Bayu SKAK peringati HUT RI ke-71
Penampilan YouTubers, Bayu SKAK pada video berjudul, "SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA" di upload  di saluran YouTubenya, sekitar setahun yang lalu, namun masih relevan untuk ditonton sekarang, untuk memperingati HUT RI ke-71, Rabu Besok, 17 Agustus 2016.
RiauJOS.com, Malang - YouTubers, Bayu Skak yang terkenal dengan gaya kocak di saluran YouTubenya membuat video yang bikin merinding bulu kuduk siapa saja yang menontonnya.

Di video itu, Bayu Skak memerankan sebagai Bung Karno yang sedang berpidato dan dipancarkan ke saluran radio di pelosok penjuru nusantara.

Hasil penelusuran RiauJOS.com di saluran YouTube, Bayu Skak, video yang dibikin setahun yang lalu berjudul "SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA", sudah tayang 822.911x, disukai 12.635 orang, dan tidak disukai sebanyak 101 orang, per Selasa ini, 16 Agustus 2016.

Perlu dipertanyakan, 101 orang yang tidak menyukai video Bayu Skak, karena untuk membuat video itu tidak semudah men-dislike, namun tak apalah, itukan ekspresi penonton.

Di keterangan video, Bayu Skak menuliskan, "Menyambut HUT R.I yang ke 70. ini adalah persembahan untuk Bangsa dan Negara kita tercinta Indonesia," 

Paragraf selanjutnya, Bayu menjelaskan, "Merupakan Pidato saya sendiri dan juga di gabung dengan Pidato Ir.Soekarno dan Bung Tomo," tulisnya.

Suka Duka Bayu SKAK, selama jadi YouTubers


Diwartakan malang.merdeka.com, Bayu SKAK merupakan sosok yang inspiratif. Simak liputan Reporter Siti Rutmawati, Selasa, 16 Agustus 2016.

Kenal dengan sosok Youtuber yang satu ini? Ya, nama Bayu Skak mulai melambung berkat video-video inspiratif yang sukses mengocok perut siapapun yang menyaksikannya. Sekumpulan Arek Kesel alias SKAK berawal dari sebuah kegiatan iseng-iseng Bayu dan kawan-kawan di luar sekolah, tahun 2009 silam. Penamaan 'kesel' yang dalam bahasa Indonesia berarti capek, ternyata tak sembarangan.

"SKAK itu kan sebenarnya singkatan dari Sekumpulan Arek Kesel atau capek", ungkap Bayu, saat dihubungi malang.merdeka.com via whatsapp call, Sabtu, 13 Agustus 2016..

Berawal dari rasa capek yang melanda lima orang anak, yaitu Bayu, Alvan, Rengga, Ali, Deka dan Hisyam lantaran tugas sekolah yang dirasa melelahkan. Mengingat, mereka saat itu merupakan siswa jurusan Animasi di SMKN 4 Malang. Meringankan rasa lelah yang di rasa, mereka pun meluangkan waktu sejenak untuk membuat video konyol yang hanya bermodal kamera ponsel 3 megapixel, milik Bayu.

Pertama kali mengunggah video ke Youtube, Bayu dan kawan-kawan hanya sekedar iseng. Berjalan dua tahun, tepatnya saat mereka telah menuntaskan sekolahnya, Bayu dan kawan akhirnya berpencar dengan tujuan masing-masing. Akhirnya sejak tahun 2011, hanya Bayu dan Alvan yang melanjutkan membuat konten video tersebut.

Sempat vakum selama setahun, kesuksesan video Bayu mulai nampak pada tahun 2012. Tak disangka, vlog yang diunggahnya mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat. Video blog (vlog)sendiri merupakan sebuah video dokumentasi jurnalistik yang berada di dalam web,dan berisi tentang hidup, pikiran, opini, dan ketertarikan. Dibalik kesuksesan Bayu dan kawan-kawan menuangkan karya dalam Vlog, ternyata tersimpan kisah pilu, namun tak menghentikan langkah mereka untuk terus berkarya.

Bayu dan kawan-kawan pada awalnya hanya membuat video dengan menggunakan kamera ponsel dengan kapasitas 3 megapixel, milik Bayu. Namun, setelah beberapa lama, Bayu akhirnya berhasil mengumpulkan tabungan untuk membeli sebuah handycam.

Sayangnya, tak berapa lama, handycam tersebut pun hilang karena kelalaian Bayu. Meski begitu, Bayu tak berhenti sampai di situ, dirinya terus berkarya menuangkan ide keseharian berbalut gaya konyol ala Bayu. Hasilnya, tahun 2012 video tersebut mulai menyita perhatian masyarakat dan akhirnya menembus hingga lebih dari 600 follower di Youtube.

Berkarya dalam bidang yang disukai dan dikuasainya, tak heran jika pria asal Malang ini, menjadi salah satu tokoh muda inpiratif yang patut diteladani. Bayu tak berhenti berkarya lantaran berbagai kesulitannya untuk berkarya membuat sebuah video tentang keseharian, namun tepat sasaran.



Merayakan HUT Kemerdekaan ke-71 kali ini, Bayu menyampaikan makna sebuah kemerdekaan bagi dirinya. Bagi Bayu, merdeka merupakan bebas berkarya dan meluapkan karya. "Merdeka itu bebas meluapkan karya", ungkap Bayu.

Tak heran, kedepannya Bayu pun terus ingin berkarya dengan mengembangkan konten video yang di buat bersama kawan-kawannya. Bayu memberikan bocoran, bahwa kedepannya ia berencana mengembangkan sebuah web series, sebagai bentuk keberlanjutan karyanya di bidang vlog.

Bayu Skak: Merdeka itu Bebas Meluapkan Karya

Bayu SKAK peringati HUT RI ke-71
Penampilan YouTubers, Bayu SKAK pada video berjudul, "SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA" di upload  di saluran YouTubenya, sekitar setahun yang lalu, namun masih relevan untuk ditonton sekarang, untuk memperingati HUT RI ke-71, Rabu Besok, 17 Agustus 2016.
RiauJOS.com, Malang - YouTubers, Bayu Skak yang terkenal dengan gaya kocak di saluran YouTubenya membuat video yang bikin merinding bulu kuduk siapa saja yang menontonnya.

Di video itu, Bayu Skak memerankan sebagai Bung Karno yang sedang berpidato dan dipancarkan ke saluran radio di pelosok penjuru nusantara.

Hasil penelusuran RiauJOS.com di saluran YouTube, Bayu Skak, video yang dibikin setahun yang lalu berjudul "SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA", sudah tayang 822.911x, disukai 12.635 orang, dan tidak disukai sebanyak 101 orang, per Selasa ini, 16 Agustus 2016.

Perlu dipertanyakan, 101 orang yang tidak menyukai video Bayu Skak, karena untuk membuat video itu tidak semudah men-dislike, namun tak apalah, itukan ekspresi penonton.

Di keterangan video, Bayu Skak menuliskan, "Menyambut HUT R.I yang ke 70. ini adalah persembahan untuk Bangsa dan Negara kita tercinta Indonesia," 

Paragraf selanjutnya, Bayu menjelaskan, "Merupakan Pidato saya sendiri dan juga di gabung dengan Pidato Ir.Soekarno dan Bung Tomo," tulisnya.

Suka Duka Bayu SKAK, selama jadi YouTubers


Diwartakan malang.merdeka.com, Bayu SKAK merupakan sosok yang inspiratif. Simak liputan Reporter Siti Rutmawati, Selasa, 16 Agustus 2016.

Kenal dengan sosok Youtuber yang satu ini? Ya, nama Bayu Skak mulai melambung berkat video-video inspiratif yang sukses mengocok perut siapapun yang menyaksikannya. Sekumpulan Arek Kesel alias SKAK berawal dari sebuah kegiatan iseng-iseng Bayu dan kawan-kawan di luar sekolah, tahun 2009 silam. Penamaan 'kesel' yang dalam bahasa Indonesia berarti capek, ternyata tak sembarangan.

"SKAK itu kan sebenarnya singkatan dari Sekumpulan Arek Kesel atau capek", ungkap Bayu, saat dihubungi malang.merdeka.com via whatsapp call, Sabtu, 13 Agustus 2016..

Berawal dari rasa capek yang melanda lima orang anak, yaitu Bayu, Alvan, Rengga, Ali, Deka dan Hisyam lantaran tugas sekolah yang dirasa melelahkan. Mengingat, mereka saat itu merupakan siswa jurusan Animasi di SMKN 4 Malang. Meringankan rasa lelah yang di rasa, mereka pun meluangkan waktu sejenak untuk membuat video konyol yang hanya bermodal kamera ponsel 3 megapixel, milik Bayu.

Pertama kali mengunggah video ke Youtube, Bayu dan kawan-kawan hanya sekedar iseng. Berjalan dua tahun, tepatnya saat mereka telah menuntaskan sekolahnya, Bayu dan kawan akhirnya berpencar dengan tujuan masing-masing. Akhirnya sejak tahun 2011, hanya Bayu dan Alvan yang melanjutkan membuat konten video tersebut.

Sempat vakum selama setahun, kesuksesan video Bayu mulai nampak pada tahun 2012. Tak disangka, vlog yang diunggahnya mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat. Video blog (vlog)sendiri merupakan sebuah video dokumentasi jurnalistik yang berada di dalam web,dan berisi tentang hidup, pikiran, opini, dan ketertarikan. Dibalik kesuksesan Bayu dan kawan-kawan menuangkan karya dalam Vlog, ternyata tersimpan kisah pilu, namun tak menghentikan langkah mereka untuk terus berkarya.

Bayu dan kawan-kawan pada awalnya hanya membuat video dengan menggunakan kamera ponsel dengan kapasitas 3 megapixel, milik Bayu. Namun, setelah beberapa lama, Bayu akhirnya berhasil mengumpulkan tabungan untuk membeli sebuah handycam.

Sayangnya, tak berapa lama, handycam tersebut pun hilang karena kelalaian Bayu. Meski begitu, Bayu tak berhenti sampai di situ, dirinya terus berkarya menuangkan ide keseharian berbalut gaya konyol ala Bayu. Hasilnya, tahun 2012 video tersebut mulai menyita perhatian masyarakat dan akhirnya menembus hingga lebih dari 600 follower di Youtube.

Berkarya dalam bidang yang disukai dan dikuasainya, tak heran jika pria asal Malang ini, menjadi salah satu tokoh muda inpiratif yang patut diteladani. Bayu tak berhenti berkarya lantaran berbagai kesulitannya untuk berkarya membuat sebuah video tentang keseharian, namun tepat sasaran.



Merayakan HUT Kemerdekaan ke-71 kali ini, Bayu menyampaikan makna sebuah kemerdekaan bagi dirinya. Bagi Bayu, merdeka merupakan bebas berkarya dan meluapkan karya. "Merdeka itu bebas meluapkan karya", ungkap Bayu.

Tak heran, kedepannya Bayu pun terus ingin berkarya dengan mengembangkan konten video yang di buat bersama kawan-kawannya. Bayu memberikan bocoran, bahwa kedepannya ia berencana mengembangkan sebuah web series, sebagai bentuk keberlanjutan karyanya di bidang vlog.