakilan calon anggota Panwascam, yaitu hendriyanto dan malik, kabarnya mereka datang untuk meminta kejelasan, dan ataupun ingin melaporkan pihak Panwas Kota Pekanbaru yang telah mengirimkan pesan singkat (SMS) kepada calon Panwascam, dan isi SMS menyatakan bahwa mereka lulus tes tertulis, dan akan dilanjutkan dengan tes wawancara. 

Selang waktu sebentar, pihak Panwas Kota Pekanbaru kembali mengirimkan SMS permohonan maaf atas kesalahan operator. Darus mengabarkan, bahwa mereka akan melaporkan pihak Panwas Kota Pekanbaru ke Polda riau dan DKPP. 

Dia bilang, "kami akan melaporkan kejadian ini ke Polda Riau dan DKPP atas tindakan tidak menyenangkan ini" ujar Darus menirukan apa yang dikatakan perwakilan calon Panwas yang melapor ke Bawaslu Provinsi Riau.


Editor: Hendro JOS