Rois Habib, tertangkap CCTV ketika sedang asyik mendengarkan musik Disco Remix Organ tunggal Avanza, beberapa minggu yang lalu.

"Berkuasa tak perlu menunggu SK, hanya butuh kepribadian eksentrik, menarik dan penuh gaya canda untuk memenuhi kebutuhan manusia agar selalu gembira dan bahagia"


RiauJOS.com, Inspirasi - Pria yang satu ini, dijuluki sebagai pria berkuasa tanpa SK. Dia mampu memegang kendali situasi, lembaga, organisasi ataupun kerumunan, tanpa menunggu persetujuan dari siapapun untuk menjadi pria berpengaruh. Dia mampu mempengaruhi siapapun melalui kepribadian eksentrik yang dimilikinya, tanpa mengeluarkan biaya pencitraan, dia mampu membuat citra menarik dipikiran orang.


Apapun yang dikatakan, dikerjakan dan dibuatnya akan menjadi indah. Cara dia melihat dunia, dari sudut pandang yang tidak pernah terpikirkan orang di zamannya. Orang-orang disekelilingnya, akan merasa gembira dengan cara dia memandang hidup ini. Setiap kesulitan hidup, diubahnya menjadi materi lawak yang akan membuat orang bahagia.

Dia melewati hari dengan penuh canda tawa, meski himpitan kebutuhan membabi-buta dia dengan tenang melewati perjalanan hidup ini. Apapun yang dikerjakan, hasilnya akan membahagiakan siapapun orang yang bekerjasama dengannya.

Rois Habib, pria eksentrik (KBBI: aneh; ganjil; tidak wajar) asal Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau lahir tanpa diketahui tanggalnya, karena di desa tempat kelahirannya belum mengenal kalender Masehi. Penduduk setempat masih menghitung hari dengan metode asal tebak sesuka hati. Alat hitung yang dipakai penduduk desa untuk menghitung hari menggunakan alat yang sangat sederhana, seperti lidi, batu, dan sempoa adalah alat hitung favorit di kampungnya.

Di kisahkan kembali Riau Jos, Rois Habib adalah pria sakti yang sangat dihormati di desa kelahirannya, kini dia tinggal di perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Dahulu, dia dikenal sabagai pria penyembuh, yang mampu membuat orang sakit menjadi sembuh, dengan ketrampilan eksentrik yang tidak dimiliki oleh dukun-dukun pada umumnya. Dia tidak memakai kemenyan, ataupun persembahan untuk roh leluhur, tapi lebih memilih tidak memakai peralatan ataupun media yang biasa digunakan dukun, dan cukup menggunakan sentuhan khas senyum lucunya yang mampu menghipnotis orang agar selalu merasa bahagia dimanapun tempatnya.

Rois bukan dukun, bukan pula Ustadz penceramah di Masjid atau Mushola, dia tidak mau disebut orang sakti, orang pintar ataupun tabib. Dia mau dipanggil Rois saja, ada pula yang memanggilnya dengan nama belakangnya "Habib", tapi dia keberatan, malahan lebih nyaman dipanggil "Si Brengsek", memang agak vulgar panggilan ini, semua orang bisa mengatai dia "Si Brengsek", dia paling senang dengan panggilan sayang khas pria eksentrik ini.

Prestasi Rois tidak tanggung-tanggun, dia mengalahkan beberapa dukun nasional ketika memprediksi siapa yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu Tahun 2014 yang telah berlalu. Ketika Dukun-dukun nasional sibuk bersemedi dan berpuasa "ngebleng" (Red: Puasa penuh satu hari satu malam) untuk mendapatkan bisikan gaib dari roh nenek moyang, Rois tidak mau mengikuti alur jahat dukun-dukun nasional, dia lebih memilih main laptop, dan menggunakan ilmu mengolah data sederhana untuk memprediksi kemungkinan siapa yang akan memimpin Republik ini.

Alkisah, ketika para awak media menyerbu kediamanya, Rois tidak dapat ditemui, karena keberadaannya ada dimana-mana, sesuai naluri instingtif balita yang menyukai kegembiraan dan permainan kejar-kejaran seperti masuk lorong-lorong kasur, dan permainan sembunyi-sembunyian (petak umpet).

Rois selalu gembira, selalu terlihat eksentrik dan menarik. Wartawan-wartawan senior selalu mencarinya, karena pertanyaan yang rumit, dijawabnya menjadi kalimat sedikit dan menyentuh hati para jurnalis yang sudah muak dengan jawaban politisi yang diplomatis tanpa solusi.

Rois diserbu pertanyaan rumit para junalis, "Siapa Mas nanti yang akan jadi Presiden?" tanya reporter Riau JOS. "Hehe..he.. Koq nanya saya?, tunggu aja keputusan KPU." jawabnya cerdas dan rasional, dapat diterima akal sehat jasmani dan mental.

"Memang Mas Rois belum memprediksi, siapa yang akan menjadi Presiden nanti?" kejar reporter Riau Jos. "Wah.. ini perlu diberi pencerdasan politik nih.." Jawab Rois santai kayak lagi di pinggir sungai. "Kita ikuti saja prosesnya, kenapa kita menyusahkan diri main prediksi-prediksian, lebih baik kita gembira dan bahagia bersama saya disini.. hahah..ha.." jawab Rois sambil memainkan Laptop Vaio senjata ampuh untuk memainkan game-game favoritnya.

Rois menjawab semua pertanyaan reporter Riau Jos dengan tenang, senang dan gembira ria ala hutan belantara. Di kalangan jurnalis, Rois adalah orang yang mampu menembus batas-batas pemikiran dukun standar nasional. Rois adalah seorang yang paling disegani tokoh-tokoh politik, agama dan tokoh-tokoh jahat seperti koruptor, pengedar narkoba, copet, pencuri kelas teri. Bahkan Rois sangat dikenal oleh ketua pengemis dan penyapu jalan sebagai pria yang lucu dan banyak membantu menyapu jalan-jalan yang tidak bisa dijangkau oleh penyapu amatiran.

Begitu banyak prestasi yang telah diraih Rois, namun hanya sedikit yang dapat diketahui publik, karena potensi yang dimiliki belum terdeteksi oleh pakar intelegensia di dunia. Pesan dia pada generasi muda cukup sederhana, "Jadilah Pria berkuasa tanpa menunggu SK", itu saja.

Sungguh pemikiran yang brilian, untuk menyemangati pemuda di seluruh dunia, dia menginginkan semua pemuda di dunia menjadi pria yang mampu mengendalikan dirinya, dan mengerjakan sesuatu dengan penuh gairah dan kegembiraan. Istilah populer para motivator sekarang "Passion". Tak perlu menunggu Surat Keputusan (SK) untuk menjabat sesuatu, berbuat baiklah dan menjadi orang berguna bagi banyak orang, sehingga SK akan mengikuti kita.

Pembaca Riau Jos yang ingin berkenalan dengan pria eksentrik ini, dapat menghubungi di laman FansPagenya, silahkan cari browsing di internet dengan kata kunci "Rois Habib", jika kesulitan, dapat menghubungi Redaksi Riau Jos. Terima kasih, semoga menginspirasi. Amin.

Pria Berkuasa Tanpa SK

Rois Habib, tertangkap CCTV ketika sedang asyik mendengarkan musik Disco Remix Organ tunggal Avanza, beberapa minggu yang lalu.

"Berkuasa tak perlu menunggu SK, hanya butuh kepribadian eksentrik, menarik dan penuh gaya canda untuk memenuhi kebutuhan manusia agar selalu gembira dan bahagia"


RiauJOS.com, Inspirasi - Pria yang satu ini, dijuluki sebagai pria berkuasa tanpa SK. Dia mampu memegang kendali situasi, lembaga, organisasi ataupun kerumunan, tanpa menunggu persetujuan dari siapapun untuk menjadi pria berpengaruh. Dia mampu mempengaruhi siapapun melalui kepribadian eksentrik yang dimilikinya, tanpa mengeluarkan biaya pencitraan, dia mampu membuat citra menarik dipikiran orang.


Apapun yang dikatakan, dikerjakan dan dibuatnya akan menjadi indah. Cara dia melihat dunia, dari sudut pandang yang tidak pernah terpikirkan orang di zamannya. Orang-orang disekelilingnya, akan merasa gembira dengan cara dia memandang hidup ini. Setiap kesulitan hidup, diubahnya menjadi materi lawak yang akan membuat orang bahagia.

Dia melewati hari dengan penuh canda tawa, meski himpitan kebutuhan membabi-buta dia dengan tenang melewati perjalanan hidup ini. Apapun yang dikerjakan, hasilnya akan membahagiakan siapapun orang yang bekerjasama dengannya.

Rois Habib, pria eksentrik (KBBI: aneh; ganjil; tidak wajar) asal Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau lahir tanpa diketahui tanggalnya, karena di desa tempat kelahirannya belum mengenal kalender Masehi. Penduduk setempat masih menghitung hari dengan metode asal tebak sesuka hati. Alat hitung yang dipakai penduduk desa untuk menghitung hari menggunakan alat yang sangat sederhana, seperti lidi, batu, dan sempoa adalah alat hitung favorit di kampungnya.

Di kisahkan kembali Riau Jos, Rois Habib adalah pria sakti yang sangat dihormati di desa kelahirannya, kini dia tinggal di perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Dahulu, dia dikenal sabagai pria penyembuh, yang mampu membuat orang sakit menjadi sembuh, dengan ketrampilan eksentrik yang tidak dimiliki oleh dukun-dukun pada umumnya. Dia tidak memakai kemenyan, ataupun persembahan untuk roh leluhur, tapi lebih memilih tidak memakai peralatan ataupun media yang biasa digunakan dukun, dan cukup menggunakan sentuhan khas senyum lucunya yang mampu menghipnotis orang agar selalu merasa bahagia dimanapun tempatnya.

Rois bukan dukun, bukan pula Ustadz penceramah di Masjid atau Mushola, dia tidak mau disebut orang sakti, orang pintar ataupun tabib. Dia mau dipanggil Rois saja, ada pula yang memanggilnya dengan nama belakangnya "Habib", tapi dia keberatan, malahan lebih nyaman dipanggil "Si Brengsek", memang agak vulgar panggilan ini, semua orang bisa mengatai dia "Si Brengsek", dia paling senang dengan panggilan sayang khas pria eksentrik ini.

Prestasi Rois tidak tanggung-tanggun, dia mengalahkan beberapa dukun nasional ketika memprediksi siapa yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu Tahun 2014 yang telah berlalu. Ketika Dukun-dukun nasional sibuk bersemedi dan berpuasa "ngebleng" (Red: Puasa penuh satu hari satu malam) untuk mendapatkan bisikan gaib dari roh nenek moyang, Rois tidak mau mengikuti alur jahat dukun-dukun nasional, dia lebih memilih main laptop, dan menggunakan ilmu mengolah data sederhana untuk memprediksi kemungkinan siapa yang akan memimpin Republik ini.

Alkisah, ketika para awak media menyerbu kediamanya, Rois tidak dapat ditemui, karena keberadaannya ada dimana-mana, sesuai naluri instingtif balita yang menyukai kegembiraan dan permainan kejar-kejaran seperti masuk lorong-lorong kasur, dan permainan sembunyi-sembunyian (petak umpet).

Rois selalu gembira, selalu terlihat eksentrik dan menarik. Wartawan-wartawan senior selalu mencarinya, karena pertanyaan yang rumit, dijawabnya menjadi kalimat sedikit dan menyentuh hati para jurnalis yang sudah muak dengan jawaban politisi yang diplomatis tanpa solusi.

Rois diserbu pertanyaan rumit para junalis, "Siapa Mas nanti yang akan jadi Presiden?" tanya reporter Riau JOS. "Hehe..he.. Koq nanya saya?, tunggu aja keputusan KPU." jawabnya cerdas dan rasional, dapat diterima akal sehat jasmani dan mental.

"Memang Mas Rois belum memprediksi, siapa yang akan menjadi Presiden nanti?" kejar reporter Riau Jos. "Wah.. ini perlu diberi pencerdasan politik nih.." Jawab Rois santai kayak lagi di pinggir sungai. "Kita ikuti saja prosesnya, kenapa kita menyusahkan diri main prediksi-prediksian, lebih baik kita gembira dan bahagia bersama saya disini.. hahah..ha.." jawab Rois sambil memainkan Laptop Vaio senjata ampuh untuk memainkan game-game favoritnya.

Rois menjawab semua pertanyaan reporter Riau Jos dengan tenang, senang dan gembira ria ala hutan belantara. Di kalangan jurnalis, Rois adalah orang yang mampu menembus batas-batas pemikiran dukun standar nasional. Rois adalah seorang yang paling disegani tokoh-tokoh politik, agama dan tokoh-tokoh jahat seperti koruptor, pengedar narkoba, copet, pencuri kelas teri. Bahkan Rois sangat dikenal oleh ketua pengemis dan penyapu jalan sebagai pria yang lucu dan banyak membantu menyapu jalan-jalan yang tidak bisa dijangkau oleh penyapu amatiran.

Begitu banyak prestasi yang telah diraih Rois, namun hanya sedikit yang dapat diketahui publik, karena potensi yang dimiliki belum terdeteksi oleh pakar intelegensia di dunia. Pesan dia pada generasi muda cukup sederhana, "Jadilah Pria berkuasa tanpa menunggu SK", itu saja.

Sungguh pemikiran yang brilian, untuk menyemangati pemuda di seluruh dunia, dia menginginkan semua pemuda di dunia menjadi pria yang mampu mengendalikan dirinya, dan mengerjakan sesuatu dengan penuh gairah dan kegembiraan. Istilah populer para motivator sekarang "Passion". Tak perlu menunggu Surat Keputusan (SK) untuk menjabat sesuatu, berbuat baiklah dan menjadi orang berguna bagi banyak orang, sehingga SK akan mengikuti kita.

Pembaca Riau Jos yang ingin berkenalan dengan pria eksentrik ini, dapat menghubungi di laman FansPagenya, silahkan cari browsing di internet dengan kata kunci "Rois Habib", jika kesulitan, dapat menghubungi Redaksi Riau Jos. Terima kasih, semoga menginspirasi. Amin.