Social Items

Pesepak Bola Cantik asal Pekanbaru
Cindi berfoto bersama Para Pengawas 
RiauJOS.com, Pekanbaru – Pesepak bola cantik asal Pekanbaru, Windra Pricindi Anastasia merasa tertantang bergabung bersama para Pengawas Pilkada. Seperti diberitakan Riau JOS!* sebelumnya, Cindi sapaan akrab Pebola Cantik ini, reporter Riau JOS!* mulai mengumpulkan keterangan lengkap profil Cindi. (Baca: Pesepak Bola Cantik asal Pekanbaru)

Reporter Riau JOS!*, Sabtu siang, 30 Juli 2016, berhasil mewawancarai Cindi selama lebih kurang 15 menit. Disela-sela kesibukannya mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis bagi Panwas Kota Pekanbaru dan Kota Kampar, Cindi mau menyempatkan waktu istirahat untuk wawancara.

Cindi sejak kecil, sudah menyukai permainan bola, dan karena lingkungan juga mendukung hobinya bermain bola. “Emang sejak kecil, suka gabung sama temen-temen, juga abang-abang deket rumah, mungkin karena tomboy,” ujar Cindi mengkisahkan awal mula menyukai permainan bola.

Cindi bercerita, dari SD, SMP, SMA ada di dunia bola, tapi ketika SMA sempat juga bermain Volley, “kalau di Volley, sempat gabung juga, tapi tiba-tiba merasa males saja,” ungkap Cindi yang sampai hari ini masih lebih menyukai bermain sepak bola dari pada volley.

“Sempat juga bergabung di Footsal, pertama kali gabung di Footsal di Tim Manchester United Indonesia cabang Kota Pekanbaru, Pencinta Manchester United, gabung di komunitas itu, pertama kalinya,” terang Cindi.

Saat ditanya reporter Riau JOS!*, apa tidak takut, kalau main bola, terus jatuh dan lecet-lecet, Cindi menjawab, “pasti ada rasa takut, ada rasa cemas, karena permainan bola itu, bukan permainan anak perempuan, tapi karena senang, hobi atau segala macam, rasa ketakutan itu sudah tidak ada lagi,” jawab Cindi bersemangat, terlihat di wajahnya menyiratkan kesenangan akan permainan bola ini.

“Kalau ditanya pernah cidera, itu sudah pasti, cidera di engkel kaki pernah, di tangan juga pernah, di lutut juga pernah cidera, dan gak kapok,” jawab Cindi tersenyum.

Cindi juga pernah menorehkan prestasi di dunia sepak bola wanita, dia pernah menjadi pemain favorit di Kejurnas pada saat melawan pesepak bola wanita asal Papua, “waktu itu Cindi berani nge-neckle kaki orang Papua yang besar-besar,” ujarnya.

Untuk wawancara selengkapnya, Riau JOS!* akan mengulas tuntas profil Cindi di laman inspirasi, pada kesempatan lain. Sementara ini, difokuskan kepada peran Cindi saat ini, yaitu menjadi staf di Panwas Kota Pekanbaru untuk mengawasi Pilkada Kota Pekanbaru 2017 mendatang.

Cindi lebih memilih bekerja di Panwas Kota Pekanbaru, dari pada kontrak kerja jadi reporter Anteve, “sebelum di Panwas, sempat juga ada tawaran kontrak kerja dengan Anteve untuk jadi penyiar buat acara Panorama seputar Pekanbaru,” terangnya.

Meskipun tawaran jadi reporter Anteve menghampiri, namun Cindi lebih memilih jadi staf Panwas Kota Pekanbaru, bisa jadi pekerjaan di Pengawas Pilkada lebih memberikan tantangan tersediri baginya.

Pesepak Bola Cantik Tertantang Ikut Awasi Pilkada

Pesepak Bola Cantik asal Pekanbaru
Cindi berfoto bersama Para Pengawas 
RiauJOS.com, Pekanbaru – Pesepak bola cantik asal Pekanbaru, Windra Pricindi Anastasia merasa tertantang bergabung bersama para Pengawas Pilkada. Seperti diberitakan Riau JOS!* sebelumnya, Cindi sapaan akrab Pebola Cantik ini, reporter Riau JOS!* mulai mengumpulkan keterangan lengkap profil Cindi. (Baca: Pesepak Bola Cantik asal Pekanbaru)

Reporter Riau JOS!*, Sabtu siang, 30 Juli 2016, berhasil mewawancarai Cindi selama lebih kurang 15 menit. Disela-sela kesibukannya mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis bagi Panwas Kota Pekanbaru dan Kota Kampar, Cindi mau menyempatkan waktu istirahat untuk wawancara.

Cindi sejak kecil, sudah menyukai permainan bola, dan karena lingkungan juga mendukung hobinya bermain bola. “Emang sejak kecil, suka gabung sama temen-temen, juga abang-abang deket rumah, mungkin karena tomboy,” ujar Cindi mengkisahkan awal mula menyukai permainan bola.

Cindi bercerita, dari SD, SMP, SMA ada di dunia bola, tapi ketika SMA sempat juga bermain Volley, “kalau di Volley, sempat gabung juga, tapi tiba-tiba merasa males saja,” ungkap Cindi yang sampai hari ini masih lebih menyukai bermain sepak bola dari pada volley.

“Sempat juga bergabung di Footsal, pertama kali gabung di Footsal di Tim Manchester United Indonesia cabang Kota Pekanbaru, Pencinta Manchester United, gabung di komunitas itu, pertama kalinya,” terang Cindi.

Saat ditanya reporter Riau JOS!*, apa tidak takut, kalau main bola, terus jatuh dan lecet-lecet, Cindi menjawab, “pasti ada rasa takut, ada rasa cemas, karena permainan bola itu, bukan permainan anak perempuan, tapi karena senang, hobi atau segala macam, rasa ketakutan itu sudah tidak ada lagi,” jawab Cindi bersemangat, terlihat di wajahnya menyiratkan kesenangan akan permainan bola ini.

“Kalau ditanya pernah cidera, itu sudah pasti, cidera di engkel kaki pernah, di tangan juga pernah, di lutut juga pernah cidera, dan gak kapok,” jawab Cindi tersenyum.

Cindi juga pernah menorehkan prestasi di dunia sepak bola wanita, dia pernah menjadi pemain favorit di Kejurnas pada saat melawan pesepak bola wanita asal Papua, “waktu itu Cindi berani nge-neckle kaki orang Papua yang besar-besar,” ujarnya.

Untuk wawancara selengkapnya, Riau JOS!* akan mengulas tuntas profil Cindi di laman inspirasi, pada kesempatan lain. Sementara ini, difokuskan kepada peran Cindi saat ini, yaitu menjadi staf di Panwas Kota Pekanbaru untuk mengawasi Pilkada Kota Pekanbaru 2017 mendatang.

Cindi lebih memilih bekerja di Panwas Kota Pekanbaru, dari pada kontrak kerja jadi reporter Anteve, “sebelum di Panwas, sempat juga ada tawaran kontrak kerja dengan Anteve untuk jadi penyiar buat acara Panorama seputar Pekanbaru,” terangnya.

Meskipun tawaran jadi reporter Anteve menghampiri, namun Cindi lebih memilih jadi staf Panwas Kota Pekanbaru, bisa jadi pekerjaan di Pengawas Pilkada lebih memberikan tantangan tersediri baginya.