Hamidi, warga Pekanbaru ber-KTP Rohul, sedang berselfie dengan Bajaj Jakarta, Senin, 9 Mei 2016
RiauJOS!*, Pekanbaru - Kesuksesan sinetron "Bajaj Bajuri" pernah menorehkan prestasi sebagai tontonan realistis pada 2004 silam, masih tersimpan dihati siapa saja yang mampu melihat tayangan tivi, dan sempat menonton.

RiauJOS!* merekam peristiwa eksentrik ini, untuk mengingatkan kepada kita semua, bahwa Bajaj masih layak dijadikan alat transportasi, dan perlu sentuhan dari siapa saja agar alat transportasi beroda tiga dengan kendali stang vespa ini terus menjadi pengobat rindu para penumpang yang selalu kegelian pada saat menaiki bajaj ini, karena goncangan mesin yang terasa sampai ke tulang-tulang.

Hamidi, salah seorang warga Pekanbaru yang ber KTP Kabupaten Rokan Hilir sempat berfoto dengan bajaj Jakarta yang punya pesona tersendiri baginya.

"Keren bang, pintunya terbukanya dari depan," ujarnya sambil memegang pintu Bajaj yang elegan dan tak bergagang.

Hamidi merasa keren, bisa berselfi dengan Bajaj Jakarta yang diparkir rapi di depan Mushola Al-Jamiah Pekanbaru.

Dia berharap, Bajaj Jakarta yang terdampar di Pekanbaru menjadi perhatian semua kita, dan diberikan sentuhan yang layak agar semakin eksis Bajaj Jakarta yang terdampar ini.

Bajaj yang konon asalnya dari India, mampu dijadikan daya tarik wisatawan untuk mengunjungi kota Pekanbaru yang kini mulai kurang percaya diri dengan julukan "Kota Bertuah", karena Senin kemarin, Jalan sudirman sudah benar-benar "Berkuah", seolah celotehan para warga yang sering memplesetkan kata Bertuah menjadi Berkuah mulai nyata adanya, Kota Pekanbaru benar-benar sudah berkuah.





Bajaj Jakarta Terdampar di Pekanbaru

Hamidi, warga Pekanbaru ber-KTP Rohul, sedang berselfie dengan Bajaj Jakarta, Senin, 9 Mei 2016
RiauJOS!*, Pekanbaru - Kesuksesan sinetron "Bajaj Bajuri" pernah menorehkan prestasi sebagai tontonan realistis pada 2004 silam, masih tersimpan dihati siapa saja yang mampu melihat tayangan tivi, dan sempat menonton.

RiauJOS!* merekam peristiwa eksentrik ini, untuk mengingatkan kepada kita semua, bahwa Bajaj masih layak dijadikan alat transportasi, dan perlu sentuhan dari siapa saja agar alat transportasi beroda tiga dengan kendali stang vespa ini terus menjadi pengobat rindu para penumpang yang selalu kegelian pada saat menaiki bajaj ini, karena goncangan mesin yang terasa sampai ke tulang-tulang.

Hamidi, salah seorang warga Pekanbaru yang ber KTP Kabupaten Rokan Hilir sempat berfoto dengan bajaj Jakarta yang punya pesona tersendiri baginya.

"Keren bang, pintunya terbukanya dari depan," ujarnya sambil memegang pintu Bajaj yang elegan dan tak bergagang.

Hamidi merasa keren, bisa berselfi dengan Bajaj Jakarta yang diparkir rapi di depan Mushola Al-Jamiah Pekanbaru.

Dia berharap, Bajaj Jakarta yang terdampar di Pekanbaru menjadi perhatian semua kita, dan diberikan sentuhan yang layak agar semakin eksis Bajaj Jakarta yang terdampar ini.

Bajaj yang konon asalnya dari India, mampu dijadikan daya tarik wisatawan untuk mengunjungi kota Pekanbaru yang kini mulai kurang percaya diri dengan julukan "Kota Bertuah", karena Senin kemarin, Jalan sudirman sudah benar-benar "Berkuah", seolah celotehan para warga yang sering memplesetkan kata Bertuah menjadi Berkuah mulai nyata adanya, Kota Pekanbaru benar-benar sudah berkuah.