Plt. Gubri, Arsyadjuliandi Rachman/RiauJOS!*capt:google gambar

RiauJOS.com, Pekanbaru - Rupanya Plt. Gubri sedang serius untuk mengurus peningkatan ekonomi masyarakat di Provinsi Riau. Hal ini terbukti dari pesannya yang mengulas pentingnya "Multiplier Efek" atau dalam bahasa sederhananya Faktor Kali dari apa yang sedang di usahakan.

Untuk mengkayakan siapa saja, memang perlu dua faktor, pertama, membuat nilai tambah dari apa yang dihasilkan, dan kedua, memikirkan "multiplier efek" seperti yang disampaikan Plt. Gubri. Jadi, setelah membikin nilai tambah, tidak cukup hanya mendiamkan produknya, namun harus diberikan faktor kali, gambaran sederhannya seperti gulungan bola salju, kita menggelindingkan bola salju sekali, tetapi hasilnya terus bertambah selama bergulung-gulung dan menjadi besar ukurannya.

Dilansir riaupos.co, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau yang mencapai puluhan triliunan tidak cukup lagi membangun Riau, karena setap tahun kawasan di Riau terus mengalami peningkatan.

Untuk itu, Plt Gubri meminta kepada pemerintah kabupaten/kota dan SKPD terkait dalam melakukan pembangunan di Riau harus ada multiplier efek cepat dari pembangunan yang dilakukan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dan juga bisa mengembangkan sektor pariwisata, melihat turunnya harga komuditi kelapa sawit ataupun migas sehingga meningkatkan PAD Riau.

"APBD Riau saat ini tidak cukup lagi untuk membangun Riau, baik itu pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, keamanan, lapangan pekerjaaan. Untuk itu, kita menyusun APBD Riau bersama dengan teman-teman di dewan tentu sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMB) dan mengutamakan hal yang multiplier efek cepat untuk masyarakat," ujar Plt Gubri, Senin, 21 Maret 2016.

Tolong Bantu Plt. Gubri Memikirkan Multiplier Efek untuk Tingkatkan Perekonomian

Plt. Gubri, Arsyadjuliandi Rachman/RiauJOS!*capt:google gambar

RiauJOS.com, Pekanbaru - Rupanya Plt. Gubri sedang serius untuk mengurus peningkatan ekonomi masyarakat di Provinsi Riau. Hal ini terbukti dari pesannya yang mengulas pentingnya "Multiplier Efek" atau dalam bahasa sederhananya Faktor Kali dari apa yang sedang di usahakan.

Untuk mengkayakan siapa saja, memang perlu dua faktor, pertama, membuat nilai tambah dari apa yang dihasilkan, dan kedua, memikirkan "multiplier efek" seperti yang disampaikan Plt. Gubri. Jadi, setelah membikin nilai tambah, tidak cukup hanya mendiamkan produknya, namun harus diberikan faktor kali, gambaran sederhannya seperti gulungan bola salju, kita menggelindingkan bola salju sekali, tetapi hasilnya terus bertambah selama bergulung-gulung dan menjadi besar ukurannya.

Dilansir riaupos.co, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau yang mencapai puluhan triliunan tidak cukup lagi membangun Riau, karena setap tahun kawasan di Riau terus mengalami peningkatan.

Untuk itu, Plt Gubri meminta kepada pemerintah kabupaten/kota dan SKPD terkait dalam melakukan pembangunan di Riau harus ada multiplier efek cepat dari pembangunan yang dilakukan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dan juga bisa mengembangkan sektor pariwisata, melihat turunnya harga komuditi kelapa sawit ataupun migas sehingga meningkatkan PAD Riau.

"APBD Riau saat ini tidak cukup lagi untuk membangun Riau, baik itu pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, keamanan, lapangan pekerjaaan. Untuk itu, kita menyusun APBD Riau bersama dengan teman-teman di dewan tentu sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMB) dan mengutamakan hal yang multiplier efek cepat untuk masyarakat," ujar Plt Gubri, Senin, 21 Maret 2016.