Subhanallah, inilah bukti bahwa internet mampu menembus tembok penjara. Meski Nafis Yaakub tubuhnya ada di dalam penjara, namun video yang di unggah Facebookers bernama Siswoyo Woyo ini telah dibagikan sejumlah 4.565 orang di seluruh jagat Facebook. Belum lagi videonya di Youtube, jadi sudah berapa banyak orang yang telah mendengarkan suara merdu Tilawah Nafis Yaakub ini? tentu semakin hari akan semakin banyak. Dan tentu orang yang paling sukses mendapatkan dollar dari Youtube adalah orang yang telah memvideokan peristiwa luar biasa ini.

Selamat menonton dan mendengarkan suara emas Nafis Yaakub.



Dan ini yang di video yang di upload siswoyo beserta komentar yang sedikitnya.

Siswoyo Woyo mengunggah satu video baru.
21 April
... Nafis Yaakub mungkin tak pernah menyangka bahwa tilawahnya di penjara kini bisa disaksikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Hafidz Qur’an yang masih berusia 16 tahun itu mungkin tak pernah menyangka bahwa ujian penjara karena tak punya paspor itu membuat namanya begitu populer. Padahal niatnya hanya muraja’ah seperti kebiasaannya.
Nafis Yaakub berasal dari Kamboja. Ia mendapat tugas berdakwah di Malaysia. Namun saat hendak membeli makanan ia ditangkap polisi dan dijebloskan ke penjara. Pasalnya, Nafis tidak memiliki IC (Identity Card) dan paspornya telah habis. Penghafal Qur’an ini divonis enam bulan penjara.
Hidup di penjara Macang, Kelantan, tak membuat Nafis melupakan kebiasaannya. Sebelum dipenjara, Nafis sudah rutin tilawah enam juz setiap hari. Malam itu, karena udara sangat panas, Nafis melepas bajunya. Jadilah ia muraja’ah tanpa baju. Suara merdunya membuat teman-teman penghuni penjara terpesona.
Ketika Nafis khusyu’ membaca ayat-ayat Al Qur’an itulah seorang petugas pembawa makanan merekamnya. Lalu orang itu mengunggah video tersebut di Youtube. Saat ini, video tilawah Nafis Yakuub di penjara telah ditonton jutaan orang dari berbagai negara. Berkat itu, dirinya populer dan ditawari menjadi imam dan syaikh di sejumlah masjid Malaysia. Namun karena baktinya kepada orang tua, ia memilih pulang ke Kamboja. Saat ini, banyak video Nafis Yakuub yang telah diunggah di Youtube. Tilawah merdunya juga bisa dinikmati dalam bentuk CD.
5 orang menyukai ini.
Komentar
Khusnul Maat Ijin share mas..
Widia Widia Subhauallah

4.565 Orang Membagikan Tilawah Nafis Yaakub dan Disaksikan Umat Islam Seluruh Dunia

Subhanallah, inilah bukti bahwa internet mampu menembus tembok penjara. Meski Nafis Yaakub tubuhnya ada di dalam penjara, namun video yang di unggah Facebookers bernama Siswoyo Woyo ini telah dibagikan sejumlah 4.565 orang di seluruh jagat Facebook. Belum lagi videonya di Youtube, jadi sudah berapa banyak orang yang telah mendengarkan suara merdu Tilawah Nafis Yaakub ini? tentu semakin hari akan semakin banyak. Dan tentu orang yang paling sukses mendapatkan dollar dari Youtube adalah orang yang telah memvideokan peristiwa luar biasa ini.

Selamat menonton dan mendengarkan suara emas Nafis Yaakub.



Dan ini yang di video yang di upload siswoyo beserta komentar yang sedikitnya.

Siswoyo Woyo mengunggah satu video baru.
21 April
... Nafis Yaakub mungkin tak pernah menyangka bahwa tilawahnya di penjara kini bisa disaksikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Hafidz Qur’an yang masih berusia 16 tahun itu mungkin tak pernah menyangka bahwa ujian penjara karena tak punya paspor itu membuat namanya begitu populer. Padahal niatnya hanya muraja’ah seperti kebiasaannya.
Nafis Yaakub berasal dari Kamboja. Ia mendapat tugas berdakwah di Malaysia. Namun saat hendak membeli makanan ia ditangkap polisi dan dijebloskan ke penjara. Pasalnya, Nafis tidak memiliki IC (Identity Card) dan paspornya telah habis. Penghafal Qur’an ini divonis enam bulan penjara.
Hidup di penjara Macang, Kelantan, tak membuat Nafis melupakan kebiasaannya. Sebelum dipenjara, Nafis sudah rutin tilawah enam juz setiap hari. Malam itu, karena udara sangat panas, Nafis melepas bajunya. Jadilah ia muraja’ah tanpa baju. Suara merdunya membuat teman-teman penghuni penjara terpesona.
Ketika Nafis khusyu’ membaca ayat-ayat Al Qur’an itulah seorang petugas pembawa makanan merekamnya. Lalu orang itu mengunggah video tersebut di Youtube. Saat ini, video tilawah Nafis Yakuub di penjara telah ditonton jutaan orang dari berbagai negara. Berkat itu, dirinya populer dan ditawari menjadi imam dan syaikh di sejumlah masjid Malaysia. Namun karena baktinya kepada orang tua, ia memilih pulang ke Kamboja. Saat ini, banyak video Nafis Yakuub yang telah diunggah di Youtube. Tilawah merdunya juga bisa dinikmati dalam bentuk CD.
5 orang menyukai ini.
Komentar
Khusnul Maat Ijin share mas..
Widia Widia Subhauallah