Kata Mutiara Bawaslu Riau
Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Edy Syarifuddin menerima "sesuatu" setelah silaturahim ke Partai Demokrat

Riau JOS!*, Pekanbaru - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau kembali lagi bergerak untuk menyosialisasikan aturan main dalam pelaksanaan Pilkada di Kota Pekanbaru dan Kampar.

Bawaslu Provinsi Riau seringkali membagikan "Sesuatu", maksudnya apa yang lembaga pengawas pahami, sesegera mungkin disosialisikan ke siapa saja, mulai dari partai politik, ormas, masyarakat, dan bahkan ke kampus maupun sekolah-sekolah. Ini merupakan "sesuatu" yang luar biasa, karena partai politik yang mengemban amanah untuk memberikan pendidikan politik ke masyarakat, eh.. malah lembaga pengawas yang menginisiasi.

Dilansir goriau.com, Jumat siang tadi, 5 Agustus 2016, Bawaslu Provinsi Riau bersama "anak buahnya" Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) Kota Pekanbaru silaturahim ke partai Demokrat. Kabarnya, mereka sibuk menyosialisasikan aturan main penyelenggaraan Pilkada.

"Kami berharap kunjungan ini dapat menyamakan persepsi dalam rangka pencegahan terjadinya tindak pelanggaran. Ini dalam upaya meminimalisir, agar pelaksanaan Pemilukada sukses," kata Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Edy Syarifuddin.

"Sosialisasi ini kami laksanakan untuk seluruh partai politik yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilukada mendatang. Setelah Pekanbaru, sosialisasi yang sama juga akan dilakukan di Kabupaten Kampar," kata Anggota Bawaslu Provinsi Riau Rusidi Rusdan, yang punya peran sebagai koordinator divisi organisasi dan SDM.

Maunya Rusidi, partai politik mampu memahami apa yang disampaikan Bawaslu Riau, kata dia, materi sosialisasi diantaranya terkait Undang-undang nomor 10 tahun 2008 dan Peraturan Pemerintah, Peraturan KPU serta Peraturan Bawaslu terbaru terkait kepemiluan. Kemudian, kata Rusidi, juga menyangkut dugaan money politik, serta pemasangan alat peraga kampanye yang sebelumnya menjadi kewenangan KPU dikembalikan kepada partai dan calon namun tetap dibawah aturan KPU

Setelah mendengar apa maksud dan maunya Bawaslu Provinsi Riau, Wakil Ketua DPC Demokrat Kota Pekanbaru Pangkat Purba SH yang menerima kunjungan para Pengawas mengatakan, sosialisasi ini sangat penting bagi pihaknya untuk dapat memahami aturan Pemilu secara benar.

"Ini kegiatan sangat baik untuk dapat seluruh parpol memahami. Sosialisasi ini akan kami teruskan ke internal guna dapat dipahami," Purba punya rencana.

Bawaslu Provinsi Riau, Panwas, dan Parpol
Guyub, antara Penyelenggara dan Peserta Pilkada, layak dicontoh para Fans Parpol dan para Calon

Bawaslu Riau Bagikan Sesuatu Ke Partai Demokrat

Kata Mutiara Bawaslu Riau
Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Edy Syarifuddin menerima "sesuatu" setelah silaturahim ke Partai Demokrat

Riau JOS!*, Pekanbaru - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau kembali lagi bergerak untuk menyosialisasikan aturan main dalam pelaksanaan Pilkada di Kota Pekanbaru dan Kampar.

Bawaslu Provinsi Riau seringkali membagikan "Sesuatu", maksudnya apa yang lembaga pengawas pahami, sesegera mungkin disosialisikan ke siapa saja, mulai dari partai politik, ormas, masyarakat, dan bahkan ke kampus maupun sekolah-sekolah. Ini merupakan "sesuatu" yang luar biasa, karena partai politik yang mengemban amanah untuk memberikan pendidikan politik ke masyarakat, eh.. malah lembaga pengawas yang menginisiasi.

Dilansir goriau.com, Jumat siang tadi, 5 Agustus 2016, Bawaslu Provinsi Riau bersama "anak buahnya" Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) Kota Pekanbaru silaturahim ke partai Demokrat. Kabarnya, mereka sibuk menyosialisasikan aturan main penyelenggaraan Pilkada.

"Kami berharap kunjungan ini dapat menyamakan persepsi dalam rangka pencegahan terjadinya tindak pelanggaran. Ini dalam upaya meminimalisir, agar pelaksanaan Pemilukada sukses," kata Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Edy Syarifuddin.

"Sosialisasi ini kami laksanakan untuk seluruh partai politik yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilukada mendatang. Setelah Pekanbaru, sosialisasi yang sama juga akan dilakukan di Kabupaten Kampar," kata Anggota Bawaslu Provinsi Riau Rusidi Rusdan, yang punya peran sebagai koordinator divisi organisasi dan SDM.

Maunya Rusidi, partai politik mampu memahami apa yang disampaikan Bawaslu Riau, kata dia, materi sosialisasi diantaranya terkait Undang-undang nomor 10 tahun 2008 dan Peraturan Pemerintah, Peraturan KPU serta Peraturan Bawaslu terbaru terkait kepemiluan. Kemudian, kata Rusidi, juga menyangkut dugaan money politik, serta pemasangan alat peraga kampanye yang sebelumnya menjadi kewenangan KPU dikembalikan kepada partai dan calon namun tetap dibawah aturan KPU

Setelah mendengar apa maksud dan maunya Bawaslu Provinsi Riau, Wakil Ketua DPC Demokrat Kota Pekanbaru Pangkat Purba SH yang menerima kunjungan para Pengawas mengatakan, sosialisasi ini sangat penting bagi pihaknya untuk dapat memahami aturan Pemilu secara benar.

"Ini kegiatan sangat baik untuk dapat seluruh parpol memahami. Sosialisasi ini akan kami teruskan ke internal guna dapat dipahami," Purba punya rencana.

Bawaslu Provinsi Riau, Panwas, dan Parpol
Guyub, antara Penyelenggara dan Peserta Pilkada, layak dicontoh para Fans Parpol dan para Calon