Social Items

Ini akan terjadi suatu saat nanti
Ilustrasi: Petani Masa Depan

RiauJOS.com, Eksentrik - Entah siapa yang mengedit foto diatas, Riau Jos beruntung dapat berperan aktif memikirkan kemajuan petani Indonesia di masa depan. Gambarannya jelas, ketika mobil yang katanya mewah, dapat terbeli oleh petani, dan digunakan untuk keperluan membajak sawah, ini luar biasa dan harapan semua kita agar sang pengurus penyedia bahan makanan di meja kita, Petani maksudnya mendapatkan kedudukan paling tinggi dimanapun tempatnya.

Ketika mobil bukan barang mewah lagi bagi para Petani, sudah barang tentu para Petani lah orang yang paling makmur, karena ukuran kesuksesan orang di era kapitalistik ini seputar roda dan velg mobil. Ini benar-benar selera rendahan, untuk ukuran orang yang mempunyai keimanan akan kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.

Harga mobil murah, dan terjangkau oleh petani, ini gambaran luar biasa untuk masa depan yang lebih makmur bagi para Petani di negeri ini. Dan binatang ternak seperti sapi dan kerbau, akan dijadikan hewan rumahan saja, diperlakukan seperti kucing dirumah, karena menurut perjalan sejarah, mereka sapi dan kerbau dari zaman dulu sampai sekerang kerjanya cuman membajak sawah, berangkat pagi pulang sore, mirip karyawan yang kerja di kantoran, bedanya kalau sapi dan kerbau mandi matahari, tapi kalau karyawan di gedung tinggi tak bisa menikmati matahari, cuma hawa dingin buatan yang merusak kesehatan kulit.

Petani di masa depan, wajib kita hormati di bawah level pejabat. Merekalah yang mengurus urusan bahan makanan kita di warung, di rumah makan, restoran hingga meja makan dirumah kita, jangan lagi mereka di sia-siakan apalagi direndahkan seperti kebiasaan orang zaman sekarang, sehingga mengakibatkan orang-orang desa membiarkan anaknya tak menyukai lagi desanya karena meresa pekerjaan petani tak dapat mendatangkan uang yang memakmurkan keluarga.

Mulai hari ini dan seterusnya, petani wajib kita junjung tinggi se level dengan kedudukan presiden dan pejabat pemerintah lainnya, dan sebaliknya orang-orang yang  bekerja di pemerintahan kita jadikan mereka pelayan publik yang harus siap dengan muka manis seperti pegawai hotel ataupun karyawan mini market, karyawan POM Bensin yang selalu diajarkan tersenyum untuk melayani pelanggannya.

Petani Masa Depan, Membajak Sawah Pake Mobil Mewah

Ini akan terjadi suatu saat nanti
Ilustrasi: Petani Masa Depan

RiauJOS.com, Eksentrik - Entah siapa yang mengedit foto diatas, Riau Jos beruntung dapat berperan aktif memikirkan kemajuan petani Indonesia di masa depan. Gambarannya jelas, ketika mobil yang katanya mewah, dapat terbeli oleh petani, dan digunakan untuk keperluan membajak sawah, ini luar biasa dan harapan semua kita agar sang pengurus penyedia bahan makanan di meja kita, Petani maksudnya mendapatkan kedudukan paling tinggi dimanapun tempatnya.

Ketika mobil bukan barang mewah lagi bagi para Petani, sudah barang tentu para Petani lah orang yang paling makmur, karena ukuran kesuksesan orang di era kapitalistik ini seputar roda dan velg mobil. Ini benar-benar selera rendahan, untuk ukuran orang yang mempunyai keimanan akan kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.

Harga mobil murah, dan terjangkau oleh petani, ini gambaran luar biasa untuk masa depan yang lebih makmur bagi para Petani di negeri ini. Dan binatang ternak seperti sapi dan kerbau, akan dijadikan hewan rumahan saja, diperlakukan seperti kucing dirumah, karena menurut perjalan sejarah, mereka sapi dan kerbau dari zaman dulu sampai sekerang kerjanya cuman membajak sawah, berangkat pagi pulang sore, mirip karyawan yang kerja di kantoran, bedanya kalau sapi dan kerbau mandi matahari, tapi kalau karyawan di gedung tinggi tak bisa menikmati matahari, cuma hawa dingin buatan yang merusak kesehatan kulit.

Petani di masa depan, wajib kita hormati di bawah level pejabat. Merekalah yang mengurus urusan bahan makanan kita di warung, di rumah makan, restoran hingga meja makan dirumah kita, jangan lagi mereka di sia-siakan apalagi direndahkan seperti kebiasaan orang zaman sekarang, sehingga mengakibatkan orang-orang desa membiarkan anaknya tak menyukai lagi desanya karena meresa pekerjaan petani tak dapat mendatangkan uang yang memakmurkan keluarga.

Mulai hari ini dan seterusnya, petani wajib kita junjung tinggi se level dengan kedudukan presiden dan pejabat pemerintah lainnya, dan sebaliknya orang-orang yang  bekerja di pemerintahan kita jadikan mereka pelayan publik yang harus siap dengan muka manis seperti pegawai hotel ataupun karyawan mini market, karyawan POM Bensin yang selalu diajarkan tersenyum untuk melayani pelanggannya.