Facebookers, Poetra Pane kembali mengudate status yang menggugah rasa iba Riau JOS!*. Maraknya bisnis pinjam meminjam uang yang dibalut dengan nama bisnis finace bertumbuh seperti kutu dirambut. Semakin hari semakin menggerogoti rambut dan melukai kepala, begitu juga pebisnis finance yang mendapatkan uang dengan cara memberikan memutar uang untuk dikreditkan. Berikut  update status Facebook Poetra Pane.
Poetra Pane berbagi tautan.
5 jam

Dayline.id- Labuhanbatu : Hanya karena nunggak pembayaran cicilan motor selama Tiga bulan, Empat kolektor ITC tega menyiksa wanita tua di pinggiran…
DAYLINE.ID|OLEH REDAKSI
Suka   Komentari   
Komentar
Fahri Zal tuh mmg brni na sm yg lmah,mnng ogaf bs dia


Dan berikut ini kutipan penuh beritanya, dilansir dayline.id, Sabtu, 17 Oktober 2015.
Dayline.id, Labuhanbatu - Hanya karena nunggak pembayaran cicilan motor selama Tiga bulan, Empat kolektor ITC tega menyiksa wanita tua di pinggiran jalan SM Raja, Rantauprapat, Sumatera Utara, Jumat (16/10/2015).

Pada media ini, Seriselita (korban pemukulan_red) mengaku telah dianiaya saat baru tiba didepan tempatnya bekerja. Tiba-taba, ke Empat pria berbadan tegap lantas langsung merampas kunci Motor miliknya. Karena tidak mau menyerahkan, salah satu dari kolektor tersebut lantas melukai tangan ibu beranak Enam ini.

" Tanganku ditarik-tarik mereka. Ini akibatnya, tanganku terluka goresan bekas cakaran. Tapi saat itu aku tetap bertahan memegang kunci itu," terangnya.

Wanita berumur Empat puluh tahun inipun mengatakan jika sepeda motor jenis bebek bernopol BK 5525 YN miliknya akan diambil paksa oleh Karyawan PT ITC Finance Rantauprapat karena menunggak pembayaran.

" Keempat kolektor itu pun mengaku akan menarik paksa kereta (Motor_red) Revo yang kutunggangi, karena telah 3 bulan menunggak cicilan pembayaran. Tanpa basa-basi, mereka langsung mencoba merampas kunci kontak dari tanganku," jelasnya.

Setelah merampas dan melukai wanita ini, Ke empat pria tersebut langsung bergegas pergi tanpa rasa bersalah.

Merasa telah dianiaya dan haknya dirampas, Sericelita lantas melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolres Labuhanbatu dengan membawa bukti rekaman CCTV saat ke Empat pria tersebut melakukan penganiayaan.

"Laporannya sudah diterima dengan nomor LP/1714/X/2015/SU/RES-LBH. Dan saya punya bukti rekaman kamera cctv. Karena saat aksi itu mereka lakukan, semuanya terekam kamera pengintai toko elektronik tempat saya bekerja," pungkasnya.

Terpisah, Kepala SPK B Polres Labuhanbatu, Aiptu Suheri membenarkan telah menerima laporan terkait penganiayaan yang dialami oleh Sericelita. Dan pihaknyapun langsung melakukan proses dengan mendatangi kantor ITC Finance Rantauprapat.

" Laporan sudah diterima SPK, dan kita akan proses secepatnya," terang Suheri.

Dilain tempat, Dede, perwakilan PT ITC Finance Rantauprapat mengaku jika ke 4 orang kolektor yang menarik paksa sepeda motor nasabah tersebut adalah karyawan PT ITC Finance Rantauprapat.

" Mereka memang ditugaskan untuk mengamankan aset perusahaan dari tangan nasabah yang menunggak," jelasnya.

Namun saat ditanyakan prosedur penarikan kendaraan yang benar serta sesuai dengan UU Konsumen, Pria berkulit hitam inipun enggan menjawab pertayaan sembari bergegas meninggalkan pewarta, (Habibi)
Pemertaan kesejahteraan masyarakat, menjadi poin penting untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah, dan masyarakat tidak bisa disalahkan, karena kebutuhan akan motor tidak bisa dipungkiri, roda haruss terus berputar, dan dapur harus tetap mengepul untuk melanjutkan kehidupan.

Kesejahteraan rakyat dapat terwujud apabila seluruh elemen bangsa suka berbagi dan bergotong royaong dalam membangun negeri, seperti yang dicontohkan Riau JOS!* dengan Tim pengembangnya, yang terus bekerja dilandasi keikhlasan dan kesejahteraan bersama. Tidak ada kebahagiaan jika kesejahteraan tidak merata.

Maraknya Bisnis Kredit Motor oleh Perushaan Finance, Bukti Rakyat Belum Sejahtera

Facebookers, Poetra Pane kembali mengudate status yang menggugah rasa iba Riau JOS!*. Maraknya bisnis pinjam meminjam uang yang dibalut dengan nama bisnis finace bertumbuh seperti kutu dirambut. Semakin hari semakin menggerogoti rambut dan melukai kepala, begitu juga pebisnis finance yang mendapatkan uang dengan cara memberikan memutar uang untuk dikreditkan. Berikut  update status Facebook Poetra Pane.
Poetra Pane berbagi tautan.
5 jam

Dayline.id- Labuhanbatu : Hanya karena nunggak pembayaran cicilan motor selama Tiga bulan, Empat kolektor ITC tega menyiksa wanita tua di pinggiran…
DAYLINE.ID|OLEH REDAKSI
Suka   Komentari   
Komentar
Fahri Zal tuh mmg brni na sm yg lmah,mnng ogaf bs dia


Dan berikut ini kutipan penuh beritanya, dilansir dayline.id, Sabtu, 17 Oktober 2015.
Dayline.id, Labuhanbatu - Hanya karena nunggak pembayaran cicilan motor selama Tiga bulan, Empat kolektor ITC tega menyiksa wanita tua di pinggiran jalan SM Raja, Rantauprapat, Sumatera Utara, Jumat (16/10/2015).

Pada media ini, Seriselita (korban pemukulan_red) mengaku telah dianiaya saat baru tiba didepan tempatnya bekerja. Tiba-taba, ke Empat pria berbadan tegap lantas langsung merampas kunci Motor miliknya. Karena tidak mau menyerahkan, salah satu dari kolektor tersebut lantas melukai tangan ibu beranak Enam ini.

" Tanganku ditarik-tarik mereka. Ini akibatnya, tanganku terluka goresan bekas cakaran. Tapi saat itu aku tetap bertahan memegang kunci itu," terangnya.

Wanita berumur Empat puluh tahun inipun mengatakan jika sepeda motor jenis bebek bernopol BK 5525 YN miliknya akan diambil paksa oleh Karyawan PT ITC Finance Rantauprapat karena menunggak pembayaran.

" Keempat kolektor itu pun mengaku akan menarik paksa kereta (Motor_red) Revo yang kutunggangi, karena telah 3 bulan menunggak cicilan pembayaran. Tanpa basa-basi, mereka langsung mencoba merampas kunci kontak dari tanganku," jelasnya.

Setelah merampas dan melukai wanita ini, Ke empat pria tersebut langsung bergegas pergi tanpa rasa bersalah.

Merasa telah dianiaya dan haknya dirampas, Sericelita lantas melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolres Labuhanbatu dengan membawa bukti rekaman CCTV saat ke Empat pria tersebut melakukan penganiayaan.

"Laporannya sudah diterima dengan nomor LP/1714/X/2015/SU/RES-LBH. Dan saya punya bukti rekaman kamera cctv. Karena saat aksi itu mereka lakukan, semuanya terekam kamera pengintai toko elektronik tempat saya bekerja," pungkasnya.

Terpisah, Kepala SPK B Polres Labuhanbatu, Aiptu Suheri membenarkan telah menerima laporan terkait penganiayaan yang dialami oleh Sericelita. Dan pihaknyapun langsung melakukan proses dengan mendatangi kantor ITC Finance Rantauprapat.

" Laporan sudah diterima SPK, dan kita akan proses secepatnya," terang Suheri.

Dilain tempat, Dede, perwakilan PT ITC Finance Rantauprapat mengaku jika ke 4 orang kolektor yang menarik paksa sepeda motor nasabah tersebut adalah karyawan PT ITC Finance Rantauprapat.

" Mereka memang ditugaskan untuk mengamankan aset perusahaan dari tangan nasabah yang menunggak," jelasnya.

Namun saat ditanyakan prosedur penarikan kendaraan yang benar serta sesuai dengan UU Konsumen, Pria berkulit hitam inipun enggan menjawab pertayaan sembari bergegas meninggalkan pewarta, (Habibi)
Pemertaan kesejahteraan masyarakat, menjadi poin penting untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah, dan masyarakat tidak bisa disalahkan, karena kebutuhan akan motor tidak bisa dipungkiri, roda haruss terus berputar, dan dapur harus tetap mengepul untuk melanjutkan kehidupan.

Kesejahteraan rakyat dapat terwujud apabila seluruh elemen bangsa suka berbagi dan bergotong royaong dalam membangun negeri, seperti yang dicontohkan Riau JOS!* dengan Tim pengembangnya, yang terus bekerja dilandasi keikhlasan dan kesejahteraan bersama. Tidak ada kebahagiaan jika kesejahteraan tidak merata.