Facebookers Sapta Irawan, meminta maaf kepada seluruh Facebookers di jagat maya, karena dia merasa bersalah telah mengunggah foto yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Namanya saja dunia maya, pastilah banyak yang suka berimajinasi.. hihi.. berikut ini permintaan maafnya, diterbitkan Sapta, Selasa, 20 Oktober, sekitar 29 menit yang lalu. Belum ada yang menjawab permintaan maafnya, hanya ada satu komentar dari Facebookers Koresi Boru Simanjuntak, dia menuliskan "haha maka byk yg ngaku mengambil langsung d tkp km 19 kh 16"

Baca ya.. Josser, berikan dia maaf, dan menurut RiauJOS!* inilah sikap orang sukses, yang mau mengakui kesalahan, dan mau menanggung resikonya. Semoga sukses buat Sapta.



Maaf sebelumnya ini adalah foto kebakaran diluar Indonesia, saya baru membaca informasinya. Sayalah orang pertama yang memposting diakun facebook (saptairawan61@yahoo.com) saya. Ini foto saya ambil dari halaman Let's Help Kalimantan yaitu hanya sebagai sedikit gambaran apa yang telah terjadi dikalimantan tengah. Juga sebagai pendukung sumpah saya terhadap Kalimantan Tengah, Karena keprihatinan saya terhadap perlakuan pilih kasih pemerintah pusat terhadap kita diKalimantan Tengah. Dan saya juga tidak menyangka Kalau foto ini beredar luas dengan bermacam-macam lokasi yang ditulis oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dari sisi positif saya melihat ini adalah bukti kepedulian mereka juga terhadap kita di Kalimantan Tengah. Namun dibandingkan foto yang beredar ini, jika kita berbicara keadaan yang sebenarnya itu tidak sebanding dengan ribuan hektar hutan yang sudah terbakar dikalimantan tengah dengan lautan api yang lebih besar dan mengerikan dari itu. Tapi anda tidak akan pernah melihat itu, jika anda selalu menempatkan diri anda sebagai korban, tanpa mau keluar untuk melakukan sebuah tindakan dan melihat kenyataan. Maaf saya Sapta Irawan. Terimaksih
Sorry previously this is a photo of a fire outside of Indonesia, I have read the information. I was the first person who posted on a facebook account (saptairawan61@yahoo.com) me. This is a photo I took of the page Let's Help Borneo is just as little idea of what was happening in Central Kalimantan. As well as support my oath to Central Kalimantan, Because of my concern for the treatment of central government favoritism toward us in Central Kalimantan. And I also do not think if this photograph circulated widely to various locations are written by persons who are not responsible. I saw the positive side of this is evidence of their concern also for us in Central Kalimantan. But compared to this outstanding photo, if we're talking the real situation was not comparable with thousands of hectares of forest that was burned in Central Kalimantan with a greater conflagration and horrible than that. But you will never see it, if you always put yourself as a victim, without going out to perform an action and see reality. Forgive me Sapta Irawan. Thks
Suka   Komentari   
6 orang menyukai ini.
Komentar
Koresi Boru Simanjuntak haha maka byk yg ngaku mengambil langsung d tkp km 19 kh 16
SukaBalas

Yang peduli dengan keberanian Sapta, mohon komentar dan berikan saja permintaan maafnya.

Terima Saja Permintaan Maaf Sapta Irawan

Facebookers Sapta Irawan, meminta maaf kepada seluruh Facebookers di jagat maya, karena dia merasa bersalah telah mengunggah foto yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Namanya saja dunia maya, pastilah banyak yang suka berimajinasi.. hihi.. berikut ini permintaan maafnya, diterbitkan Sapta, Selasa, 20 Oktober, sekitar 29 menit yang lalu. Belum ada yang menjawab permintaan maafnya, hanya ada satu komentar dari Facebookers Koresi Boru Simanjuntak, dia menuliskan "haha maka byk yg ngaku mengambil langsung d tkp km 19 kh 16"

Baca ya.. Josser, berikan dia maaf, dan menurut RiauJOS!* inilah sikap orang sukses, yang mau mengakui kesalahan, dan mau menanggung resikonya. Semoga sukses buat Sapta.



Maaf sebelumnya ini adalah foto kebakaran diluar Indonesia, saya baru membaca informasinya. Sayalah orang pertama yang memposting diakun facebook (saptairawan61@yahoo.com) saya. Ini foto saya ambil dari halaman Let's Help Kalimantan yaitu hanya sebagai sedikit gambaran apa yang telah terjadi dikalimantan tengah. Juga sebagai pendukung sumpah saya terhadap Kalimantan Tengah, Karena keprihatinan saya terhadap perlakuan pilih kasih pemerintah pusat terhadap kita diKalimantan Tengah. Dan saya juga tidak menyangka Kalau foto ini beredar luas dengan bermacam-macam lokasi yang ditulis oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dari sisi positif saya melihat ini adalah bukti kepedulian mereka juga terhadap kita di Kalimantan Tengah. Namun dibandingkan foto yang beredar ini, jika kita berbicara keadaan yang sebenarnya itu tidak sebanding dengan ribuan hektar hutan yang sudah terbakar dikalimantan tengah dengan lautan api yang lebih besar dan mengerikan dari itu. Tapi anda tidak akan pernah melihat itu, jika anda selalu menempatkan diri anda sebagai korban, tanpa mau keluar untuk melakukan sebuah tindakan dan melihat kenyataan. Maaf saya Sapta Irawan. Terimaksih
Sorry previously this is a photo of a fire outside of Indonesia, I have read the information. I was the first person who posted on a facebook account (saptairawan61@yahoo.com) me. This is a photo I took of the page Let's Help Borneo is just as little idea of what was happening in Central Kalimantan. As well as support my oath to Central Kalimantan, Because of my concern for the treatment of central government favoritism toward us in Central Kalimantan. And I also do not think if this photograph circulated widely to various locations are written by persons who are not responsible. I saw the positive side of this is evidence of their concern also for us in Central Kalimantan. But compared to this outstanding photo, if we're talking the real situation was not comparable with thousands of hectares of forest that was burned in Central Kalimantan with a greater conflagration and horrible than that. But you will never see it, if you always put yourself as a victim, without going out to perform an action and see reality. Forgive me Sapta Irawan. Thks
Suka   Komentari   
6 orang menyukai ini.
Komentar
Koresi Boru Simanjuntak haha maka byk yg ngaku mengambil langsung d tkp km 19 kh 16
SukaBalas

Yang peduli dengan keberanian Sapta, mohon komentar dan berikan saja permintaan maafnya.