RiauJOS!*Capt
RiauJOS!*Capt: Tempo.co
RiauJOS.com, Jakarta - Mantan Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono, yang biasa disapa dengan panggilan metode ingatan jembatan keledai "SBY", mulai berkomentar. Pasalnya, Pers saat ini, menurutnya sering absen, dan tidak mengkritisi pemerintah Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

SBY yang juga punya peran sebagai Ketua Umum Partai Demokrat merasa heran, melihat perubahan aneh para insan pers saa ini. Menurutnya, Pers sekarang kurang ganas, tidak seganas pada era kepemimpinannya.

"Dulu, tiada hari tanpa kritik ke pemerintah atau saya pribadi," katanya seperti dilansir tempo.co, di Cikeas, Jumat, 10 Juni 2016. 

SBY menambahkan, kritik kepadanya saat itu bahkan sering berlebihan dan disertai sinisme yang tinggi.

Menurut SBY, kondisi sekarang tidak baik bagi demokrasi, karena pers absen dan nyaris diam mengkritisi pemerintah. Seharusnya, katanya lagi, pers mengontrol ketat pemerintahan agar bisa terus berjalan. "Jika saya bertahan sepuluh tahun, antara lain disumbang pers yang kritis," katanya.


Kata SBY: Pers Absen, tidak Baik

RiauJOS!*Capt
RiauJOS!*Capt: Tempo.co
RiauJOS.com, Jakarta - Mantan Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono, yang biasa disapa dengan panggilan metode ingatan jembatan keledai "SBY", mulai berkomentar. Pasalnya, Pers saat ini, menurutnya sering absen, dan tidak mengkritisi pemerintah Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

SBY yang juga punya peran sebagai Ketua Umum Partai Demokrat merasa heran, melihat perubahan aneh para insan pers saa ini. Menurutnya, Pers sekarang kurang ganas, tidak seganas pada era kepemimpinannya.

"Dulu, tiada hari tanpa kritik ke pemerintah atau saya pribadi," katanya seperti dilansir tempo.co, di Cikeas, Jumat, 10 Juni 2016. 

SBY menambahkan, kritik kepadanya saat itu bahkan sering berlebihan dan disertai sinisme yang tinggi.

Menurut SBY, kondisi sekarang tidak baik bagi demokrasi, karena pers absen dan nyaris diam mengkritisi pemerintah. Seharusnya, katanya lagi, pers mengontrol ketat pemerintahan agar bisa terus berjalan. "Jika saya bertahan sepuluh tahun, antara lain disumbang pers yang kritis," katanya.