Social Items


Di dunia ini, masih ada satu orang yang mirip Ali, namanya Hamidi (kiri)

RiauJOS.com - Sang legenda tinju kelas dunia, Muhammad Ali telah tiada, namun semangat hidupnya menginspirasi siapa saja, terkhusus para petinju yang pernah ada dizamannya, dan para petinju yang hidup setelah ditinggalkannya.

Riau JOS mencatat, betapa kehebatan petinju ini telah mencabik-cabik kemuraman dunia, bukan hanya melalui ketrampilan tinju, namun dibidang lain Ali juga pernah menorehkan kebergunaan bagi sesama. Berjuang secara diplomatik membela orang tertindas, tersandera dan siapapun orang lemah untuk dibela secara diplomatik.

Di ring tinju, Ali tidak sekedar membunuh lawan, namun tak lupa untuk memberikan hiburan bagi penonton yang memang datang karena haus akan hiburan. Disetiap pertandingan, Ali terus memberikan tontonan dan tuntunan bagi seluruh penonton di dunia. Lintas batas sepak terjangnnya di dunia, seolah dialah legenda tinju di abad 20, dan ternyata memang iya, semua media menyetujuinya, bahwa Muhammad Ali adalah seorang legenda tinju di abad ini.


Riau JOS juga mencatat, ternyata masih ada satu orang didunia ini yang mirip dengan Ali, baik secara face, maupun gairah hidup untuk menyelamatkan kesulitan dunia dengan beragam kerumitannya. Namanya Hamidi, dia bukan petinju, tapi seorang pakar administrasi negara. Dialah sang legenda selanjutnya. Tidak lagi di ring tinju, namun di lingkungan perbirokrasian. Untuk lebih menggairahkan mesin organisasi agar lebih manusiawi dan bernilai tinggi bagi kesejahteraan semua orang.

Muhammad Ali dalam Kenangan Riau JOS


Di dunia ini, masih ada satu orang yang mirip Ali, namanya Hamidi (kiri)

RiauJOS.com - Sang legenda tinju kelas dunia, Muhammad Ali telah tiada, namun semangat hidupnya menginspirasi siapa saja, terkhusus para petinju yang pernah ada dizamannya, dan para petinju yang hidup setelah ditinggalkannya.

Riau JOS mencatat, betapa kehebatan petinju ini telah mencabik-cabik kemuraman dunia, bukan hanya melalui ketrampilan tinju, namun dibidang lain Ali juga pernah menorehkan kebergunaan bagi sesama. Berjuang secara diplomatik membela orang tertindas, tersandera dan siapapun orang lemah untuk dibela secara diplomatik.

Di ring tinju, Ali tidak sekedar membunuh lawan, namun tak lupa untuk memberikan hiburan bagi penonton yang memang datang karena haus akan hiburan. Disetiap pertandingan, Ali terus memberikan tontonan dan tuntunan bagi seluruh penonton di dunia. Lintas batas sepak terjangnnya di dunia, seolah dialah legenda tinju di abad 20, dan ternyata memang iya, semua media menyetujuinya, bahwa Muhammad Ali adalah seorang legenda tinju di abad ini.


Riau JOS juga mencatat, ternyata masih ada satu orang didunia ini yang mirip dengan Ali, baik secara face, maupun gairah hidup untuk menyelamatkan kesulitan dunia dengan beragam kerumitannya. Namanya Hamidi, dia bukan petinju, tapi seorang pakar administrasi negara. Dialah sang legenda selanjutnya. Tidak lagi di ring tinju, namun di lingkungan perbirokrasian. Untuk lebih menggairahkan mesin organisasi agar lebih manusiawi dan bernilai tinggi bagi kesejahteraan semua orang.