Dimana rasa empati dan kepedulian para lelaki ini? di luar sana orang menderita karena bencana kabut asap, eh.. mereka malah ketawa dengan jahatnya seolah menari diatas penderitaan korban asap.

Ini bukti status ketawa jahat mereka, dilansir melalui facebook liputan6.com, tiga jam yang lalu, Senin, 19 Oktober 2015. Apa yang mereka pikirkan? tidak ada.. mereka larut dalam haru gembira menyenangkan naluri kelaki-lakiannya dalam pertempuran memperebutkan bola untuk jadi juara.

Umuh Muchtar berterima kasih kepada suporter Persija Jakarta, The Jakmania yang telah menyambut puluhan ribu Bobotoh di Stadion Gelora Utama Bung Karno http://bit.ly/1LXVqgB


Persib Bandung akhirnya sukses menjadi kampiun Piala Presiden 2015.
BOLA.LIPUTAN6.COM|OLEH LIPUTAN6.COM

Komen yang terselip, komen selengkapnya ada di paling bawah..

Bayu Permadipura Peserta:
-------------
ABANG UTEU#206, Devi Yulianti


Pesan:
---------

INFORMASI.TURUT BERDUKA TO VikingNama: Agung Sanudin .TTL : Bandung, 25 10 1987.Alamat Jl.Pasar Baru No.23.mayat di temukan Di pinggir Jalan Tol Dengan kepala Pecah .Badan Masih Utuh Tertusuk Samurai .NAma : Aninda santy .TTL : Tasik : 01 02 91Alamat : Jl.buah Batu .Rto1/03 No.42Koban di temukan pakai atribut Persib dan sobekan gunting di celana . Payudara Korban .Tertusuk Guntingbagi sodara yg kenal Nama ini bisa laporkan Ke Polres jakarta ..korban di tengah Jalan Semua ..kami .Pekerja jasa Raharja ..Thankk sory lnjut bc Lur sesama viking

SukaBalas23 jam


Selajutnya, simak juga puisi karya Azizon Nurza berikut ini.

TERSERAHLAH 'JAKARTA" URUS SAJA BOLA
(Puisi Kemarahan Azizon Nurza)
Disini kami berteman asap bermandi azab
Disana kau siaga untuk berpesta
Pesta kampung yang tak diakui FIFA
Melepaskan syahwat atas nama masyarakat
Bukankah Sumatera masih bagian Indonesia?
Kalimantan juga sama
Tapi izinkan kami bertanya
Mengobat hati luka dan pikiran gila
Apakah kita masih saudara?
Yang sama-sama susah
Sama-sama menderita
Bersama dalam suka dan duka?
Untuk sepakbola yang tak diakui dunia
Kau sigap luar biasa
Dalam hitungan hari kerahkan semua daya
Kerahkan semua upaya
Seakan itu kebutuhan dan menyangkut hajat hidup
Rakyat yang berwarga negara Indonesia
Kami bukan iri tapi jawab rintihan hati ini
Kenapa untuk derita kami di Sumatera dan Kalimantan
Kau segan untuk lakukan segenap upaya
Menggugah seluruh anak bangsa untuk peduli
Seganap kekuatan bangsa untuk memadamkan api
Jakarta hanya satu kata
Terserahlah
Biarkan sejarah akan berkata
Atas semua cerita dan derita
Tentang hati yang semakin hilang
Hilang
Hilang
Sampai akhirnya sirna
Lalu hilang

Dan ini, motor penggerak revolusi langit biru, Afni Zulkifli, perempuan tangguh asal Siak yang berjuang lewat status facebook, dan sosial media lainnya. Betapa mengharukan.. :( apakah ini dipikirkan para suporter bola? tentu tidak, karena mereka larut dalam suka cita kemenangan semu ala pria pecinta bola.

    Mengapa untuk pertandingan Bola, berita bisa 'selebay' itu ya?!? Siaran langsung bisa berkali-kali setiap hari di hampir semua stasiun TV, dari berbagai sudut pandang berita dan menjadi headline di berbagai media massa. Sedangkan jutaan korban asap yang masih termengap-mengap di banyak daerah, setelah berbulan-bulan dikurung jerebu, seolah masih mengantang harap bencana ini segera berlalu. Ambil cermin dan berkaca 'Jangan-jangan saya aja yang terlalu lebaaaay soal asap. Atau jangan-jangan, asap ini cuma halusinasi saya saja yaaa...'. *Selamat nonton Bola. Semoga damai-damai saja di sana.
    Suka   Komentari   
    303 orang menyukai ini.
    Komentar
    Candra Ibrahim Inti dari pembinaan olahraga berkelanjutan itu adalah kompetisi yang rutin, sehingga hasilnya bisa terukur. Nah, kalau hanya gegara pertandingan kelas turnamen, lalu se-Indonesia seperti berkelahi, itu sungguh2 lebay!
    SukaBalas116 jam
    T Khalil Jaafar Piala Presiden, yg di Agungkan mereka malahan org suci mereka
    SukaBalas116 jam
    Rina Febriyanti biasalah pengalihan isu....krn berita asap dah gak keren lg, biarlah korban asap mengap- mengap.....kan pemerintah dah " bekerja".....
    SukaBalas216 jam
    Suami Iyin kapan mau GO INTERNASIONAL.. lihat sepakbola aja seperti mau PERANG ?! #SIAGA_ASAP tanpa KALIAN kami bisa HIDUP
    SukaBalas116 jam
    Nina Siti R Saya termasuk yg tidak damai2 saja. Masih mikirin soal asap... 
    Saya bukan penggemar bola fanatik tp krn disekeliling banyak yg bola mania, kena imbas juga nih... 

    SukaBalas316 jam
    Dewimira Wati Sari Bener mbak barusan anak sy baru pulang ngaji bilang"giliran bola siaga satu, polisi ada di mana2, giliran asap koq gak ada aparat yg siaga#pasbgedkomennya
    SukaBalas216 jam
    Fitri Yunita Sari Itu jg kadang2 terlintas dipikiranku mba afni, jangan2 hanya aku yg lebay
    SukaBalas116 jam
    Dido Zulkarnaein meredam berita Singkil n Kabut Asap Bu....
    SukaBalas416 jam
    Suwito Hadi Klo ASAP kan deritamu kalo bola kan byk yg diuntungkan... wajar saja SIAGA satu. . Kalo ASAP SIAGA 0.. HEHEHEE. . Soalnya gk ada uang masuk, byk yg ngeluh,byk yg protes.. Nah bagusnya pas pertandingan bola kita bakar aja stadion nya jd bisa SIAGA 01. .wink emotikon
    SukaBalas416 jam
    Donie Octora Baru baca, plus komenannya, kok gw merasa kurang ilmu ato gimana gitu liat klakuan media yg lebih ngejar "Hype" dibanding fakta....
    Eeee baru inget, mereka ga bisa hidup tanpa rating.....

    SukaBalas716 jam
    Bunda Alvareza Aneka Grosir Ternyata ndak cuma saya yg mikir demikian.
    SukaBalas16 jam
    Ade Titi Nifita Izin share ya mbak
    SukaBalas15 jam
    Nina Siti R Sebab kita masih punya HATI
    SukaBalas15 jam
    Indah Setyowati Ijin share bunda. Terima kasih
    SukaBalas15 jam
    Adi izin share ya
    SukaBalas15 jam
    Syahri Yulia Rambe Masihkan hrs dimaaf kan ?
    SukaBalas15 jam
    Terry Henry Kebanyakan pemerintah kurang punya empati..
    SukaBalas115 jam
    Amarah Rusli Saya juga sangat prihatin dengan kondisi itu bu..sense of crisis nya gak ada..
    SukaBalas115 jam
    Dwi Martini Media yang ada adl milik pemodal dan politisi, mana mungkin mereka ungkap masalah asap mbak Afni Zulkifli?! Karena jika itu terjadi mereka akan mengungkap kebusukan diri sendiri. 

    Harus nya mayoritas rakyat negeri ini yang tertindas, termarginalkan ju
    ...Lihat Selengkapnya

    SukaBalas415 jam
    Pramudyana Agus Semua tergantung pesan sponsor Mbak....
    SukaBalas215 jam
    Arie Purnama Selalu begitu...
    SukaBalas14 jam
    Kya Art Bagi mreka2 yah bola lebih penting dr nyawa manusia, jd kalo mreka baku hantam gara2 rusuh bola malah makin d tayangkan d tv2 gt heboh, sedang korban asap yg mati perlahan2 itu brasa kek musik simponi aja bagi mreka, d nikmati atau mungkin bagi mreka kita ini ga ada, kebayang kalo pulau2 yg merasa g d hiraukan kluar dr kesatuan RI, ntr d kata provokator lg saya nulis begini
    SukaBalas114 jam
    Rio Kriswana Karena, menurut mereka yg gk kena dampak, asap itu biasa, mungkin mereka mengira asapnya kaya mereka membakar sampah di halaman kali, heeee....
    SukaBalas14 jam
    U-dhie Satya d'Biaconerri Berita asap sudah tertutupi dengan isu penurunan bbm di paket kebijakan ke 4 yang sampai sekarang cuma PHP pemerintah
    SukaBalas114 jam
    SukaBalas514 jam
    Iskandar Santoso kan media masa dikuasai Freemansonry , 60 ribu intelejen freemasonry diseluruh indonesia senjata utamanya duit, dan mayoritas umat mata duitan..... KLOP, panci ketemu tutup . Inilah hasil daripada menyuntikkan hedonism ke Indonesia sejak tahun 1968 ...
    SukaBalas314 jam
    Ibrahim Arrashid Abdi Fathir Pengalihan isu bu
    SukaBalas114 jam
    Diah Nyaz media sekarang tidak peduli terhadap rakyat alias tidak pro rakyat..tergantung rating
    SukaBalas13 jam
    Dini Harviyanti Asap di jambi kembali menjadi2..lebih parah malah..setelah sekitar seminggu yg lalu jambi sempat cerah dan matahari sdh keliatan..tp skrg jambi kembali menguning..kasihan 2 balitaku sdh 5 hari ini kena batuk pilek..ditambah lg asap yg sampe masuk ke dlm rumah..
    SukaBalas13 jam
    Ridwan Brandallz Bersodara sabar yahh bu . .
    SukaBalas13 jam
    Rogensen yo iyolah buk,media kinitu kan punyo parpol yg bakuaso kinitu jadi bisa dimainkannyo,kalo yg raso kamarugian inyo indak d tayangnyo kl yg kamanguntuagan inyo diputanyo tiok minik,masak ibuk ndak tau!!!!
    SukaBalas12 jam
    Andy-Jeff Indrayanto orang2 diluar sana, menganggap #Riaumelawanasapatau #masihmelawanasap adl hastag yg lebay...pdahal mereka blm pernah sekalipun ngerasain ngehirup asap dr lubang hidungnya!
    SukaBalas212 jam
    Ekay Totok Ku jga penggila bola ...tapi melihat begitu getolnya pemerintah menggelontorkan dana untk pengamanan sebuah ajang yg belum tentu ada hasilnya untk kmajuan sepakbola kita...apa gak lebih baik finalnya dialihkan ke tmpat lain yg lebih kondusif dan biaya pengamanan kan bisa buat yg lebih bermanfaat...sebenarnya mereka mikirnya gimana y...apakah mereka gak mikir y..
    SukaBalas210 jam
    Kangmas Dwi Candra pengalihan isu
    SukaBalas9 jam
    Yudi Dajek atau apa perlu kira ngumpulin 1jt koin untk bayar mereka,,,,,,,,,,,, biar kabut asap bisa di tayangkan trus,,,
    SukaBalas28 jam
    Lismasari Hanafie Atau jangan2..asapnya bu yg lebay,itu kt mereka. Di tempat kmi hanya pagi hari bu yg penuh asap tp aku bisa merasakan bgmn yg ibu dan saudara2ku di tempat lain yg bnr2 terkurung asap. Semoga azab atau ujian atau peringatan ini segera digantiNya dengan hujan yg penuh barokah ya bu,Aamiin.. Salut utk perjuangan ibu dan saudara2 yg lain! Semoga Allah segera menolong dg keMahaBesaranNya,Aamiin..
    SukaBalas7 jam
    Ane Farisusanti Iskandar media dilarang menyuguhkan berita yg akan mencoreng nama penguasa
    SukaBalas27 jam
    Ardie Doank padahal itu hanya tk lebih dari Tarkam, yg tak diakui FIFA...sementara jutaan warganya, bernapas dengan asap..#RevolusiLangitBiru
    SukaBalas27 jam
    Edo Tama Irawan INDONESIA TANAH AIRku....TANAH TUMPAH ASAPmu....DISANALAH AKU BERDIRI....JADI KORBAN ASAPmu....Marilah kita berseeeeeeru PEMERINTAH Terlaluuuuuuu
    SukaBalas7 jam
    Aida Djaelani Sengaja itu membesar2kan berita bola bwt nutupin berita asap.
    SukaBalas3 jam
    Hendro Susanto
    Tulis komentar...
    Setiap baca statusnya mbak Afni Zulkifli entahlah kenapa saya selalu berasa sesak nafas. frown emotikon

    Afni Zulkifli
    Pekanbaru atau penerbangan akan kami alihkan ke Batam, sampai jarak pandang di bandara Pekanbaru kembali membaik''. Dari atas udara, yang terlihat di bawah hanya hamparan awan eh asap. Ternyata si pilot cukup nekat, dengan jarak pandang 800 meter (batas minimal 1.000 meter kalo gak salah), pesawat terasa sekali sangat dipaksakan untuk tetap mendarat. Lampu di lintasan menyala semua, untuk membantu pilot melihat di tengah pekatnya asap. Kian turun, tak terlihat hamparan sawit atau pun pemukiman penduduk seperti biasanya. Masih asap, asap dan asap. Beberapa detik (bukan menit) akan menyentuh lintasan, barulah terlihat 'kota asap' itu. Welcome to Pekanbaru....! *Gak tau mau ngomong apa menyikapi keberanian pilot. Good Job or Thank GOD.

    Kabar Berita

    "PILKADA"___antara pigur, visi dan KATHULA__
    Ayo kawan!!!! Lebih kritis, lebih cerdas dan lebih responsibility,
    Lima menit di bilik, sangat menentukan_
    Jangan jadikan diri sebagai pengikut, tanpa tau maksud, apalagi ikut terseret dalam politik uang!!


    Hutan, konservasi, Lingkungan Hidup Pilkada Serentak, KPU Siapkan Topik Lingkungan dalam Debat Kandidat October 16, 2015 Indra Nugraha, Jakarta…
    WWW.GOOGLE.CO.ID
    Suka   Komentari   
    Komentar
    Ernita Fransiska Pilih yg jelas ttg visi misinya utk menjaga kelestarian alam dan menanggulangi bencana asap (buatan tngan2 serakah). Kalo tidak ad mending gk usah dipilih sja...prcuma buang2 wkt utk masa depan yg suram.
    SukaBalas214 jam
    Hendro Susanto
    Tulis komentar...


    Mia Aina bersama Afni Zulkifli dan 9 lainnya
    19 jamDisunting
    Wahaaaaaai PENGUASA NEGERI...
    "KABUT ASAP" inikah yang akan diwariskan ke ANAK CUCU Kita..???😈😈😈
    Suka   Komentari   
    Afni Zulkifli dan 15 orang lainnya menyukai ini.
    Komentar
    Hendro Susanto

    Tulis komentar...

Ini respon singkat Facebookers, yang mulai menggunakan akalnya untuk memikirkan mana yang lebih penting antara penanganan asap atau lika-liku laki-laki tergila-gila bola?

Masyarakat sumatera harus bertaruh nyawa karna asap, masyarakat dijakarta mau bertaruh nyawa karena sepakbola.
Harga nyawa dijakarta agak murah ya.. Afni Zulkifli
Suka   Komentari   
25 orang menyukai ini.

Dan masih banyak lagi, tidak cukup tempat Riau JOS!* menampung kepedihan korban bencana kabut asap ini :(

Ini yang terakhir, komentar dari update status fb liputan6.com, paling atas.

Doni Ariyanto menyukai ini.

Umuh Muchtar berterima kasih kepada suporter Persija Jakarta, The Jakmania yang telah menyambut puluhan ribu Bobotoh di Stadion Gelora Utama Bung Karno http://bit.ly/1LXVqgB


Persib Bandung akhirnya sukses menjadi kampiun Piala Presiden 2015.
BOLA.LIPUTAN6.COM|OLEH LIPUTAN6.COM
Komentar
Hendro Susanto

Tulis komentar...
Lucky Octavian Prasetya Mksh yg udh nyambut kami dgn baik..salam the jak
SukaBalas113 jam
M Anwar Huda Awa maaf judul beritanya di ganti,,,kami disambut lemparan...
SukaBalas83 jam
Kang Cepy Aslina Saking legowonya kang haji umuh tetap aja memberikan ucapan terima kasih kpd jak mania meskipun cara menyambut mereka dgn hal yg tdk terpuji
SukaBalas53 jam
Soritua Hasibuan Hasibuan Coba duit itu digunakan untuk bantuan yg tak mampu pasti lebih banyak manfaatnya
SukaBalas33 jam
Bayu Permadipura Peserta:
-------------
ABANG UTEU#206, Devi Yulianti
...Lihat Selengkapnya

SukaBalas23 jam
Febriy Bagus Mulyawan mending lindungi ribuan balita biru yg berpesta dari pada ribuan anak bangsa yg meregang nyawa di Pekan baru dan sekitarNya.... 

Anda Hebat pak JoKowi....!!!!

SukaBalas12 jam
Ichwan Harfiansyah Terima Kasih ama Allah.
klo Dia mengkehendaki selamat, ya slamat aman.
tp klo Dia berkehendak sbaliknya,pasti kacau,modar smua.

SukaBalas2 jam
Dhadank Haelani Malik Viking bogor barusan perjalan pulang di timpukin oknum the jack di lingkar luar jakarta deket jembatan cakung.... Dan di pintu toll sentul... 2 bus kaca nya pada pecah
SukaBalas2 jam
Nur Faridah Nah gtu dong damai.cape liat yg ribut tuh
SukaBalas2 jam
Jubed Tea Gic moga ini jdi awal perdamaian smile emotikon
SukaBalas13 jam
Hendarsyah Abank Bravo Persib....!
Tanks buat Jack Mania jg wat semua pihak.

SukaBalas43 jam
C'adiel Ekey Thea Hidup persib...saya bangga
SukaBalas33 jam
Mirza Barker Saudara ku ada yg meninggal ganti beritax
SukaBalas1 jam
Irwan Ara Tian klo saya jadi kalian.. mending bsk siap2 kerja cri makan.. dri pda mw ribut gx jlz gara2 bola.. terlalu bodoh. ampe ada yg mati pulak.. bola lbh mahal dri nyawa kyk'a skr.. salut bwt indonesia.. like emotikon lanjutkan.. bsk klian bli beras dri hasil jdi suporter bola ya.. gx prlu krja aja lh. muak liat tingkah org2 indo yg sok jago..
SukaBalas2 jam
Rizki Nurfajar selamat buat persib bandung
SukaBalas2 jam
Junior Bebas Merdeka Kita liat aja nanti kalo the jak tour ke bandung apa polisi dan tni bersedia mengawal??
SukaBalas2 jam
Abdul Malik Nah beginilah the jack bisa menyabut tamu dgn baik,bangga menjadi the jack,nah giliran kami kebandung kok diusir?!tiba main diGBK sujud2 mintak damai,pendukung banci!!sampai2 dikawal 1.200 personil polisi ngawal hahaha kalau the jack ma 5org berangkat ke kandang lawan kagak perlu kawal2an soalnya dia tau hdp ditangan tuhan.
SukaBalas12 jam
Reyhan Daffa slmt buat persib (by: SASAJI "87")
SukaBalas33 jam
Kicky AjeSkarangmah Kang haji umuh jgn gt dong nanti jak mania jd malu....hihi
SukaBalas53 jam
Mhd Jajuli Diah Iskandar Nah apa aku bilang persib pasti juara
SukaBalas2 jam
Cefman Rustiaman Pratama Mari kita konvoi besok,,,eh lupa besok mah kita kerja lagi...hehe
SukaBalas3 jam
Pangeran Muda Iroel Gw Salut pd k dewasaan the jack
SukaBalas13 jam
Nanu Mossy Hore... persib menang...bobotoh aing...
Hidup persib.....

SukaBalas2 jam
Brata Yuda trima ksih ny ma POLISI,ABRI & ORMAS FBR bkn jakmania atuh Wa haji...
SukaBalas12 jam
Yadick Gast Salluot toThe jack mania kalian ttep ok
SukaBalas43 jam
Agung Pongka Hebat grin emotikon
SukaBalas23 jam
Rudi Sidoteki bguuss dahh
SukaBalas23 jam
Eddielawan Ginting Sama2 😀
SukaBalas23 jam
Elsa Safina info menarik.. like emotikon
SukaBalas43 jam
Hendar Pangab Hidup persib
SukaBalas13 jam
Canda Kyrana Jackmania lg sibuk dikantor polisi
SukaBalas2 jam
Aisyah Bunga Bbc Hidup persib
SukaBalas3 jam
Arly Al Fala'ah Prayetno Bismillahirrohmanirrohiim.
Dibaca sebentar 1 menit
...Lihat Selengkapnya

SukaBalas2 jam

Ketawa Jahat Suporter Bola Menyakiti Hati Korban Bencana Kabut Asap

Dimana rasa empati dan kepedulian para lelaki ini? di luar sana orang menderita karena bencana kabut asap, eh.. mereka malah ketawa dengan jahatnya seolah menari diatas penderitaan korban asap.

Ini bukti status ketawa jahat mereka, dilansir melalui facebook liputan6.com, tiga jam yang lalu, Senin, 19 Oktober 2015. Apa yang mereka pikirkan? tidak ada.. mereka larut dalam haru gembira menyenangkan naluri kelaki-lakiannya dalam pertempuran memperebutkan bola untuk jadi juara.

Umuh Muchtar berterima kasih kepada suporter Persija Jakarta, The Jakmania yang telah menyambut puluhan ribu Bobotoh di Stadion Gelora Utama Bung Karno http://bit.ly/1LXVqgB


Persib Bandung akhirnya sukses menjadi kampiun Piala Presiden 2015.
BOLA.LIPUTAN6.COM|OLEH LIPUTAN6.COM

Komen yang terselip, komen selengkapnya ada di paling bawah..

Bayu Permadipura Peserta:
-------------
ABANG UTEU#206, Devi Yulianti


Pesan:
---------

INFORMASI.TURUT BERDUKA TO VikingNama: Agung Sanudin .TTL : Bandung, 25 10 1987.Alamat Jl.Pasar Baru No.23.mayat di temukan Di pinggir Jalan Tol Dengan kepala Pecah .Badan Masih Utuh Tertusuk Samurai .NAma : Aninda santy .TTL : Tasik : 01 02 91Alamat : Jl.buah Batu .Rto1/03 No.42Koban di temukan pakai atribut Persib dan sobekan gunting di celana . Payudara Korban .Tertusuk Guntingbagi sodara yg kenal Nama ini bisa laporkan Ke Polres jakarta ..korban di tengah Jalan Semua ..kami .Pekerja jasa Raharja ..Thankk sory lnjut bc Lur sesama viking

SukaBalas23 jam


Selajutnya, simak juga puisi karya Azizon Nurza berikut ini.

TERSERAHLAH 'JAKARTA" URUS SAJA BOLA
(Puisi Kemarahan Azizon Nurza)
Disini kami berteman asap bermandi azab
Disana kau siaga untuk berpesta
Pesta kampung yang tak diakui FIFA
Melepaskan syahwat atas nama masyarakat
Bukankah Sumatera masih bagian Indonesia?
Kalimantan juga sama
Tapi izinkan kami bertanya
Mengobat hati luka dan pikiran gila
Apakah kita masih saudara?
Yang sama-sama susah
Sama-sama menderita
Bersama dalam suka dan duka?
Untuk sepakbola yang tak diakui dunia
Kau sigap luar biasa
Dalam hitungan hari kerahkan semua daya
Kerahkan semua upaya
Seakan itu kebutuhan dan menyangkut hajat hidup
Rakyat yang berwarga negara Indonesia
Kami bukan iri tapi jawab rintihan hati ini
Kenapa untuk derita kami di Sumatera dan Kalimantan
Kau segan untuk lakukan segenap upaya
Menggugah seluruh anak bangsa untuk peduli
Seganap kekuatan bangsa untuk memadamkan api
Jakarta hanya satu kata
Terserahlah
Biarkan sejarah akan berkata
Atas semua cerita dan derita
Tentang hati yang semakin hilang
Hilang
Hilang
Sampai akhirnya sirna
Lalu hilang

Dan ini, motor penggerak revolusi langit biru, Afni Zulkifli, perempuan tangguh asal Siak yang berjuang lewat status facebook, dan sosial media lainnya. Betapa mengharukan.. :( apakah ini dipikirkan para suporter bola? tentu tidak, karena mereka larut dalam suka cita kemenangan semu ala pria pecinta bola.

    Mengapa untuk pertandingan Bola, berita bisa 'selebay' itu ya?!? Siaran langsung bisa berkali-kali setiap hari di hampir semua stasiun TV, dari berbagai sudut pandang berita dan menjadi headline di berbagai media massa. Sedangkan jutaan korban asap yang masih termengap-mengap di banyak daerah, setelah berbulan-bulan dikurung jerebu, seolah masih mengantang harap bencana ini segera berlalu. Ambil cermin dan berkaca 'Jangan-jangan saya aja yang terlalu lebaaaay soal asap. Atau jangan-jangan, asap ini cuma halusinasi saya saja yaaa...'. *Selamat nonton Bola. Semoga damai-damai saja di sana.
    Suka   Komentari   
    303 orang menyukai ini.
    Komentar
    Candra Ibrahim Inti dari pembinaan olahraga berkelanjutan itu adalah kompetisi yang rutin, sehingga hasilnya bisa terukur. Nah, kalau hanya gegara pertandingan kelas turnamen, lalu se-Indonesia seperti berkelahi, itu sungguh2 lebay!
    SukaBalas116 jam
    T Khalil Jaafar Piala Presiden, yg di Agungkan mereka malahan org suci mereka
    SukaBalas116 jam
    Rina Febriyanti biasalah pengalihan isu....krn berita asap dah gak keren lg, biarlah korban asap mengap- mengap.....kan pemerintah dah " bekerja".....
    SukaBalas216 jam
    Suami Iyin kapan mau GO INTERNASIONAL.. lihat sepakbola aja seperti mau PERANG ?! #SIAGA_ASAP tanpa KALIAN kami bisa HIDUP
    SukaBalas116 jam
    Nina Siti R Saya termasuk yg tidak damai2 saja. Masih mikirin soal asap... 
    Saya bukan penggemar bola fanatik tp krn disekeliling banyak yg bola mania, kena imbas juga nih... 

    SukaBalas316 jam
    Dewimira Wati Sari Bener mbak barusan anak sy baru pulang ngaji bilang"giliran bola siaga satu, polisi ada di mana2, giliran asap koq gak ada aparat yg siaga#pasbgedkomennya
    SukaBalas216 jam
    Fitri Yunita Sari Itu jg kadang2 terlintas dipikiranku mba afni, jangan2 hanya aku yg lebay
    SukaBalas116 jam
    Dido Zulkarnaein meredam berita Singkil n Kabut Asap Bu....
    SukaBalas416 jam
    Suwito Hadi Klo ASAP kan deritamu kalo bola kan byk yg diuntungkan... wajar saja SIAGA satu. . Kalo ASAP SIAGA 0.. HEHEHEE. . Soalnya gk ada uang masuk, byk yg ngeluh,byk yg protes.. Nah bagusnya pas pertandingan bola kita bakar aja stadion nya jd bisa SIAGA 01. .wink emotikon
    SukaBalas416 jam
    Donie Octora Baru baca, plus komenannya, kok gw merasa kurang ilmu ato gimana gitu liat klakuan media yg lebih ngejar "Hype" dibanding fakta....
    Eeee baru inget, mereka ga bisa hidup tanpa rating.....

    SukaBalas716 jam
    Bunda Alvareza Aneka Grosir Ternyata ndak cuma saya yg mikir demikian.
    SukaBalas16 jam
    Ade Titi Nifita Izin share ya mbak