Kasus pencabulan Arsyad, Jonro Menyimpulkan
Screenshoot posting Facebook, Jonru
Riau JOS!* - Pengarang hebat, Jonru membuat kesimpulan atas kasus yang menimpa Arsyad, tukang tusuk sate yang dulu pernah menghina Presiden Joko Widodo, kini terkena lagi kasus paedofil dan penculikan. Atas kasus tersebut, Jonru mengaku bersalah, karena dulu pernah membela si Tukang Sate itu.

Kali ini, Riau JOS!* hanya mengopas status Jonru, dan membenamkan posting Jonru. Berikut tulisan lengkapnya, terkait kasus yang menjadi trending topik minggu ini.

Jadi KESIMPULAN untuk kasus Arsyad (tukang tusuk sate yang dulu menghina Jokowi dan kini terkena kasus paedofil dan penculikan anak):
SEMUA orang yang dulu membelanya ternyata SALAH.
  1. Nanik S Deyang dan Jaringan Merah Putih bersalah, karena dulu mereka yang pertama kali inisiatif memberikan bantuan untuk keluarga Arsyad.
  2. Fadli Zon juga salah karena dia membela Arsyad.
  3. Saya juga salah karena dulu ikut membela Arsyad
  4. Jokowi juga salah karena dia mengundang keluarga Arsyad ke istana dan memberinya sumbangan uang.
Ya, kita semua dulu salah, karena SAAT ITU kita belum tahu siapa Arsyad yang sebenarnya. Yang kita tahu, dia orang miskin dan tak berdaya. Itu saja.
Marilah jadi orang yang GENTLEMAN. Kalau salah ya mengaku salah saja. Tak perlu ngeles. Saya sudah inisiatif mengaku salah (lihat nomor 3).Yang saya sayangkan adalah para Jokowers; Mereka sibuk menyalahkan nomor 1 hingga 3, membully mereka. Tapi mereka lupa bahwa nomor 4 alias junjungan mereka juga salah. 
Memang bagi mereka, Jokowi tak pernah salah. Karena CINTA BUTA yang sudah terlalu AKUT.
Pasca libur lebaran, Jonru mulai lagi membuat status brilian, dan banyak menghasilkan like dan komentar, serta diserbu para penyebar kiriman posting Facebooknya. Jonru memang pria pengarang matang, yang benar-benar memahami kebutuhan pembacanya. Sudah banyak yang mengulas kehebatan Jonru, sehingga membuatnya ternama sampai dengan hari ini.

Nah, demikian status brilian Jonru, semoga menghibur.

Jonru Mengaku Salah, Dulu Membela Pria Penghina Jokowi

Kasus pencabulan Arsyad, Jonro Menyimpulkan
Screenshoot posting Facebook, Jonru
Riau JOS!* - Pengarang hebat, Jonru membuat kesimpulan atas kasus yang menimpa Arsyad, tukang tusuk sate yang dulu pernah menghina Presiden Joko Widodo, kini terkena lagi kasus paedofil dan penculikan. Atas kasus tersebut, Jonru mengaku bersalah, karena dulu pernah membela si Tukang Sate itu.

Kali ini, Riau JOS!* hanya mengopas status Jonru, dan membenamkan posting Jonru. Berikut tulisan lengkapnya, terkait kasus yang menjadi trending topik minggu ini.

Jadi KESIMPULAN untuk kasus Arsyad (tukang tusuk sate yang dulu menghina Jokowi dan kini terkena kasus paedofil dan penculikan anak):
SEMUA orang yang dulu membelanya ternyata SALAH.
  1. Nanik S Deyang dan Jaringan Merah Putih bersalah, karena dulu mereka yang pertama kali inisiatif memberikan bantuan untuk keluarga Arsyad.
  2. Fadli Zon juga salah karena dia membela Arsyad.
  3. Saya juga salah karena dulu ikut membela Arsyad
  4. Jokowi juga salah karena dia mengundang keluarga Arsyad ke istana dan memberinya sumbangan uang.
Ya, kita semua dulu salah, karena SAAT ITU kita belum tahu siapa Arsyad yang sebenarnya. Yang kita tahu, dia orang miskin dan tak berdaya. Itu saja.
Marilah jadi orang yang GENTLEMAN. Kalau salah ya mengaku salah saja. Tak perlu ngeles. Saya sudah inisiatif mengaku salah (lihat nomor 3).Yang saya sayangkan adalah para Jokowers; Mereka sibuk menyalahkan nomor 1 hingga 3, membully mereka. Tapi mereka lupa bahwa nomor 4 alias junjungan mereka juga salah. 
Memang bagi mereka, Jokowi tak pernah salah. Karena CINTA BUTA yang sudah terlalu AKUT.
Pasca libur lebaran, Jonru mulai lagi membuat status brilian, dan banyak menghasilkan like dan komentar, serta diserbu para penyebar kiriman posting Facebooknya. Jonru memang pria pengarang matang, yang benar-benar memahami kebutuhan pembacanya. Sudah banyak yang mengulas kehebatan Jonru, sehingga membuatnya ternama sampai dengan hari ini.

Nah, demikian status brilian Jonru, semoga menghibur.