Foto Ngabalin yang dipampang di Facebook miliknya
Koleksi Foto Facebook Ali Mochtar Ngabalin
Riau JOS!* - Media saat ini sedang menyorot kematian Ketua KPU RI, Husni Kamil Malik, apalagi setelah tersiar kabar melalui posting status di akun facebook punya Ali Mochktar Ngabalin.

Menurut Ngabalin, yang juga politikus Partai Golkar ini curiga Husni Kamil Manik meninggal dunia bukan karena sakit, melainkan diduga diracun. Kecurigaan itu muncul setelah menyaksikan wajah Almarhum Husni saat melayat ke rumah duka, Kamis, 7 Juli 2016, dilansir nasional.sindonews.com. 

Berikut posting ngabalin selengkapnya.
OTOPSI
dari wajah terakhir almarhum
Husni Kamil Manik (ketua KPU RI)
dan atas nama demokrasi dan hak-hak manusia serta utk mengungkapkan tabir dibalik kematian sdr. Husni saya mengusulkan ada tim Dokter ahli forensik yang independen utk melakukan OTOPSI
semoga keluarga berkenan memberikan izin, saya menyaksikan wajah seperti ini seperti dahulu wajah yg pernah saya lihat setelah diotopsi ternyata yang bersangkutan mati krn diracun, negara harus menaruh perhatian pada kematian sdr. Husni Kamil yang sungguh sangat mendadak berita kematiannya seperti diliput dan menghiasai berita di berbagai media.
waspada dira anuraga
ali mocthar nganalin, Dr. drs. MA
Ketua Umum POSSI DKI
Ketua Umum Muballigh Se-Indonesia
Untuk lebih jelasnya, ikuti tautan posting ngabalin yang dibenamkan diatas. Disana, ada facebookers yang mendukung langkah Ngabalin untuk mengupayakan otopsi pada jenazah Ketua KPU. Saksikan juga komentarnya, saat diwawancara TVone terkait misteri kematian Ketua KPU versi dia.


TABAYYUN,
atas kematian
HUSNI KAMIL MANIK Vz YASSER ARAFAT
YASSER ARAFAT adalah Ketua PLO, Pemimpin dan Pemangku Kuasa Tertinggi bagi Rakyat dan Negara Palestina dan
HUSNI KAMIL MANIK, Ketua KPU RI Pemangku Kuasa dan Otoritas tertinggi Penyelenggara Pemilu di Republik berpenduduk hampir 300juta. Keduanya adalah manusia biasa dan hamba Allah yang nyawa dan ruhnya serta hidup dan matinya menjadi hak dan kuasa Allah SWT.
Kedua tokoh ini Sama-sama meninggal dunia dalam pandangan dan wajah yang tidak wajar, mengalami sakit yang sangat sederhana keadaannya, dengan rentang waktu yang sangat singkat, keduanya adalah TOKOH PUBLIK dinegaranya masing-masing. Sangatlah wajar dan pantas mendapat sorotan dunia dan publik dinegaranya pula.
Dengan berserah diri pada Allah SWT, kepada siapapun anda yang mencurigai atau menuduh macem-macem atas usulan saya agar jenazah sdr almarhum Husni Kamil Manik (HKM) segera di OTOPSI, dari lubuk hati yang paling dalam sekali lagi saya memaafkan anda. saya hanya ingin mengatakan bahwa yang kami lakukan ini adalah tanggungjawab anak bangsa karena indikasi kuat dari wajah terakhir sang Ketua KPU itu mengisyaratkan kematian yang sungguh-sungguh tidak wajar.
Itu sebabnya kenapa saya mengingatkan publik tanah air bahwa ada peristiwa yang mengoncangkan dunia yang terjadi pada diri Yasser Arafat Agustus 2012, pemerintah Prancis menyetujui dimulainya penyelidikan kembali dugaan pembunuhan atas diri Yasser Arafat. Lalu, pada November 2012, makam Arafat dibongkar dalam rangka penyelidikan forensik.
Padahal sebelumnya penyelidikan atas dugaan bahwa pemimpin Palestina ini, meninggal dunia karena diracun telah dihentikan. karena aparat Prancis berpegang teguh pada pernyataan yang dikeluarkan sejumlah jaksa di Nanterre, yang mengatakan bahwa zat racun berbahaya POLONIUM tidak terbukti meracuni Arafat sehingga investigasi tidak akan dilanjutkan. Dalam kesempatan yang sama sejumlah dokter di hospital yang merawat Yasser Arafat juga mengeluarkan keterangan pers bahwa pemimpin PLO itu meninggal akibat mengidap kelainan darah dan mengalami stroke ringan.
Dalam menyikapi situasi ini pihak Otorita Palestina bersama istri Arafat Suha bersikeras dengan berbagai cara terus mencari data dan fakta berupaya membuktikan dan meyakinkan publik bahwa Arafat meninggal karena diracun.
Subahanallah ditahun 2013, laporan forensik dari Vaudois University Hospital Centre (CHUV) di Swiss mengatakan hasil tes yang dilakukan pada jenazah Yasser Arafat menunjukkan "kandungan polonium-210 cukup tinggi", mendukung dugaan Kelompok ilmuwan 83 persen bahwa pemimpin Palestina itu diracun dengan polonium.
Saya percaya dalam membuktikan sebuah kebenaran tetaplah dengan niat yang tulus dan berprasangka baik, sekaligus untuk memberikan jawaban pada publik tanah air terhadap semua prasangka yang sedang beredar di publik.
Usulan untuk melakukan OTOPSI jenazah HKM harus mendapat pengawalan ketat dengan tim Dokter ahli forensi yang independen dan tim forensik digital sehingga dapat dimonitor perkembangannya. Saya juga meminta agar negera harus peduli dalam urusan nyawa dan kemanusiaan seperti meninggalnya Ketua KPU yang kami nilai tidak wajar.
Insya allah dalam waktu yang tidak terlalu lama saya dan
Pengurus Pusat Badan Koordinasi Muballigh Se-Indonesia
(PP. BAKOMUBIN) untuk dan atas nama muballigh Indonesia kami akan menggalang semua tokoh-tokoh untuk membentuk tim independen berkoordinasi dengan pihak keluarga meminta izin untuk melakukan test forensik atau test DNA dalam mengungkapkan tabir dibalik kematian
Saudaraku Husni Kamil Manik. Saya iringi perjananmu Husni dengan do'a
Allahummaghfirlahu Warahamhu Wa'afihi Wa'fu anhu Wa akrim Nuzulahu....ilaa akhiruddu'a. Semoga engkau tentang dalam rahmat dan kasih saya ALLAH SWT.
salam,
DR. Drs. Ali Mocthar Ngabalin, MA
Ketua Umum Muballigh Se-Indonesia (PP. BAKOMUBIN)

Ini Posting Ngabalin Curigai Kematian Husni

Foto Ngabalin yang dipampang di Facebook miliknya
Koleksi Foto Facebook Ali Mochtar Ngabalin
Riau JOS!* - Media saat ini sedang menyorot kematian Ketua KPU RI, Husni Kamil Malik, apalagi setelah tersiar kabar melalui posting status di akun facebook punya Ali Mochktar Ngabalin.

Menurut Ngabalin, yang juga politikus Partai Golkar ini curiga Husni Kamil Manik meninggal dunia bukan karena sakit, melainkan diduga diracun. Kecurigaan itu muncul setelah menyaksikan wajah Almarhum Husni saat melayat ke rumah duka, Kamis, 7 Juli 2016, dilansir nasional.sindonews.com. 

Berikut posting ngabalin selengkapnya.
OTOPSI
dari wajah terakhir almarhum
Husni Kamil Manik (ketua KPU RI)
dan atas nama demokrasi dan hak-hak manusia serta utk mengungkapkan tabir dibalik kematian sdr. Husni saya mengusulkan ada tim Dokter ahli forensik yang independen utk melakukan OTOPSI
semoga keluarga berkenan memberikan izin, saya menyaksikan wajah seperti ini seperti dahulu wajah yg pernah saya lihat setelah diotopsi ternyata yang bersangkutan mati krn diracun, negara harus menaruh perhatian pada kematian sdr. Husni Kamil yang sungguh sangat mendadak berita kematiannya seperti diliput dan menghiasai berita di berbagai media.
waspada dira anuraga
ali mocthar nganalin, Dr. drs. MA
Ketua Umum POSSI DKI
Ketua Umum Muballigh Se-Indonesia
Untuk lebih jelasnya, ikuti tautan posting ngabalin yang dibenamkan diatas. Disana, ada facebookers yang mendukung langkah Ngabalin untuk mengupayakan otopsi pada jenazah Ketua KPU. Saksikan juga komentarnya, saat diwawancara TVone terkait misteri kematian Ketua KPU versi dia.


TABAYYUN,
atas kematian
HUSNI KAMIL MANIK Vz YASSER ARAFAT
YASSER ARAFAT adalah Ketua PLO, Pemimpin dan Pemangku Kuasa Tertinggi bagi Rakyat dan Negara Palestina dan
HUSNI KAMIL MANIK, Ketua KPU RI Pemangku Kuasa dan Otoritas tertinggi Penyelenggara Pemilu di Republik berpenduduk hampir 300juta. Keduanya adalah manusia biasa dan hamba Allah yang nyawa dan ruhnya serta hidup dan matinya menjadi hak dan kuasa Allah SWT.
Kedua tokoh ini Sama-sama meninggal dunia dalam pandangan dan wajah yang tidak wajar, mengalami sakit yang sangat sederhana keadaannya, dengan rentang waktu yang sangat singkat, keduanya adalah TOKOH PUBLIK dinegaranya masing-masing. Sangatlah wajar dan pantas mendapat sorotan dunia dan publik dinegaranya pula.
Dengan berserah diri pada Allah SWT, kepada siapapun anda yang mencurigai atau menuduh macem-macem atas usulan saya agar jenazah sdr almarhum Husni Kamil Manik (HKM) segera di OTOPSI, dari lubuk hati yang paling dalam sekali lagi saya memaafkan anda. saya hanya ingin mengatakan bahwa yang kami lakukan ini adalah tanggungjawab anak bangsa karena indikasi kuat dari wajah terakhir sang Ketua KPU itu mengisyaratkan kematian yang sungguh-sungguh tidak wajar.
Itu sebabnya kenapa saya mengingatkan publik tanah air bahwa ada peristiwa yang mengoncangkan dunia yang terjadi pada diri Yasser Arafat Agustus 2012, pemerintah Prancis menyetujui dimulainya penyelidikan kembali dugaan pembunuhan atas diri Yasser Arafat. Lalu, pada November 2012, makam Arafat dibongkar dalam rangka penyelidikan forensik.
Padahal sebelumnya penyelidikan atas dugaan bahwa pemimpin Palestina ini, meninggal dunia karena diracun telah dihentikan. karena aparat Prancis berpegang teguh pada pernyataan yang dikeluarkan sejumlah jaksa di Nanterre, yang mengatakan bahwa zat racun berbahaya POLONIUM tidak terbukti meracuni Arafat sehingga investigasi tidak akan dilanjutkan. Dalam kesempatan yang sama sejumlah dokter di hospital yang merawat Yasser Arafat juga mengeluarkan keterangan pers bahwa pemimpin PLO itu meninggal akibat mengidap kelainan darah dan mengalami stroke ringan.
Dalam menyikapi situasi ini pihak Otorita Palestina bersama istri Arafat Suha bersikeras dengan berbagai cara terus mencari data dan fakta berupaya membuktikan dan meyakinkan publik bahwa Arafat meninggal karena diracun.
Subahanallah ditahun 2013, laporan forensik dari Vaudois University Hospital Centre (CHUV) di Swiss mengatakan hasil tes yang dilakukan pada jenazah Yasser Arafat menunjukkan "kandungan polonium-210 cukup tinggi", mendukung dugaan Kelompok ilmuwan 83 persen bahwa pemimpin Palestina itu diracun dengan polonium.
Saya percaya dalam membuktikan sebuah kebenaran tetaplah dengan niat yang tulus dan berprasangka baik, sekaligus untuk memberikan jawaban pada publik tanah air terhadap semua prasangka yang sedang beredar di publik.
Usulan untuk melakukan OTOPSI jenazah HKM harus mendapat pengawalan ketat dengan tim Dokter ahli forensi yang independen dan tim forensik digital sehingga dapat dimonitor perkembangannya. Saya juga meminta agar negera harus peduli dalam urusan nyawa dan kemanusiaan seperti meninggalnya Ketua KPU yang kami nilai tidak wajar.
Insya allah dalam waktu yang tidak terlalu lama saya dan
Pengurus Pusat Badan Koordinasi Muballigh Se-Indonesia
(PP. BAKOMUBIN) untuk dan atas nama muballigh Indonesia kami akan menggalang semua tokoh-tokoh untuk membentuk tim independen berkoordinasi dengan pihak keluarga meminta izin untuk melakukan test forensik atau test DNA dalam mengungkapkan tabir dibalik kematian
Saudaraku Husni Kamil Manik. Saya iringi perjananmu Husni dengan do'a
Allahummaghfirlahu Warahamhu Wa'afihi Wa'fu anhu Wa akrim Nuzulahu....ilaa akhiruddu'a. Semoga engkau tentang dalam rahmat dan kasih saya ALLAH SWT.
salam,
DR. Drs. Ali Mocthar Ngabalin, MA
Ketua Umum Muballigh Se-Indonesia (PP. BAKOMUBIN)