Riau JOS!* - Seorang hacker, yang dikenali oleh mahasiswanya, Pius Anggoro yang juga seorang facebookers, memposting informasi mengejutkan dari NGO Indonesia. Pius mengingatkan kepada seluruh kawan facebooknya, agar tak perlu saling menyalahkan.

Sebelumnya, media-media di Indonesia sudah menerbitkan halaman depannya tanpa cover, hanya warna abu-abu yang menyelimuti sampul halaman depan koran maupun media lainnya. Kini, Senin, 23 Oktober 2015, seolah NGO Indonesia tak mau ketinggalan untuk merasai kondisi bencana kabut asap yang menyelimuti beberapa pulau di Indonesia, seperti Sumatera, Kalimantan, dan Papua, serta baru-baru ini kabarnya Jakarta sudah mendapatkan kiriman gratis kabut asap.

Berikut postingan status hacker handal asal Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.


tak perlu saling menyalahkan, perbaikan dimulai dari diri sendiri, dari yang kecil dan mulai saat ini, demi bumi yang kita tinggali..
National Geographic Indonesia
Kami redaksi National Geographic Indonesia memutuskan sampul majalah edisi November 2015 untuk pertama kalinya tidak menggunakan foto maupun ilustrasi karena tak ada gambar yang cukup indah untuk menggambarkan perubahan iklim. Mampukah kita bertahan? Kita semua bisa mengubahnya, mari bersama kita perbaiki pandangan dan perilaku kita terhadap Ibu Bumi. Salam 10 tahun National Geographic Indonesia. ‪#‎1DekadeNGI‬

Lagi, National Geographic Indonesia Tak Punya Sampul Majalah Atas Kondisi Bencana Kabut Asap

Riau JOS!* - Seorang hacker, yang dikenali oleh mahasiswanya, Pius Anggoro yang juga seorang facebookers, memposting informasi mengejutkan dari NGO Indonesia. Pius mengingatkan kepada seluruh kawan facebooknya, agar tak perlu saling menyalahkan.

Sebelumnya, media-media di Indonesia sudah menerbitkan halaman depannya tanpa cover, hanya warna abu-abu yang menyelimuti sampul halaman depan koran maupun media lainnya. Kini, Senin, 23 Oktober 2015, seolah NGO Indonesia tak mau ketinggalan untuk merasai kondisi bencana kabut asap yang menyelimuti beberapa pulau di Indonesia, seperti Sumatera, Kalimantan, dan Papua, serta baru-baru ini kabarnya Jakarta sudah mendapatkan kiriman gratis kabut asap.

Berikut postingan status hacker handal asal Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.


tak perlu saling menyalahkan, perbaikan dimulai dari diri sendiri, dari yang kecil dan mulai saat ini, demi bumi yang kita tinggali..
National Geographic Indonesia
Kami redaksi National Geographic Indonesia memutuskan sampul majalah edisi November 2015 untuk pertama kalinya tidak menggunakan foto maupun ilustrasi karena tak ada gambar yang cukup indah untuk menggambarkan perubahan iklim. Mampukah kita bertahan? Kita semua bisa mengubahnya, mari bersama kita perbaiki pandangan dan perilaku kita terhadap Ibu Bumi. Salam 10 tahun National Geographic Indonesia. ‪#‎1DekadeNGI‬