Sedek Rahman Bagta

RiauJOS!*, Jakarta - Sekitar 80 persen mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia masih bercita-cita menjadi pekerja kantoran atau pekerja lapangan, belum menjadi pengusaha. Padahal, jumlah mahasiswa ada sekitar empat juta orang di seluruh Indonesia.

Pembantu Rektor Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi, Sedek Rahman Bagta, menyatakan hal itu baru-baru ini, dilansir kicaunews.com, barusan.

Jumlah mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Indonesia sekitar empat juta orang, namun 80 persen cita-citanya masih menjadi pekerja, belum menjadi pengusaha,” tutur Sedek Rahman.

Sesungguhnya, lanjut Sedek Rahman, teman-teman pemuda butuh pendampingan, motivasi dan bimbingan agar dapat menjadikan wirausaha sebagai primadonanya.

Menurut Wakil Sekretaris Panitia Jambore Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi (PT) se-ASEAN ini, HIPMI PT berupaya membentuk karakter wirausaha di Indonesia.

“Ini sesuai dengan visi dan misi Ketua Badan Pimpinan Pusat (BPP) HIPMI, H. Bahlil Lahadalia, untuk mencetak banyak wirausaha muda atau secara by design,” paparnya.

Saat ini, ungkapnya, menjadi fakta di lapangan adanya pengusaha berdasarkan garis keturunan dan by design. Jenis yang lebih banyak dan siap fight adalah by design.

“Idealnya, sebuah negara jumlah pengusahanya di atas dua persen, tetapi saat ini di Indonesia masih sekitar satu koma,” jelasnya.

Dalam kesempatan road show ke Unpad, turut hadir Rektor HIPMI Pusat, H. Said Aldi Al-Idrus, SE., dan Ketua BPD HIPMI Provinsi Jawa Barat, Kang ‘Jodi Janitra’.

Rencananya, HIPMI PT akan menggelar Jambore se-ASEAN pada 19-23 Mei 2016 di Universitas Telkom, Bandung, Jawa Barat. HIPMI PT akan dibuka oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo.

Semoga saja, tidak sekedar rencana. Dan rencananya lagi, kalau kabar ini benar-benar ditindaklanjuti, RiauJOS!* akan mendukung penuh rencana penuh aksi ini, tapi lagi-lagi masih rencana. Kapan kita berhenti merencana, seperti kata mendiang om Bob Sadino, tidak perlu rencana dan tujuan, yang penting jalan. Baca: Bob Sadino Dalam Kenangan Riau JOS


( A Widhy)


Sumber: http://kicaunews.com

Mindset 80% Mahasiswa Masih Bercita cita Jadi Pekerja

Sedek Rahman Bagta

RiauJOS!*, Jakarta - Sekitar 80 persen mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia masih bercita-cita menjadi pekerja kantoran atau pekerja lapangan, belum menjadi pengusaha. Padahal, jumlah mahasiswa ada sekitar empat juta orang di seluruh Indonesia.

Pembantu Rektor Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi, Sedek Rahman Bagta, menyatakan hal itu baru-baru ini, dilansir kicaunews.com, barusan.

Jumlah mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Indonesia sekitar empat juta orang, namun 80 persen cita-citanya masih menjadi pekerja, belum menjadi pengusaha,” tutur Sedek Rahman.

Sesungguhnya, lanjut Sedek Rahman, teman-teman pemuda butuh pendampingan, motivasi dan bimbingan agar dapat menjadikan wirausaha sebagai primadonanya.

Menurut Wakil Sekretaris Panitia Jambore Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi (PT) se-ASEAN ini, HIPMI PT berupaya membentuk karakter wirausaha di Indonesia.

“Ini sesuai dengan visi dan misi Ketua Badan Pimpinan Pusat (BPP) HIPMI, H. Bahlil Lahadalia, untuk mencetak banyak wirausaha muda atau secara by design,” paparnya.

Saat ini, ungkapnya, menjadi fakta di lapangan adanya pengusaha berdasarkan garis keturunan dan by design. Jenis yang lebih banyak dan siap fight adalah by design.

“Idealnya, sebuah negara jumlah pengusahanya di atas dua persen, tetapi saat ini di Indonesia masih sekitar satu koma,” jelasnya.

Dalam kesempatan road show ke Unpad, turut hadir Rektor HIPMI Pusat, H. Said Aldi Al-Idrus, SE., dan Ketua BPD HIPMI Provinsi Jawa Barat, Kang ‘Jodi Janitra’.

Rencananya, HIPMI PT akan menggelar Jambore se-ASEAN pada 19-23 Mei 2016 di Universitas Telkom, Bandung, Jawa Barat. HIPMI PT akan dibuka oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo.

Semoga saja, tidak sekedar rencana. Dan rencananya lagi, kalau kabar ini benar-benar ditindaklanjuti, RiauJOS!* akan mendukung penuh rencana penuh aksi ini, tapi lagi-lagi masih rencana. Kapan kita berhenti merencana, seperti kata mendiang om Bob Sadino, tidak perlu rencana dan tujuan, yang penting jalan. Baca: Bob Sadino Dalam Kenangan Riau JOS


( A Widhy)


Sumber: http://kicaunews.com