Inspiring Riau JOS!* Pembaca berita terbaik tingkat nasional
Nurhuda, Pembaca Berita Terbaik Nasional 2015
"Kecerdasan intelektual, tidak selalu menjadikan seseorang berprestasi, sikap ramah kepada siapapun adalah salah satu kunci meraih prestasi"
Riau JOS!*- Nurhuda Syah, seorang gadis manis asal Air Tiris, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, terpilih menjadi tokoh inspiring Riau JOS edisi ke 3, bulan Januari Tahun 2015, setelah melalui proses penjaringan dan penyaringan yang sangat rumit, penuh intrik, dilematik, serta nafsu akademik oleh Tim Seleksi Inspiring Riau JOS (Timsel IRJ) yang berjumlah 11 orang, terdiri dari 1 orang ketua merangkap sekretaris (HendroJOS) dan 11 anggota (Seluruhnya Relawan Riau JOS) tak mau disebutkan namanya, karena takut akan bahaya "mabuk terkenal" yang akan membuatnya buta mata hati.

Nurhuda Syah menyandang predikat sebagai Pembaca Berita wanita terbaik  tingkat Nasional versi Riau JOS Tahun 2015. Dedikasi yang tinggi sebagai Relawan Riau JOS telah dilakukan sejak berdirinya Riau JOS pada Tahun 2013. Membacakan berita, meliput, mewawancara, dan mengedit berita semua dilakukan dengan senang hati. Pekerjaan yang selalu kejar tayang dan melimpah tak membuat wajahnya cemberut, malah selalu tampil ramah pada siapapun orang. Karakter itulah yang telah mengantarkannya menjadi seorang Pembaca Berita wanita terbaik Nasional versi Riau JOS.

Huda (sapaan akrabnya), belajar dari siapapun dan menggali kebaikan orang lain menjadi moto hidupnya. Menurutnya, Kecerdasan intelektual, tidak selalu menjadikan seseorang berprestasi, sikap ramah dan rendah hati kepada siapapun adalah salah satu kunci meraih prestasi.

Dia tidak malu bertanya pada siapapun orangnya, dari bayi hingga orang dewasa dapat diajaknya berbicara. Suatu hari dia pernah bertanya pada bayi yang belum bisa bicara, dan hanya mengeluarkan bunyi. Huda mempunyai kemampuan mengingat suara, atau yang dikenal dengan istilah sound photograph. Kemampuan itulah yang membuatnya mempunyai nilai tambah dibandingkan nominator pembaca berita lainnya.

Peristiwa itu dikisahkan kembali oleh reporter Riau JOS, HendroJOS. Suatu hari, Huda merasa kesulitan menemukan apa yang membuat manusia bahagia dalam menjalani kehidupan.  Dia mengamati perilaku bayi yang selalu bahagia, selalu riang penuh canda. Akhirnya diapun memutuskan untuk bertanya pada keponakannya yang belum bisa bicara, dengan nada suara seperti anak kecil "Dedek.. imut.. imut.. ihh.. apa cih recepna biar kakak celalu Bahagia?" tanya Huda pada keponakkannya. "mama..  mama.. hik..kiki.." jawabnya.

Dari jawaban khas  keponakannya itu, Huda langsung mereview dengan sound photographinsight dan empati yang tinggi, dia mendapatkan jawaban bahwa kebahagiaan seseorang dapat diraih, jika mampu membahagiakan orangtua, khususnya perhatian yang penuh kepada Ibu dan Ayahnya. Di kemudian hari, Huda langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dari hasil menggali jawaban dari keponakan kecilnya. 
Sebelumnya, Huda adalah seorang perempuan yang mempunyai hasrat tinggi untuk terus berprestasi, namun waktu untuk meniti karir telah membuatnya lupa untuk memperhatikan kedua orangtuanya. Sekarang, Huda tak pernah lagi lupa untuk selalu perhatian kepada orangtuanya. Apapun pesan orangtua, dia jalankan. Gaji bulanan yang dia terima, sebagian diberikan kepada orangtuanya dan dia tidak lagi meminta didukung secara finansial.

Sejak saat itu, prestasinyapun semakin gemilang, karirnya makin menanjak dari hari ke hari. Selama hampir 2 tahun bekerja sebagai staf di sebuah lembaga pemerintah non kementerian. Dia dikenal oleh rekan-rekannya, sebagai staf yang rajin, tekun, dan gigih dalam bekerja. Dengan cepat dia menyerap semua ilmu dari siapapun rekan dikantornya. Bahkan dia mau memberikan waktunya untuk membantu rekan kerjanya yang sedang sibuk menyelesaikan pekerjaan, meski bukan bidang tugas yang harus dikerjakan, dengan senang hati dia mau membantu. Dia senang mempelajari hal-hal yang baru bagi dirinya, dan akhirnya kini dia menjadi seorang asisten Pimpinan ditempatnya bekerja, tugasnya sebagai tangan kanan pimpinan ditempatnya bekerja.

Selain berkontribusi di tempat kerjanya, sebagai relawan Riau JOS, huda adalah seorang pembaca berita yang handal, bahkan dibeberapa berita yang diterbitkan Riau JOS, selalu dibacakan dengan apik. Hebatnya, pekerjaan yang dilakukan dengan keikhalsan tanpa meminta bayaran, Riau JOS memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Nurhuda yang telah memajukan Riau JOS menjadikan media terdepan dalam pemberitaan, khususnya di Provinsi Riau.

Kepada Pembaca fanatik Riau JOS yang ingin mengenal Nurhuda lebih akrab, dapat berkenalan via akun Facebook disini. Salam, JOS.. Semoga menginspirasi.

Selalu Ramah, Kunci Raih Prestasi

Inspiring Riau JOS!* Pembaca berita terbaik tingkat nasional
Nurhuda, Pembaca Berita Terbaik Nasional 2015
"Kecerdasan intelektual, tidak selalu menjadikan seseorang berprestasi, sikap ramah kepada siapapun adalah salah satu kunci meraih prestasi"
Riau JOS!*- Nurhuda Syah, seorang gadis manis asal Air Tiris, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, terpilih menjadi tokoh inspiring Riau JOS edisi ke 3, bulan Januari Tahun 2015, setelah melalui proses penjaringan dan penyaringan yang sangat rumit, penuh intrik, dilematik, serta nafsu akademik oleh Tim Seleksi Inspiring Riau JOS (Timsel IRJ) yang berjumlah 11 orang, terdiri dari 1 orang ketua merangkap sekretaris (HendroJOS) dan 11 anggota (Seluruhnya Relawan Riau JOS) tak mau disebutkan namanya, karena takut akan bahaya "mabuk terkenal" yang akan membuatnya buta mata hati.

Nurhuda Syah menyandang predikat sebagai Pembaca Berita wanita terbaik  tingkat Nasional versi Riau JOS Tahun 2015. Dedikasi yang tinggi sebagai Relawan Riau JOS telah dilakukan sejak berdirinya Riau JOS pada Tahun 2013. Membacakan berita, meliput, mewawancara, dan mengedit berita semua dilakukan dengan senang hati. Pekerjaan yang selalu kejar tayang dan melimpah tak membuat wajahnya cemberut, malah selalu tampil ramah pada siapapun orang. Karakter itulah yang telah mengantarkannya menjadi seorang Pembaca Berita wanita terbaik Nasional versi Riau JOS.

Huda (sapaan akrabnya), belajar dari siapapun dan menggali kebaikan orang lain menjadi moto hidupnya. Menurutnya, Kecerdasan intelektual, tidak selalu menjadikan seseorang berprestasi, sikap ramah dan rendah hati kepada siapapun adalah salah satu kunci meraih prestasi.

Dia tidak malu bertanya pada siapapun orangnya, dari bayi hingga orang dewasa dapat diajaknya berbicara. Suatu hari dia pernah bertanya pada bayi yang belum bisa bicara, dan hanya mengeluarkan bunyi. Huda mempunyai kemampuan mengingat suara, atau yang dikenal dengan istilah sound photograph. Kemampuan itulah yang membuatnya mempunyai nilai tambah dibandingkan nominator pembaca berita lainnya.

Peristiwa itu dikisahkan kembali oleh reporter Riau JOS, HendroJOS. Suatu hari, Huda merasa kesulitan menemukan apa yang membuat manusia bahagia dalam menjalani kehidupan.  Dia mengamati perilaku bayi yang selalu bahagia, selalu riang penuh canda. Akhirnya diapun memutuskan untuk bertanya pada keponakannya yang belum bisa bicara, dengan nada suara seperti anak kecil "Dedek.. imut.. imut.. ihh.. apa cih recepna biar kakak celalu Bahagia?" tanya Huda pada keponakkannya. "mama..  mama.. hik..kiki.." jawabnya.

Dari jawaban khas  keponakannya itu, Huda langsung mereview dengan sound photographinsight dan empati yang tinggi, dia mendapatkan jawaban bahwa kebahagiaan seseorang dapat diraih, jika mampu membahagiakan orangtua, khususnya perhatian yang penuh kepada Ibu dan Ayahnya. Di kemudian hari, Huda langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dari hasil menggali jawaban dari keponakan kecilnya. 
Sebelumnya, Huda adalah seorang perempuan yang mempunyai hasrat tinggi untuk terus berprestasi, namun waktu untuk meniti karir telah membuatnya lupa untuk memperhatikan kedua orangtuanya. Sekarang, Huda tak pernah lagi lupa untuk selalu perhatian kepada orangtuanya. Apapun pesan orangtua, dia jalankan. Gaji bulanan yang dia terima, sebagian diberikan kepada orangtuanya dan dia tidak lagi meminta didukung secara finansial.

Sejak saat itu, prestasinyapun semakin gemilang, karirnya makin menanjak dari hari ke hari. Selama hampir 2 tahun bekerja sebagai staf di sebuah lembaga pemerintah non kementerian. Dia dikenal oleh rekan-rekannya, sebagai staf yang rajin, tekun, dan gigih dalam bekerja. Dengan cepat dia menyerap semua ilmu dari siapapun rekan dikantornya. Bahkan dia mau memberikan waktunya untuk membantu rekan kerjanya yang sedang sibuk menyelesaikan pekerjaan, meski bukan bidang tugas yang harus dikerjakan, dengan senang hati dia mau membantu. Dia senang mempelajari hal-hal yang baru bagi dirinya, dan akhirnya kini dia menjadi seorang asisten Pimpinan ditempatnya bekerja, tugasnya sebagai tangan kanan pimpinan ditempatnya bekerja.

Selain berkontribusi di tempat kerjanya, sebagai relawan Riau JOS, huda adalah seorang pembaca berita yang handal, bahkan dibeberapa berita yang diterbitkan Riau JOS, selalu dibacakan dengan apik. Hebatnya, pekerjaan yang dilakukan dengan keikhalsan tanpa meminta bayaran, Riau JOS memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Nurhuda yang telah memajukan Riau JOS menjadikan media terdepan dalam pemberitaan, khususnya di Provinsi Riau.

Kepada Pembaca fanatik Riau JOS yang ingin mengenal Nurhuda lebih akrab, dapat berkenalan via akun Facebook disini. Salam, JOS.. Semoga menginspirasi.