Hamidi Maiza Inspiring Riau JOS!*
Hamidi Maiza, bersantai di teras Masjid
Kebahagiaan dan kesejahteraan hanya dapat diwujudkan dengan bersyukur dalam kondisi apapun. Mental koruptif bermula dari lemahnya ketrampilan bersyukur.
RiauJOS, Inspirasi - Pemuda tampan yang satu ini, dinobatkan menjadi inspiring Riau Jos untuk edisi kedua di bulan Desember 2014. Hamidi Maiza, seorang pemuda tangguh yang lahir di sebuah Desa Sekeladi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Hamidi lahir dari keluarga yang sangat religius, memegang kuat prinsip agama. Sejak kecil sudah terbiasa bekerja keras membantu orangtua bekerja di ladang dan di laut. Penampilan sederhana, tidak suka menonjolkan diri, dan lebih suka mewujudkan diri melalui hasil kerjanya. 

Selain suka bekerja keras dan cerdas, Hamidi adalah sosok yang sederhana dalam bersikap maupun berpenampilan. Prinsip kesederhanaan telah mengakar kuat sejak kecil hingga sekarang. Siapapun orang yang berkenalan dengannya, pastilah akan terkenang dengan karakternya yang kuat. Mempunyai prinsip hidup yang tak tergoyahkan, tegas dalam memutuskan persoalan, dan jauh dari sikap bimbang dan ragu.

Saat ini, Hamidi bekerja di sebuah lembaga pemerintah non kementrian, meskipun berijazah SMA, namun semangat bekerja, belajar dan kemampuannya tak kalah dengan lulusan S2. Dia dipercaya sebagai tangan kanan Pimpinan ditempatnya bekerja. Bahkan pernah diriwayatkan penulis, bahwa pimpinan ditempatnya bekerja pernah mengungkapkan "jika diperbolehkan mengkloning, Hamidi akan saya kloning menjadi 10, agar menuntaskan pekerjaan yang sudah berlebih". Ungkapan itu menunjukkan bahwa Hamidi adalah seorang yang sangat bernilai dan dapat dipercaya. Amanah yang diberikan oleh Pimpinan, dilaksanakannya dengan penuh tanggungjawab.

Dewasa ini, Indonesia sedang disibukkan dengan perilaku koruptif di setiap lini, telah merasuk dari tingkat elite penguasa hingga keluarga. Mental koruptif bermula dari lemahnya ketrampilan bersyukur. Hamidi mengungkapkan bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan hanya dapat diwujudkan dengan bersyukur dalam kondisi apapun. Mental koruptif bermula dari lemahnya ketrampilan bersyukur, dan KPK akan berhenti bekerja jika ketrampilan bersyukur sudah membudaya di Indonesia. 

Untuk berkenalan lebih dekat dengan Hamidi, Pembaca RiauJos dapat berkomunikasi secara online via Facebook disini, dan semoga menginspirasi.

Selalu Bersyukur Dapat Membasmi Mental Koruptif

Hamidi Maiza Inspiring Riau JOS!*
Hamidi Maiza, bersantai di teras Masjid
Kebahagiaan dan kesejahteraan hanya dapat diwujudkan dengan bersyukur dalam kondisi apapun. Mental koruptif bermula dari lemahnya ketrampilan bersyukur.
RiauJOS, Inspirasi - Pemuda tampan yang satu ini, dinobatkan menjadi inspiring Riau Jos untuk edisi kedua di bulan Desember 2014. Hamidi Maiza, seorang pemuda tangguh yang lahir di sebuah Desa Sekeladi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Hamidi lahir dari keluarga yang sangat religius, memegang kuat prinsip agama. Sejak kecil sudah terbiasa bekerja keras membantu orangtua bekerja di ladang dan di laut. Penampilan sederhana, tidak suka menonjolkan diri, dan lebih suka mewujudkan diri melalui hasil kerjanya. 

Selain suka bekerja keras dan cerdas, Hamidi adalah sosok yang sederhana dalam bersikap maupun berpenampilan. Prinsip kesederhanaan telah mengakar kuat sejak kecil hingga sekarang. Siapapun orang yang berkenalan dengannya, pastilah akan terkenang dengan karakternya yang kuat. Mempunyai prinsip hidup yang tak tergoyahkan, tegas dalam memutuskan persoalan, dan jauh dari sikap bimbang dan ragu.

Saat ini, Hamidi bekerja di sebuah lembaga pemerintah non kementrian, meskipun berijazah SMA, namun semangat bekerja, belajar dan kemampuannya tak kalah dengan lulusan S2. Dia dipercaya sebagai tangan kanan Pimpinan ditempatnya bekerja. Bahkan pernah diriwayatkan penulis, bahwa pimpinan ditempatnya bekerja pernah mengungkapkan "jika diperbolehkan mengkloning, Hamidi akan saya kloning menjadi 10, agar menuntaskan pekerjaan yang sudah berlebih". Ungkapan itu menunjukkan bahwa Hamidi adalah seorang yang sangat bernilai dan dapat dipercaya. Amanah yang diberikan oleh Pimpinan, dilaksanakannya dengan penuh tanggungjawab.

Dewasa ini, Indonesia sedang disibukkan dengan perilaku koruptif di setiap lini, telah merasuk dari tingkat elite penguasa hingga keluarga. Mental koruptif bermula dari lemahnya ketrampilan bersyukur. Hamidi mengungkapkan bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan hanya dapat diwujudkan dengan bersyukur dalam kondisi apapun. Mental koruptif bermula dari lemahnya ketrampilan bersyukur, dan KPK akan berhenti bekerja jika ketrampilan bersyukur sudah membudaya di Indonesia. 

Untuk berkenalan lebih dekat dengan Hamidi, Pembaca RiauJos dapat berkomunikasi secara online via Facebook disini, dan semoga menginspirasi.