RiauJOS!*, Teluk Kuantan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menetapkan pasangan Mursini - Halim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuansing periode 2016-2021. Penetapan itu dilakukan dalam rapat pleno, Selasa siang, 23 Februari 2016, di Aula Kantor KPU Kuansing, dilansir goriau.com.

Rapat pleno itu dipimpin Ketua KPU Kuansing, Firdaus Oemar dan dihadiri pasangan Mursini-Halim beserta tim pemenangan dan Parpol pendukung. Tampak juga hadir Cawabup pasangan nomor urut 3, Muslim serta kalangan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).

Dalam rapat pleno tersebut diumumkan penetapan pasangan calon Bupati dan Wabup terpilih yakni Mursini-Halim dilanjutkan dengan penyerahan berita acara penetapan pasangan terpilih Nomor : 03/BA/KPU.Kab/004.433177/II/2016Â tanggal 23 Februari 2016.

Setelah pleno, Firdaus Oemar menyatakan akan dilanjutkan dengan rapat paripurna penetapan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing.

Sebelumnya, Pilkada Kuansing harus berakhir di Mahkamah Konstitusi (MK), dimana pasangan Indra Putra - Komperensi (IKO) menggugat KPU Kuansing. Namun, gugatan tersebut ditolak oleh MK pada 22 Februari 2016.


Sumber: goriau.com


Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Periode 2016-2021 Ditetapkan


RiauJOS!*, Teluk Kuantan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menetapkan pasangan Mursini - Halim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuansing periode 2016-2021. Penetapan itu dilakukan dalam rapat pleno, Selasa siang, 23 Februari 2016, di Aula Kantor KPU Kuansing, dilansir goriau.com.

Rapat pleno itu dipimpin Ketua KPU Kuansing, Firdaus Oemar dan dihadiri pasangan Mursini-Halim beserta tim pemenangan dan Parpol pendukung. Tampak juga hadir Cawabup pasangan nomor urut 3, Muslim serta kalangan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).

Dalam rapat pleno tersebut diumumkan penetapan pasangan calon Bupati dan Wabup terpilih yakni Mursini-Halim dilanjutkan dengan penyerahan berita acara penetapan pasangan terpilih Nomor : 03/BA/KPU.Kab/004.433177/II/2016Â tanggal 23 Februari 2016.

Setelah pleno, Firdaus Oemar menyatakan akan dilanjutkan dengan rapat paripurna penetapan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing.

Sebelumnya, Pilkada Kuansing harus berakhir di Mahkamah Konstitusi (MK), dimana pasangan Indra Putra - Komperensi (IKO) menggugat KPU Kuansing. Namun, gugatan tersebut ditolak oleh MK pada 22 Februari 2016.


Sumber: goriau.com