Jurnalistik dapat memperkuat Demokrasi di Indonesia
Ilustrasi: citizen journalist
Riau JOS!*, Jakarta - Pegiat komunitas muda kreatif, Dimas Oky Nugroho, memberikan kuliah umum tentang pentingnya citizen journalist dan media sosial untuk penguatan demokrasi di Indonesia di Universitas Al Azhar, Fakultas FISIP, Jurusan Ilmu Komunikasi, pada Rabu 22 Juni 2016.

"Anak muda Indonesia harus belajar dan berani bersikap, berkarakter, berani mengekspresikan diri, serta tidak takut-takut mengeluarkan unek-unek yang ada dalam kita melalui berbagai platform atau konten, bisa tulisan, meme, atau juga bisa video," kata Dimas di Jakarta, Rabu, 22 Juni 2016.

Direktur Eksekutif Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) itu juga memberikan tips bagaimana membuat tulisan dan memproduksi video kreatif yang baik dan menyempatkan diri berdiskusi dengan mahasiswa dalam sesi tanya-jawab.

Mantan calon Wali Kota Depok ini menyarankan para anak muda untuk lebih banyak mempelajari digital media dan konten komunikasi kreatif.

"Ke depan adalah era digital, demokrasi kita juga akan menuju demokrasi digital. Indonesia punya banyak konten kreatif, anak muda kita tidak kalah asalkan kita giat dan mau bekerja keras", jelasnya.

Sementara salah satu dosen pengajar pengantar ilmu komunikasi, Nanang Haroni, mengatakan bahwa acara yang bekerja sama dengan opini.id ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa.

"Saya rasa acara ini sangat bermanfaat terutama bagi mahasiswa-mahasiswi yang tertarik di bidang komunikasi untuk memperkenalkan produk-produk jurnalistik yang kreatif dan kontemporer," pungkasnya.


Sumber: NewsOkeZone.Com

Jurnalistik dapat Memperkuat Demokrasi di Indonesia

Jurnalistik dapat memperkuat Demokrasi di Indonesia
Ilustrasi: citizen journalist
Riau JOS!*, Jakarta - Pegiat komunitas muda kreatif, Dimas Oky Nugroho, memberikan kuliah umum tentang pentingnya citizen journalist dan media sosial untuk penguatan demokrasi di Indonesia di Universitas Al Azhar, Fakultas FISIP, Jurusan Ilmu Komunikasi, pada Rabu 22 Juni 2016.

"Anak muda Indonesia harus belajar dan berani bersikap, berkarakter, berani mengekspresikan diri, serta tidak takut-takut mengeluarkan unek-unek yang ada dalam kita melalui berbagai platform atau konten, bisa tulisan, meme, atau juga bisa video," kata Dimas di Jakarta, Rabu, 22 Juni 2016.

Direktur Eksekutif Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) itu juga memberikan tips bagaimana membuat tulisan dan memproduksi video kreatif yang baik dan menyempatkan diri berdiskusi dengan mahasiswa dalam sesi tanya-jawab.

Mantan calon Wali Kota Depok ini menyarankan para anak muda untuk lebih banyak mempelajari digital media dan konten komunikasi kreatif.

"Ke depan adalah era digital, demokrasi kita juga akan menuju demokrasi digital. Indonesia punya banyak konten kreatif, anak muda kita tidak kalah asalkan kita giat dan mau bekerja keras", jelasnya.

Sementara salah satu dosen pengajar pengantar ilmu komunikasi, Nanang Haroni, mengatakan bahwa acara yang bekerja sama dengan opini.id ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa.

"Saya rasa acara ini sangat bermanfaat terutama bagi mahasiswa-mahasiswi yang tertarik di bidang komunikasi untuk memperkenalkan produk-produk jurnalistik yang kreatif dan kontemporer," pungkasnya.


Sumber: NewsOkeZone.Com