Bisnis di Bidang Desain Grafis
Yohanes Auri
Riau JOS!* - Tak perlu menunggu hari tua untuk menyongsong kesuksesan. Hal inilah yang dapat dibuktikan satu dari sekian banyak pengusaha yang sukses mengembangkan bisnisnya di usia muda, dialah Yohanes Auri. Pria kelahiran Jakarta, 8 Februari 1985 tersebut berhasil memanfaatkan minat dan bakatnya untuk mengembangkan bisnis di bidang desain grafis. Berbekal kerja keras, semangat, strategi bisnis yang tepat serta sikap profesionalitas, Auri sukses mengembangkan usahanya hingga mencapai omset bernilai milyaran rupiah.

Minat dan bakatnya di bidang desain membawa Auri menjadi mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Sambil menjalankan studinya di bangku kuliah, Auri getol menjadi freelancer yang menawarkan jasa desain grafis.

Beragam project yang berkaitan dengan bidang desain seperti desain logo, brosur dan company profile dengan tekun ia kerjakan. Tak hanya di kampus saja, Auri pun rajin menghubungi perusahaan-perusahaan untuk mencari job desain. Saat itu Auri berusaha mengerjakan banyak job dengan harapan dapat mengumpulkan banyak portofolio.

Lahirnya Flux Design

Usaha awal yang dirintis Auri tersebut terbilang sangat sederhana. Ia menyulap kamar tidurnya yang berukuran 4×4 meter menjadi sebuah ruang kantor pribadinya. Dengan bermodalkan lesehan dan komputer Pentium III, ia menamai usahanya tersebut dengan nama Flux Design. 

Bukan sembarang nama yang ia berikan untuk usahanya tersebut. Kata Flux memiliki makna perubahan terus menerus ke arah yang lebih baik, suatu hal yang pastinya ia harapkan untuk perkembangan usahanya.

I am a DREAMER …

Itulah salah satu motto hidup seorang Yohanes Auri yang kemudian menjadi motivasi baginya untuk selalu bersabar dan giat mengembangkan usahanya. Setelah ia menamatkan kuliahnya pada tahun 2006, Auri hampir putus asa ketika ia tak kunjung mendapatkan job di bidang desain. Auri yang workaholic sempat merasa frustasi karena tak kunjung mendapatkan job. Dengan dukungan doa dan usahanya yang tekun, akhirnya pada tanggal 26 Januari 2006 Auri berhasil mendapatkan proyek pertamanya selepas kuliah. Poyek tersebut berasal dari sebuah perusahaan asosiasi banking dan bernilai belasan juta rupiah.

Awal kesuksesan Flux Design besutan Auri tak lantas datang dari suatu proyek bernilai fantastis. Ia sempat membuat majalah gratis yang disebarkan di gereja. Salah seorang dari jemaat gereja kemudian tertarik dengan desain majalah yang dibuat Auri. Jemaat tersebut merupakan salah satu pengurus Certificate Wealth Manager Association (CWMA). Melalui perantaraan jemaat tersebut, akhirnya Auri berhasil mendapatkan proyek pembuatan desain undangan dan buku kelulusan. Itulah proyek besar pertama Auri dengan omset senilai 20 juta rupiah.
Kegigihan Membuahkan Hasil yang Manis

Terhitung hingga tahun 2008, Auri merangkap jabatan sebagai kurir, tim pemasaran, bagian keuangan dan desainer. Kegigihan Auri akhirnya mulai membuahkan hasil yang manis. Terhitung sejak tahun 2009 ia mulai memperluas kamarnya dan melakukan renovasi untuk mengubahnya menjadi ruangan kantor.

Proyek-proyek yang berasal dari perusahaan besar pun berhasil diperoleh. Pada tahun 2010, Auri ikut serta dalam ajang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dalam bidang usaha kreatif. Dalam ajang tersebut, Auri mendapatkan kesempatan untuk belajar mengembangkan bisnis secara lebih kreatif dan profesional dengan mengikuti pameran, seminar dan training.

Kini seiring dengan perkembangan usahanya yang kian menggurita, Auri memindahkan lokasi kantornya ke ruko tiga lantai di kawasan perkantoran daerah Jakarta Barat. Tak hanya fokus pada Flux Design, Auri pun membuka usaha digital printing yang diberi nama Maungeprint.com. Maungeprint.com diharapkan dapat bersinergi dengan Flux Design sehingga biaya percetakan desain bisa lebih terjangkau dan perputaran modal pun menjadi lebih cepat.

Kini brand jasa Flux Design dengan alamat web flux-design.us, merupakan salah satu penyedia desian grafis terbaik di Indonesia bahkan sudah cukup dikenal hingga manca negara.
Target yang Ingin Dicapai Auri bersama Flux Design

Perkembangan Flux Design dan MauNgeprint.com juga membawa rezeki dan membuka lapangan pekerjaan bagi para karyawan yang dipekerjakan oleh Auri. Kini pembagian pekerjaan di Flux Design pun menjadi lebih jelas dan tertata sehingga Auri dapat memfokuskan ide untuk mencapai target-target baru lainnya.

Berbagai rencana matang sudah dipersiapkan Auri untuk membuat Flux Design mulai go international. Ia berencana membawa Flux Design unutk mengikuti berbagai pameran desain di luar negeri. Tak hanya itu saja, ia juga menargetkan agar Flux Design dapat melakukan perpindahan lokasi ke gedung perkantoran pada tahun 2015.

Demikianlah biografi singkat mengenai profil Yohanes Auri sebagai pengusaha muda yang sukses di bidang desain grafis. Semoga biografi ini dapat menjadi motivasi yang menginspirasi kehidupan banyak orang untuk senantiasa berkarya dan tak berhenti menjadi pemimpi.

“Laki-laki sejati adalah laki-laki yang bisa memulai segala sesuatu (usaha) dari nol tanpa bantuan orang tuanya.” – Yohanes Auri



Pengusaha Muda Sukses di Bisnis Desain Grafis Kelas Dunia

Bisnis di Bidang Desain Grafis
Yohanes Auri
Riau JOS!* - Tak perlu menunggu hari tua untuk menyongsong kesuksesan. Hal inilah yang dapat dibuktikan satu dari sekian banyak pengusaha yang sukses mengembangkan bisnisnya di usia muda, dialah Yohanes Auri. Pria kelahiran Jakarta, 8 Februari 1985 tersebut berhasil memanfaatkan minat dan bakatnya untuk mengembangkan bisnis di bidang desain grafis. Berbekal kerja keras, semangat, strategi bisnis yang tepat serta sikap profesionalitas, Auri sukses mengembangkan usahanya hingga mencapai omset bernilai milyaran rupiah.

Minat dan bakatnya di bidang desain membawa Auri menjadi mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Sambil menjalankan studinya di bangku kuliah, Auri getol menjadi freelancer yang menawarkan jasa desain grafis.

Beragam project yang berkaitan dengan bidang desain seperti desain logo, brosur dan company profile dengan tekun ia kerjakan. Tak hanya di kampus saja, Auri pun rajin menghubungi perusahaan-perusahaan untuk mencari job desain. Saat itu Auri berusaha mengerjakan banyak job dengan harapan dapat mengumpulkan banyak portofolio.

Lahirnya Flux Design

Usaha awal yang dirintis Auri tersebut terbilang sangat sederhana. Ia menyulap kamar tidurnya yang berukuran 4×4 meter menjadi sebuah ruang kantor pribadinya. Dengan bermodalkan lesehan dan komputer Pentium III, ia menamai usahanya tersebut dengan nama Flux Design. 

Bukan sembarang nama yang ia berikan untuk usahanya tersebut. Kata Flux memiliki makna perubahan terus menerus ke arah yang lebih baik, suatu hal yang pastinya ia harapkan untuk perkembangan usahanya.

I am a DREAMER …

Itulah salah satu motto hidup seorang Yohanes Auri yang kemudian menjadi motivasi baginya untuk selalu bersabar dan giat mengembangkan usahanya. Setelah ia menamatkan kuliahnya pada tahun 2006, Auri hampir putus asa ketika ia tak kunjung mendapatkan job di bidang desain. Auri yang workaholic sempat merasa frustasi karena tak kunjung mendapatkan job. Dengan dukungan doa dan usahanya yang tekun, akhirnya pada tanggal 26 Januari 2006 Auri berhasil mendapatkan proyek pertamanya selepas kuliah. Poyek tersebut berasal dari sebuah perusahaan asosiasi banking dan bernilai belasan juta rupiah.

Awal kesuksesan Flux Design besutan Auri tak lantas datang dari suatu proyek bernilai fantastis. Ia sempat membuat majalah gratis yang disebarkan di gereja. Salah seorang dari jemaat gereja kemudian tertarik dengan desain majalah yang dibuat Auri. Jemaat tersebut merupakan salah satu pengurus Certificate Wealth Manager Association (CWMA). Melalui perantaraan jemaat tersebut, akhirnya Auri berhasil mendapatkan proyek pembuatan desain undangan dan buku kelulusan. Itulah proyek besar pertama Auri dengan omset senilai 20 juta rupiah.
Kegigihan Membuahkan Hasil yang Manis

Terhitung hingga tahun 2008, Auri merangkap jabatan sebagai kurir, tim pemasaran, bagian keuangan dan desainer. Kegigihan Auri akhirnya mulai membuahkan hasil yang manis. Terhitung sejak tahun 2009 ia mulai memperluas kamarnya dan melakukan renovasi untuk mengubahnya menjadi ruangan kantor.

Proyek-proyek yang berasal dari perusahaan besar pun berhasil diperoleh. Pada tahun 2010, Auri ikut serta dalam ajang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dalam bidang usaha kreatif. Dalam ajang tersebut, Auri mendapatkan kesempatan untuk belajar mengembangkan bisnis secara lebih kreatif dan profesional dengan mengikuti pameran, seminar dan training.

Kini seiring dengan perkembangan usahanya yang kian menggurita, Auri memindahkan lokasi kantornya ke ruko tiga lantai di kawasan perkantoran daerah Jakarta Barat. Tak hanya fokus pada Flux Design, Auri pun membuka usaha digital printing yang diberi nama Maungeprint.com. Maungeprint.com diharapkan dapat bersinergi dengan Flux Design sehingga biaya percetakan desain bisa lebih terjangkau dan perputaran modal pun menjadi lebih cepat.

Kini brand jasa Flux Design dengan alamat web flux-design.us, merupakan salah satu penyedia desian grafis terbaik di Indonesia bahkan sudah cukup dikenal hingga manca negara.
Target yang Ingin Dicapai Auri bersama Flux Design

Perkembangan Flux Design dan MauNgeprint.com juga membawa rezeki dan membuka lapangan pekerjaan bagi para karyawan yang dipekerjakan oleh Auri. Kini pembagian pekerjaan di Flux Design pun menjadi lebih jelas dan tertata sehingga Auri dapat memfokuskan ide untuk mencapai target-target baru lainnya.

Berbagai rencana matang sudah dipersiapkan Auri untuk membuat Flux Design mulai go international. Ia berencana membawa Flux Design unutk mengikuti berbagai pameran desain di luar negeri. Tak hanya itu saja, ia juga menargetkan agar Flux Design dapat melakukan perpindahan lokasi ke gedung perkantoran pada tahun 2015.

Demikianlah biografi singkat mengenai profil Yohanes Auri sebagai pengusaha muda yang sukses di bidang desain grafis. Semoga biografi ini dapat menjadi motivasi yang menginspirasi kehidupan banyak orang untuk senantiasa berkarya dan tak berhenti menjadi pemimpi.

“Laki-laki sejati adalah laki-laki yang bisa memulai segala sesuatu (usaha) dari nol tanpa bantuan orang tuanya.” – Yohanes Auri