Social Items

Foto Profil Facebook, Muhamad Usep seorang Blogger asal Indonesia
Foto Profil Facebook, Muhamad Usep seorang Blogger asal Indonesia
Riau JOS!* - Blogger asal Indonesia, Muhamad Usep dikabarkan diundang CEO Facebook, Mark Zuckerberg. Sekitar 10 jam yang lalu, Usep menulis, "Jangan percaya Media Gan! :D", pesan dia. 

Setelah Riau JOS!* menelusuri kabar ini, ternyata tautan yang dibagikan di Facebook, hanya link gambar, dan setelah tautan di klik, tidak ada berita yang mengabarkan kebenaran kabar tersebut.

Usep hanya mengingatkan, kalau pengguna sosial media atau netizen harap berhati-hati terhadap pemberitaan media. sampai berita ini diterbitkan, Kamis, 14 Juli 2016, posting kiriman Usep sudah mendapatkan 561 like, dan ini akan menjadi viral, kalau media online kompas.com mengetahui berita ini.

Makin maraknya pemberitaan melalui media online, memudahkan siapa saja dapat membuat kabar, namun, si pembuat kabar seringkali tidak mengindahkan aturan standar pemberitaan, yaitu harus ada sumber yang dapat di verifikasi kebenarannya.

Seringkali pencari informasi terkecoh dengan opini yang terselip dalam pemberitaan, dan pembaca yang awam seringkali tergoda untuk mengomentari pemberitaan itu.

Blogger Indonesia di Undang Mark Zuckerberg

Foto Profil Facebook, Muhamad Usep seorang Blogger asal Indonesia
Foto Profil Facebook, Muhamad Usep seorang Blogger asal Indonesia
Riau JOS!* - Blogger asal Indonesia, Muhamad Usep dikabarkan diundang CEO Facebook, Mark Zuckerberg. Sekitar 10 jam yang lalu, Usep menulis, "Jangan percaya Media Gan! :D", pesan dia. 

Setelah Riau JOS!* menelusuri kabar ini, ternyata tautan yang dibagikan di Facebook, hanya link gambar, dan setelah tautan di klik, tidak ada berita yang mengabarkan kebenaran kabar tersebut.

Usep hanya mengingatkan, kalau pengguna sosial media atau netizen harap berhati-hati terhadap pemberitaan media. sampai berita ini diterbitkan, Kamis, 14 Juli 2016, posting kiriman Usep sudah mendapatkan 561 like, dan ini akan menjadi viral, kalau media online kompas.com mengetahui berita ini.

Makin maraknya pemberitaan melalui media online, memudahkan siapa saja dapat membuat kabar, namun, si pembuat kabar seringkali tidak mengindahkan aturan standar pemberitaan, yaitu harus ada sumber yang dapat di verifikasi kebenarannya.

Seringkali pencari informasi terkecoh dengan opini yang terselip dalam pemberitaan, dan pembaca yang awam seringkali tergoda untuk mengomentari pemberitaan itu.